Pembekalan Kewirausahaan PMW 2013


https://i2.wp.com/prasetya.ub.ac.id/files/berita_ub/2013_06_24_-_pembekalan_pmw_dsc_5668_copy_8226_20130625111410.jpg

Untuk memajukan bisnis, wirausahawan dituntut selalu mengembangkan produknya. Demikian dikatakan Manajer Pengembangan Produk BCA Cabang Malang Indra Agus dalam Pembekalan Kewirausahaan Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) 2013, Senin (24/6). Kegiatan yang digelar di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya (UB) ini merupakan kerjasama UB dengan BCA Cabang Malang dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Cabang Malang.

Indra memberi contoh, produk inti dari BCA adalah Tabungan Tahapan BCA. “Pada tahun 1988, menabung sudah menjadi budaya, agar menarik dibuatlah pengembangan melalui Gebyar Hadiah Tahapan BCA untuk menarik nasabah dengan embel-embel hadiah mobil,” jelasnya.

“Inovasi diperlukan dalam mengembangkan suatu produk,” ungkapnya.  Ia pun menjelaskan, tahapan dalam pengembangan produk adalah inovasi, seleksi, desain, pengujian, dan final.

Selain Indra Agus, pembicara dalam kegiatan ini yaitu Pembantu Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UB Nanang Suryadi yang menyampaikan materi Manajemen Pemasaran, dan Kabid Kajian Bisnis UMKM HIPMI Malang Totok Haryono, ST yang membawakan materi Strategi Pengembangan Bisnis.

Disampaikan Nanang, yang menjadi kesulitan dalam sebuah bisnis selain modal yaitu pemasaran. “Jika suatu produk sudah dibuat sedemikian rupa tetapi tidak ada pemasaran, tidak akan mendapat untung,” katanya.

“Untuk itu, sebaiknya pemasaran sudah dirancang atau direncanakan jauh sebelum produk dibuat,” tegas Nanang.

“Titik tolak pemasaran dilihat dari kebutuhan, produk dibuat untuk memenuhi kebutuhan, untuk itu tentukan siapa yang menjadi target pasar,” ujarnya.

Ia menjelaskan lebih lanjut, dari 250 juta penduduk Indonesia, tentukan siapa yang menginginkan produk anda, misalnya segmentasi berdasar jenis kelamin, pekerjaan, pendapatan, atau pendidikan.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiwa UB yang sudah melakukan wirausaha maupun yang berencana untuk membuka usaha. Di akhir acara, Inda Aziz memberi patokan dalam mengembangkan usaha. “Prinsipnya ATM; Amati, Tiru, dan Modifikasi, sehingga produk dapat menjadi unggul dan diminati,” pungkasnya. [irene]

Courtesy : prasetya ub

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s