SemNas Peran ABG Dalam Implementasi Konsep Blue Economy

Bpk suseno

(Dr.Suseno Sukoyono)

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Brawijaya pada Kamis (28/11) menyelenggarakan Seminar Nasional Blue Economy bertemakan “Peran ABG (Academics, Businessman dan Goverment) Dalam Implementasi Konsep Blue Economy di Bidang Perikanan dan Kelautan,” di gedung Widyaloka.

Acara dibuka oleh Pembantu Dekan II, Ir. Alfan Djauhari, MS., Alfan menyampaikan dalam sambutannya tema ini lahir dari situasi mahasiswa FPIK UB yang mencapai sudah 4000 dan hal ini menunjukan animo terhadap bidang ilmu kelautan semakin baik. Bisa dilihat dari aktifitas mahasiswa FPIK yang padat dengan diisi kegiatan diskusi dan seminar.

Menghasilkan beberapa kesimpulan diantaranya masih banyak nelayan yang miskin, banyak yang merusak laut serta rentenir yang banyak mengurung kemiskinan nelayan. “ Yang paling disayangkan adalah kebijakan pemerintah yang tidak mengarah pada marine culture yang mengoptimalkan sumber daya laut. Harapannya dengan adanya seminar ini bisa turut mendukung konsep blue economy dan diwujudkan di Indonesia,” jelasnya.

Pada sesi pertama dibahas materi oleh Dr.Suseno Sukoyono Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan KKP. Suseno menyampaikan  pada dasarnya mengelola sumber daya perikanan seperti mengelola sumber daya manusia.

“Seminar nasional ini sangat strategis dalam mendukung penyiapan Sumber Daya Manusia mengelola potensi sumberdaya kelautan dan perikanan Indonesia dengan pendekatan ekonomi biru. Ekonomi biru merupakan pendekatan satu komoditi perikanan menghasilkan
multi revenue,” ungkapnya.

Lebih lanjut dicontohkan, ikan bandeng selain dagingnya dikonsumsi, duri dan tulangnya yang biasanya dibuang dapat dimanfaatkan menjadi kerupuk kalsium yang bernilai ekonomi.  Kegiatan ini telah dilakukan pada berbagai unit pendidikan Kementerian Kelautan dan Perikanan seperti Akademi Perikanan Sidoarjo dan Sekolah Umum Perikanan Pariaman.

“Kegiatan belajar mengajar lingkup KKP telah menghasilkan lulusan siap pakai, lulusan yg menciptakan lapangan pekerjaan serta berbagai produk olahan perikanan yang memenuhi pasar retail modern seperti Carrefour,” paparnya.

Dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean 2015 yang membutuhkan 110 juta tenaga kerja terampil  maka Suseno merekomendasikan pendidikan dengan kurikulum yang adaptif dengan porsi kegiatan praktek mahasiswa lebih banyak dibandingkan teori. Suseno juga menawarkan berbagai kerjasama dalam dan luar negeri yang telah dilakukan KKP dapat dimanfaatkan oleh peserta.

Courtesy : Prasetya UB

7 Produk Indonesia yang Selama ini dikira Buatan Luar Negeri

14165296-illuminated-sign-with-made-in-indonesia

Selama ini banyak lho yang mengira merk-merk ini berasal dari luar negeri. Ternyata banyak juga kan produk-produk lokal yang kualitasnya tidak kalah dengan produk luar?!

Daripada beli produk luar yang ternyata malah aspal alias bajakan mending beli produk lokal aja dech! Lagipula bukankah ini juga berarti mendukung industri dalam negeri yang otomatisi juga mendukung kemajuan negeri sendiri. Ya kan!?

1. Maspion

Iklan Maspion terkenal dengan ungkapan ”Cintai produk-produk Indonesia!”. Maspion memang perusahaan lokal yang terkenal dengan produk alat-alat elektronik keperluan rumah tangga mulai dari setrika, blender, kipas angin sampai AC. Perusahaan yang berpusat di Surabaya ini memulai bisnisnya dari tahun 1960-an loh dengan menghasilkan alat-alat rumah tangga.

2. Polygon

Pasti agan kenal dengan merek sepeda yang satu ini. Mulai dari sepeda gunung, sepeda mini, sepeda BMX, sampai sepeda lipat bisa dibuat oleh pabrik sepeda yang berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur ini. Soal kualitas, jangan meragukan. Banyak pengguna biasa sampai komunitas penggemar sepeda memakai produk lokal ini. Aku juga pake sepeda ini loh (waktu masih SD-SMP). Harga sepedanya ada yang sampai 10 juta–an.

3. Polytron

Mungkin saja di rumah kita punya TV, Radio Tape atau alat elektronik lain bermerk Polytron. Ini ternyata produk Indonesia looh! Pengalaman bikin elektronik, perusahaan ini ahlinya. Perusahaan yang punya pabrik di kudus dan Semarang ini bisa dibilang sudah jaminan deh. Soalnya sudah sejak tahun 1970-an membuat televisi dengan kualitas yang gak kalah sama luar negeri.

4. Byon

Perkembangan teknologi ternyata nggak membuat bangsa kita jadi penonton. Byon ikutan hadir meramaikan tren komputer notebook. Dengan harga jual yang lebih murah, Byon bukan produk asal-asalan. Melainkan punya konsep yang cukup unik, yaitu komputer notebook yang bisa di-upgrade seperti komputer desktop. Kehadiran Byon mebuktikan bangsa kita juga mampu membuat produk berteknologi tinggi.

5. Lea

Walaupun merknya berbau Amerika, tapi sebenernya ini produk Indonesia loh. Soal model dan kualitas, pasti sering kita lihat sendiri kalau Lea gak pernah minder berdiri sejajar dengan jenas merk-merk lokal di mall manapun. Walaupun tampilannya seperti produk import.

6. Tomkins

Mulai dari sepatu olahraga, sepatu bola, sampai sepatu futsal, tersedia dalam merk ini. Soal ukuran, dari dewasa sampao anak2 tersedia. Agan tidak usah bingung kesannya namanya bule banget. Padahal sepatu Tomkins memang produk lokal gan

7. Bodypack dan Eiger

Kedua merk ini bernaung dalam satu induk perusahaan yang berpusat di Bandung. Kedua merk ini dikenal dengan produk tasnya. Bedanya Bodypack sekarang memfokuskan diri pada produk-produk tas laptop dan tas gadget, sedangkan Eiger setia pada produk-produk berbau kegiatan berbau alam bebas. Kualitas Eiger memang sudah dikenal luas dikalangan penggiat alam bebas.

Courtesy : Jelajah Unik

Meet the Photograph in Puerto Rico Comp Winners

natgeonokia6

A couple of months ago we launched our Photograph for Nokia in Puerto Rico competition. Now, after being dazzled by masses of stunning shots, we’re happy to announce the five grand winners.

The challenge was simple: Show us your most breathtaking photos featuring landscapes, natural settings or wildlife taken using any type of camera. Hundreds of you entered.  Eventually, these were whittled down to forty talented finalists each of whom was sent a Nokia Lumia 1020 and tasked with creating a portfolio of shots on the world’s best camera smartphone.

So without further ado, please put your hands together for the five winners, who’ll now be jetting off on amazing trip to Puerto Rico with National Geographic photographer Stephen Alvarez. We’ll be showcasing more of their Nokia Lumia 1020 work later. In the meantime, here’s a tantalizing taster of what they’ve achieved so far.

#1 Kaveer Rai

NationalgeoNokia3

NokiaNationalgeographic4

 

#2 Elena Goroscenco

nationalgeographicniokia5

natgeonokia6

 

#3 Matteo Mantovani

Natgeowinners1

Natgeowinner2

 

#4 Shanya Monique Smith

nokianatgeog7

Nokianatgeo8

 

#5 Pina Gruden

nokiageo9

natgeo10

I’m sure you’ll agree this small sample of the winning portfolios shows why our five fantastic photographers deserve to win. Question is which of their photos do you love best? Let us know down below.

Courtesy : Nokia Conversations

Sanitasi Dasar

Water
Sanitasi dasar adalah sanitasi minimum yang diperlukan untuk menyediakan lingkungan sehat yang memenuhi syarat kesehatan yang menitikberatkan pada pengawasan berbagai faktor lingkungan yang mempengaruhi derajat kesehatan manusia.

Upaya sanitasi dasar meliputi penyediaan air bersih, pembuangan kotoran manusia (jamban), pengelolaan sampah dan saluran pembuangan air limbah.

1. Penyediaan Air Bersih

Air merupakan salah satu bahan pokok yang mutlak dibutuhkan oleh manusia sepanjang masa. Air mempunyai hubungan yang erat dengan kesehatan. Apabila tidak diperhatikan maka air yang dipergunakan masyarakat dapat mengganggu kesehatan manusia. untuk mendapatkan air yang baik, sesuai dengan standar tertentu, saat ini menjadi barang yang mahal karena air sudah banyak tercemar oleh bermacam-macam limbah dari hasil kegiatan manusia, baik limbah dari kegiatan industri dan kegiatan lainnya.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 416/MenKes/Per/IX/1990, yang di maksud air bersih adalah air bersih yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah di masak. Air bersih merupakan salah satu kebutuhan manusia untuk memenuhi standar kehidupan manusia secara sehat. ketersediaan air yang terjangkau dan berkelanjutan menjadi bagian terpenting bagi setiap individu baik yang tinggal di perkotaan maupun di perdesaan. Sarana sanitasi air adalah bangunan beserta peralatan dan perlengkapannya yang menghasilkan, menyediakan dan membagi-bagikan air bersih untuk masyarakat. Jenis sarana air bersih ada beberapa macam yaitu PAM, sumur gali, sumur pompa tangan dangkal dan sumur pompa tangan dalam , tempat penampungan air hujan, penampungan mata air, dan perpipaan. Sirkulasi air, pemanfaatan air, serta sifat-sifat air memungkinkan terjadinya pengaruh air terhadap kesehatan. Secara khusus, pengaruh air terhadap kesehatan dapat bersifat langsung maupun tidak langsung.

Manfaat Air 

Pemanfaatan air untuk berbagai keperluan adalah:

  1. Untuk keperluan air minum.
  2. Untuk kebutuhan rumah tangga I (cuci pakaian, cuci alat dapur, dan lain-lain).
  3. Untuk kebutuhan rumah tangga II (gelontor, siram-siram halaman)
  4. Untuk konservasi sumber baku PAM.
  5. Taman Rekreasi (tempat-tempat pemandian, tempat cuci tangan).
  6. Pusat perbelanjaan (khususnya untuk kebutuhan yang dikaitkan dengan proses kegiatan bahan-bahan/ minuman, WC dan lain-lain).
  7. Perindustrian I (untuk bahan baku yang langsung dikaitkan dalam proses membuat makanan, minuman seperti the botol, coca cola, perusahaan roti dan lain-lain).
  8. Pertanian/ irigasi
  9. Perikanan.

Syarat Air Bersih 

Pemenuhan kebutuhan akan air bersih haruslah memenuhi dua syarat yaitu kuantitas dan kualitas.

a. Syarat Kuantitatif

Syarat kuantitatif adalah jumlah air yang dibutuhkan setiap hari tergantung kepada aktifitas dan tingkat kebutuhan. Makin banyak aktifitas yang dilakukan maka kebutuhan air akan semakin besar. Secara kuantitas di Indonesia diperkirakan dibutuhkan air sebanyak 138,5 liter/orang/hari dengan perincian yaitu untuk mandi, cuci kakus 12 liter, minum 2 liter, cuci pakaian 10,7 liter, kebersihan rumah 31,4 liter, taman 11,8 liter, cuci kendaraan 21,8 liter, wudhu 16,2 liter, lain-lain 33,3 liter.

b. Syarat Kualitatif

Syarat kualitas meliputi parameter fisik, kimia, radioaktivitas, dan mikrobiologis yang memenuhi syarat kesehatan menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 416/Menkes/Per/IX/1990 tentang Syarat-Syarat dan Pengawasan Kualitas Air. 1. Parameter Fisik Air yang memenuhi persyaratan fisik adalah air yang tidak berbau, tidak berasa, tidak berwarna, tidak keruh atau jernih, dan dengan suhu sebaiknya di bawah suhu udara sedemikian rupa sehingga menimbulkan rasa nyaman, dan jumlah zat padat terlarut (TDS) yang rendah.

a) Bau

Air yang berbau selain tidak estetis juga tidak akan disukai oleh masyarakat. Bau air dapat

memberi petunjuk akan kualitas air.

b) Rasa

Air yang bersih biasanya tidak memberi rasa/tawar. Air yang tidak tawar dapat menunjukkan

kehadiran berbagai zat yang dapat membahayakan kesehatan.

c) Warna

Air sebaiknya tidak berwarna untuk alasan estetis dan untuk mencegah keracunan dari berbagai zat kimia maupun mikroorganisme yang berwarna. Warna dapat disebabkan adanya tannin dan asam humat yang terdapat secara alamiah di air rawa, berwarna kuning muda, menyerupai urin, oleh karenanya orang tidak mau menggunakannya. Selain itu, zat organik ini bila terkena khlor dapat membentuk senyawa-senyawa khloroform yang beracun. Warnapun dapat berasal dari buangan industri.

d) Kekeruhan

Kekeruhan air disebabkan oleh zat padat yang tersuspensi, baik yang bersifat anorganik maupun yang organik. Zat anorganik biasanya berasal dari lapukan batuan dan logam, sedangkan yang organik dapat berasal dari lapukan tanaman atau hewan. Buangan industri dapat juga merupakan sumber kekeruhan.

e) Suhu

Suhu air sebaiknya sejuk atau tidak panas terutama agar tidak terjadi pelarutan zat kimia yang ada pada saluran/pipa yang dapat membahayakan kesehatan, menghambat reaksi-reaksi biokimia di dalam saluran/pipa, mikroorganisme pathogen tidak mudah berkembang biak, dan bila diminum air dapat menghilangkan dahaga.

f) Jumlah Zat Padat Terlarut

Jumlah zat padat terlarut (TDS) biasanya terdiri atas zat organik, garam anorganik, dan gas terlarut. Bila TDS bertambah maka kesadahan akan naik pula. Selanjutnya efek TDS ataupun kesadahan terhadap kesehatan tergantung pada spesies kimia penyebab masalah tersebut. 2. Parameter Mikrobiologis Sumber-sumber air di alam pada umumnya mengandung bakteri. Jumlah dan jenis bakteri berbeda sesuai dengan tempat dan kondisi yang mempengaruhinya. Oleh karena itu air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari harus bebas dari bakteri pathogen. Bakteri golongan coli tidak merupakan bakteri golongan pathogen, namum bakteri ini merupakan indikator dari pencemaran air oleh bakteri pathogen.

Parameter Radioaktifitas 

Dari segi parameter radioaktivitas, apapun bentuk radioaktivitas efeknya adalah sama, yakni menimbulkan kerusakan pada sel yang terpapar. Kerusakan dapat berupa kematian dan perubahan komposisi genetik. Kematian sel dapat diganti kembali apabila sel dapat beregenerasi dan apabila tidak seluruh sel mati. Perubahan genetis dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti kanker dan mutasi.

Parameter Kimia 

Dari segi parameter kimia, air yang baik adalah air yang tidak tercemar secara berlebihan oleh zat-zat kimia yang berbahaya bagi kesehatan antara lain air raksa (Hg), alumunium (Al), Arsen (As), barium (Ba), besi (Fe), Flourida (F), Kalsium (Ca), derajat keasaman (pH), dan zat kimia lainnya. Air sebaiknya tidak asam dan tidak basa (Netral) untuk mencegah terjadinya pelarutan logam berat dan korosi jaringan distribusi air. pH yang dianjurkan untuk air bersih adalah 6,5 – 9. 3. Pengaruh air bagi Kesehatan Air dalam keadaan manusia, selain memberikan manfaat yang menguntungkan dapat juga memberikan pengaruh buruk terhadap kesehatan. air yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan merupakan media penularan penyakit karena air merupakan salah satu media dari berbagai macam penularan, terutama penyakit perut.

Penyakit yang dapat ditularkan melalui air:
1. Water Borne Disease

Water Borne Disease Adalah penyakit yang di tularkan langsung melalui air minum, dimana air minum tersebut mengandung kuman pathogen dan terminum oleh manusia maka dapat menimbulkan penyakit. Penyakit- penyakit tersebut antara lain adalah penyakit cholera, Thypoid, Hepatitis infektiosa, Dysentri dan Gastroentritis.

2. Water Washed Disease

Water Washed Disease Adalah penyakit yang disebabkan oleh kurangnya air untuk pemeliharaan hygiene perseorangan dan air bagi kebersihan alat-alat terutama alat dapur dan alat makan. Dengan terjaminnya kebersihan oleh tersedianya air yang cukup maka penularan penyakit-penyakit tertentu pada manusia dapat dikurangi. Penyakit ini sangat dipengaruhi oleh cara penularan, diantaranya adalah penyakit infeksi saluran pencernaan. Salah satu penyakit infeksi saluran pencernaan adalah diare, penularannya bersifat fecal-oral.
3. Water Based Disease

Water Based Disease Adalah penyakit yang ditularkan oleh bibit penyakit yang sebagian besar siklus hidupnya di air seperti Schistosomiasis. Larva schistoma hidup di dalam keong air. Setelah waktunya larva ini akan mengubah bentuk menjadi carcaria dan menembus kulit (kaki) manusia yang berada di dalam air tersebut.

4. Water Related Insect Vectors

Water Related Insect Vectors Adalah penyakit yang di tularkan melalui vektor yang hidupnya tergantung pada air misalnya malaria, demam berdarah, filariasis, yellow fever dan sebagainya.

2. Pembuangan Kotoran Manusia (Jamban)

Kotoran manusia adalah semua benda atau zat yang tidak dipakai lagi oleh tubuh dan yang harus dikeluarkan dari dalam tubuh. Zat-zat yang harus dikeluarkan dari dalam tubuh ini berbentuk tinja (faces), air seni (urine) dan CO2 sebagai hasil dari proses pernafasan. Pembuangan Kotoran manusia dalam ilmu kesehatan lingkungan dimaksudkan hanya tempat pembuangan tinja dan urine, pada umumnya disebut latrine, jamban atau kakus. Penyediaan sarana jamban merupakan bagian dari usaha sanitasi yang cukup penting peranannya. Ditinjau dari sudut kesehatan lingkungan pembuangan kotoran yang tidak saniter akan dapat mencemari lingkungan terutama tanah dan sumber air. Beberapa penyakit yang dapat disebarkan oleh tinja manusia antara lain ; thypus, disentri, kolera, bermacam-macam cacing (gelang, kremi, tambang dan pita), schistosomiasis dan sebagainya. Untuk mencegah kontaminasi tinja terhadap lingkungan maka pembuangan kotoran manusia harus dikelola dengan baik. Pembuangan kotoran harus di suatu tempat tertentu atau jamban yang sehat. Suatu jamban tersebut sehat jika memenuhi persyaratan-persyaratan sebagai berikut :

(1)Tidak mengotori permukaan tanah di sekeliling jamban, (2) Tidak mengotori air permukaan disekitarnya, (3) Tidak mengotori air tanah disekitarnya, (4) Tidak dapat terjangkau oleh serangga terutama lalat dan kecoa dan binatang lainnya, (5) Tidak menimbulkan bau, (6) Mudah digunakan dan dipelihara, (7) Desainnya sederhana, (8) Murah.

3. Pembuangan Air Limbah

Air limbah atau air kotoran adalah air yang tidak bersih dan mengandung berbagai zat yang bersifat membahayakan kehidupan manusia atau hewan dan lazimnya muncul karena hasil perbuatan manusia termasuk industrialisasi. Dalam kehidupan sehari-hari pengelolaan air limbah dilakukan dengan cara menyalurkan air limbah tersebut jauh dari tempat tinggal tanpa diolah sebelumnya. Air buangan yang dibuang tidak saniter dapat menjadi media perkembangbiakan mikroorganisme pathogen, larva nyamuk ataupun serangga yang dapat menjadi media transmisi penyakit.

A. Sarana pembuangan limbah

Sarana pembuangan air limbah yang sehat harus memenuhi persyaratan teknis sebagai berikut:

1. Tidak mencemari sumber air bersih

2. Tidak menimbulkan genangan air yang menjadi sarang serangga/nyamuk

3. Tidak menimbulkan bau

4. Tidak menimbulkan becek, kelembaban dan pandangan yang tidak menyenangkan

B. Dampak dari Pencemaran Limbah

Pengelolaan air buangan yang tidak baik akan berakibat buruk terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Beberapa akibatnya yaitu: 1. Akibat Terhadap Lingkungan Air buangan limbah dapat menjadi sumber pengotoran, sehingga bila tidak dikelola dengan baik akan dapat menimbulkan pencemaran terhadap air permukaan, tanah atau lingkungan hidup dan terkadang dapat dapat menimbulkan bau serta pemandangan yang tidak menyenangkan. 2. Akibat Terhadap Kesehatan Masyarakat

Lingkungan yang tidak sehat akibat tercemar air buangan dapat menyebabkan gangguan terhadap kesehatan masyarakat. Air buangan dapat menjadi media tempat berkembangbiaknya mikroorganisme pathogen, larva nyamuk ataupun serangga lainnya dan juga dapat menjadi media transmisi penyakit seperti cholera, thypus dan lainnya.

4. Pengelolaan Sampah

Para ahli kesehatan masyarakat menyebutkan sampah adalah sesuatu yang tidak digunakan, tidak dipakai, tidak disenangi ataupun sesuatu yang dibuang yang berasal dari kegiatan manusia dan tidak terjadi dengan sendirinya. Pengelolaan sampah adalah meliputi penyimpanan, pengumpulan dan pemusnahan sampah yang dilakukan sedemikian rupa sehingga sampah tidak mengganggu kesehatan masyarakat dan lingkungan hidup.

a) Penyimpanan sampah

Penyimpanan sampah adalah tempat sampah sementara sebelum sampah tersebut dikumpulkan, untuk kemudian diangkut serta dibuang (dimusnakan) dan untuk itu perlu disediakan tempat yang berbeda untuk macam dan jenis sampah tertentu.maksud dari pemisahan dan penyimpanan disini ialah untuk memudahkan pemusnahannya. Syarat-syarat tempat sampah antara lain :

  1. Konstruksinya kuat agar tidak mudah bocor, untuk mencegah berseraknya sampah
  2. Mempunyai tutup,mudah dibuka, dikosongkan isinya serta dibersihkan, sangat dianjurkan agar tutup sampah ini dapat dibuka atau ditutup tanpa mengotori tangan.
  3. Ukuran tempat sampah sedemikian rupa, sehingga mudah diangkut oleh satu orang.

b) Pengumpulan Sampah

Pengumpulan sampah menjadi tanggung jawab dari masing-masing rumah tangga atau institusi yang menghasilkan sampah. oleh sebab itu setiap rumah tangga atau institusi harus mengadakan tempat khusus untuk mengumpulkan sampah, kemudian dari masing-masing tempat pengumpulan sampah tersebut harus diangkut ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) dan selanjutnya ke Tempat Penampungan Akhir (TPA). Mekanisme sistem atau cara pengangkutannya untuk daerah perkotaan adalah tanggung jawab pemerintah daerah setempat, yang didukung oleh partisipan masyarakat produksi sampah, khusunya dalam hal pendanaan. Sedangkan untuk daerah perdesaan pada umumnya sampah dapat dikelola oleh masing-masing keluarga tanpa memerlukan TPS maupun TPA. Sampahnya umumnya dibakar atau dijadikan pupuk.

c) Pemusnahan Sampah

Pemusnahan atau pengelolaan sampah dapat dilakukan melalui berbagai cara, antara lain :

  1. Ditanam (landfill) yaitu pemusnahan sampah dengan membuat lubang diatas tanah kemudian sampah dimasukan dan ditimbun dengan sampah.
  2. Dibakar (incenarator) yaitu memusnahkan sampah dengan jalan membakar di dalam tengku pembakaran.
  3. Dijadikan pupuk (composting) yaitu pengelolaan sampah menjadikan pupuk, khususnya untuk sampah organik daun-daunan, sisa makanan dan sampah lain yang dapat membusuk.

Pengelolaan sampah yang kurang baik akan memberikan pengaruh negative terhadap masyarakat dan lingkungan. Adapun pengaruh-pengaruh tersebut antara lain:

a. Terhadap Kesehatan Pengelolaan sampah yang tidak baik akan menyediakan tempat yang baik bagi vektor-vektor penyakit yaitu serangga dan binatang-binatang pengerat untuk mencari makan dan berkembang biak dengan cepat sehingga dapat menimbulkan penyakit.

b. Terhadap Lingkungan

  1. Dapat menggangu estetika serta kesegaran udara lingkungan masyarakat akibat gas-gas tertentu yang dihasilkan dari proses pembusukan sampah oleh mikroorganisme.
  2. Debu-debu yang berterbangan dapat menggangu mata serta pernafasan.
  3. Bila terjadi proses pembakaran dari sampah maka asapnya dapat menggangu pernafasan, penglihatan dan penurunan kualitas udara karena ada asap di udara.
  4. Pembuangan sampah ke saluran-saluran air akan menyebabkan estetika yang terganggu, memyebabkan pendangkalan saluran serta mengurangi kemampuan daya aliran saluran.
  5. Dapat menyebabkan banjir apabila sampah dibuang ke saluran yang daya serap alirannya sudah menurun.

Pembuangan sampah ke selokan atau badan air akan menyebabkan terjadinya pengotoran badan air.

Sampah padat dapat dibagi menjadi berbagai jenis, yaitu : a. Berdasarkan zat kimia yang terkandung di dalamnya, sampah dibagi menjadi : 1. Sampah an-organik adalah sampah yang umumnya tidak dapat membusuk, misalnya logam/besi, pecahan gelas, plastik dan sebagainya. 2. Sampah organik adalah sampah yang umumnya dapat membusuk, misalnya sisa-sisa makanan, daun-daunan, buah-buahan dan sebagainya. b. Berdasarkan dapat tidaknya dibakar 1. Sampah yang mudah terbakar, misalnya kertas, karet, kayu, plastik, kain bekas dan sebagainya. 2. Sampah yang tidak dapat terbakar, misalnya kaleng-kaleng bekas, besi/logam bekas, pecahan gelas, kaca dan sebagainya.

Download :

Facebook for Android 4.0 Hadirkan Desain Baru, Download disini

FB-Android-40-640x376

FB for Android versi 4.0 hadirkan desain segar dan tampilan baru. Berbeda dengan desain sebelumnya namun masih mengusus tata letak serta fitur yang hampir serupa.

Aplikasi ini pertama kali muncul di situs Android Police yang bocorkan tampilan antarmuka aplikasi Facebook untuk Android di versi 4.0. Aplikasi Facebook yang tepatnya berversi 4.0.0.0.2 ini hadirkan desain lebih smooth dengan navigasi swipe slide di sisi kiri ke kanan dan sebaliknya.

Namun ada yang berbeda pada sisi tab bagian atas. Kini hadir lima tab di posisi bagian bawah yang di atasnya hadir tab search dan profil.

Lima tab tersebut yakni news feed, friend requests, message, notifications, dan menu. Lantas bagaimana dengan tombol update status? Facebook nampak sedang bereksperimen dengan tempatkan tombol tersebut di bagian bawah layar aplikasi.

FB-Android-Status

Berminat mencoba aplikasi Facebook versi 4.0 di atas? Sila download pada tautan berikut atau ini (mirror). Pastikan nama berkas ‘com.facebook.katana-4.0.0.0.2.apk’ dan versi aplikasi Android yakni ‘4.0.0.0.2’.

Courtesy : Sidomi

National Geographic Photo of the Day : Grasshopper and Moss

grasshopper-moss-mushroom_73339_990x742

(Grasshopper and Moss. Photograph by Andrey Antov, Your Shot)

This Month in Photo of the Day: Your Shots

A green grasshopper rests aboard a red mushroom boat in a sea of moss.

What Makes This a Photo of the Day? I like how this is simply what it is—color and texture playing off each other to create an eye-catching tableau. —Alexa Keefe, Photo of the Day editor

This photo and caption were submitted to Your Shot. Check out the new and improved website, where you can share photos, take part in assignments, lend your voice to stories, and connect with fellow photographers from around the globe.

November 29, 2013

Courtesy : National Geographic

Rekor : Sehari, 18 Miliar Pesan di WhatsApp! (Siap Saingi BBM)

whatsapp

WhatsApp memperoleh prestasi manis di penghujung tahun Naga Air. Aplikasi yang awalnya dibuat untuk pengguna iPhone itu mengumumkan bahwa sebanyak 18 miliar pesan keluar-masuk.

(jelajahunik) Dilansir dari The Next Web, Kamis (3/1/2013), perolehan ini mengalahkan catatan rekor sebelumnya pada Agustus lalu dengan 10 miliar pesan. Sedangkan pada 31 Desember 2012, layanan pesan itu mencatat 7 miliar pesan masuk dan 11 miliar pesan keluar.

“On Dec 31st we had a new record day: 7B msgs inbound, 11B msgs outbound = 18 billion total messages processed in one day! Happy 2013!!!,” kicau WhatsApp melalui akun Twitter-nya.

Sebagai pembanding, layanan pesan besutan Apple, iMessage mencatat sekira 150 miliar pesan dengan lebih dari 1 miliar pesan per hari.Seperti diketahui, WhatsApp menjadi layanan yang cukup popular bagi para pengguna smartphone.Bahkan sejumlah pengguna BlackBerry yang telah memiliki aplikasi pesan pamungkas BlackBerry Messenger (BBM) turut memasang WhatsApp sebagai aplikasi alternatif.

Courtesy : Techno Okezone dalam Jelajah Unik

Tips : Tetap Sehat Meski Bekerja Sambil Duduk Seharian

shutterstock_87752188-1-Small

Semakin banyak orang bekerja dengan bantuan komputer, baik pelajar, pekerja kantoran, pekerja lapangan hingga ibu rumah tangga yang berbisnis dari rumah. Semakin tergantungnya pekerjaan kita pada komputer, maka kita pun semakin lama banyak menggunakan waktu duduk di depan PC. Padahal, terlalu lama duduk bekerja di depan PC mempunyai resiko kesehatan tertentu lho!

Terlalu banyak bekerja dengan posisi duduk membuat kita kurang melakukan gerakan dan olahraga. Akibatnya metabolisme tubuh menurun sehingga lemak dan gula tidak terbakar dengan baik. Jika hal ini dibiarkan terus dalam waktu yang lama, bisa mengganggu kesehatan otot, bagian leher, punggung, serta bahu. Terlalu lama menatap PC juga bisa membuat mata perih sampai sakit kepala.

Lalu, bagaimana solusinya supaya kita tidak terjebak rutinitas yang tidak menyehatkan ini?Ikuti tips sederhana yang bisa dilakukan sebelum, sesudah, atau bahkan di sela-sela bekerja sebagai berikut:

  • Usahakan melakukan olahraga kecil-kecilan sebelum masuk ke kantor seperti naik sepeda, berjalan kaki atau naik turun tangga dibandingkan naik mobil dan naik lift.
  • Pastikan di sela-sela bekerja kamu mengambil istirahat pendek minimal selama 10-15 menit untuk berjalan-jalan singkat atau sekedar berdiri dan melakukan peregangan. Kamu bisa juga melakukan hal lain yang tidak berhubungan dengan PC seperti membuat teh atau mengisi gelas dengan air.
  • Di siang hari, berjalanlah ke luar kantor untuk menghirup udara segar. Ini tentu lebih baik daripada terus berada di ruangan yang ber-AC.
  • Postur yang salah saat duduk juga membantu tubuh menjadi tegang dan stress. Jadi, pastikan kamu duduk dengan postur yang benar ya.
  • Agar mata tidak lelah, istirahatkan setiap 15 menit sekali dengan melihat pemandangan yang yang membuat relax atau memfokuskan pandangan pada hal yang jauh
  • Rajin berolahraga di luar jam kerja. Dengan begitu, kamu bisa tetap fit dan sehat meski harus menghabiskan banyak waktu duduk di depan PC.

Apakah kamu termasuk orang yang menghabiskan waktu lama di depan PC setiap harinya? Kalau iya, jangan lupa untuk menjaga kesehatan tubuhmu dengan mempraktekkan hal-hal sederhana namun berguna tersebut. Tubuh yang sehat akan memberikan performa bekerja yang baik pula. Bagaimanapun juga kesehatan adalah harta yang paling berharga bukan?

Courtesy : Acer Indonesia

Perlunya Panduan Perilaku di Internet

wrong-right-ethical

Dinamika media sosial sama bergemuruhnya dengan kehidupan sehari-hari. Di sana ada hal-hal yang menyenangkan, sekaligus memprihatinkan. Ketidaknyamanan terjadi karena pelanggaran etika dan norma sosial.  Penyebabnya bisa saja karena yang bersangkutan memang sengaja melakukannya atau lantaran sang pelaku belum mengetahui “aturan main” beraktivitas di Internet.

Fenomena itu membuat sebagian pengguna Internet tergerak melakukan sesuatu. Beberapa di antara mereka yang tergabung dalam pelbagai komunitas berinisiatif membuat panduan perilaku di Internet. Salah satu hasilnya bisa dibaca di situs Internet Sehat .

Menurut tulisan di situs itu, komunitas menilai bahwa Internet seperti dua sisi mata uang. Jejaring mayantara ini dapat membantu mencari, mendapatkan, mengelola dan mendistribusikan banyak informasi yang positif dan bermanfaat bagi individu maupun masyarakat luas. Tapi ia juga membuka peluang bagi diri sendiri terkena dampak negatif ataupun menghadapi perkara dari pihak lain yang dirugikan atau merasa dirugikan.

Dampak negatif ataupun perkara yang timbul akibat penggunaan Internet, dalam batas-batas tertentu dapat diselesaikan secara musyawarah, namun seseorang tetap dapat terkena konsekuensi hukum secara perdata dan/atau pidana.

Agar khalayak terhindar dari jerat hukum, komunitas bersepakat menyerukan kepada seluruh masyarakat luas pada umumnya dan pengguna Internet pada khususnya, agar bijak saat beraktivitas di Internet.

Komunitas juga telah merumuskan acuan etika daring (dalam jaringan) yang bersifat konsep umum, tidak mengikat, boleh diadopsi siapapun, dan diadaptasi sesuai kebutuhan masing-masing.

Etika itu pada dasarnya menyerukan bahwa semua pengguna Internet harus menjunjung tinggi dan menghormati: nilai-nilai kemanusiaan, kebebasan berekspresi, perbedaan dan keragaman, keterbukaan dan kejujuran, hak individu atau lembaga, hasil karya pihak lain, norma masyarakat, tanggung-jawab.

Courtesy : Friends of Acer

10 Kejadian Paling Menyebalkan untuk Gamer

Gamer

Gaming itu menyenangkan, saya dan Anda pasti mengakui hal itu. Terlepas dari beberapa game yang memang didesain untuk menghasilkan rasa frustrasi, video game selalu hadir sebagai penyelamat mood yang terbaik. Ditambah dengan sedikit tantangan dan puzzle yang harus diselesaikan, rasa penasaran dan kompetitf menjadi bumbu adiktif yang mumpuni. Ini mungkin beberapa alasan yang mendasarkan kecintaan kita pada gaming, sesuatu yang mungkin tidak dapat dimengerti oleh orang awam.

Apakah gaming selamanya menjadi kegiatan yang menyenangkan? Seharusnya memang begitu. Namun tidak sedikit faktor yang memiliki pengaruh signifikan terhadap pengalaman yang dihadirkan, baik datang dari dalam atau di luar kegiatan gaming itu sendiri. Tidak jarang karena hal ini, gaming justru merubah mood menjadi jauh lebih buruk. Apalagi menghadapi kenyataan bahwa faktor ini seringkali berada di luar kendali kita. Percaya atau tidak, saya yakin Anda juga pernah mengalami salah satu dari kejadian ini. Mungkin kita mulai harus melihatnya sebagai kutukan gamer yang tidak terhindarkan.

Sebagian besar dari kita tinggal di Indonesia, maka sepatutnya tulisan ini dibangun atas dasar pengalaman nyata yang pernah terjadi dalam kehidupan sehari-hari kita sebagai gamer di sini. Pengalaman yang dirasakan bisa datang dari pribadi maupun kolektif. Beberapa mungkin berlaku secara universal, namun beberapa kejadian memang membawa unsur “khas” Indonesia. Kejadian yang sudah pasti membawa amarah hingga ke ubun-ubun para gamer.

Jadi, apa saja 10 Kejadian Paling Menyebalkan yang mungkin dirasakan oleh gamer?

10. Perintah “Otoritas” untuk Berhenti! (Stop playing, or…. blablabla)

Untuk kejadian yang satu ini, seringkali terjadi ketika kita sudah berada di depan layar kaca dalam waktu yang sangat lama. Mata yang terus menatap ke depan dan tangan yang tak pernah berhenti menari di atas kontroler seringkali membuat orang di luar menjadi khawatir. Mungkin niat yang mereka tunjukkan baik, namun seringkali menjadi bumerang dan menghancurkan mood kita sepenuhnya. Pernahkan Anda diminta oleh orang tua Anda untuk berhenti bermain? Atau bahkan pacar yang sudah memperlihatkan raut muka manyun di sudut ruangan? Mereka memang ingin kita melakukan sesuatu yang lain, tetapi kita tidak INGIN melakukan sesuatu yang lain. Is there something wrong with that? Jika Anda tetap resisten dan melanjutkan bermain, seringkali ada konsekuensi fatal yang harus dihadapi. Konsekuensi yang membuat hari Anda jauh lebih buruk.sakan oleh gamer?

9. Menggunakan Terlalu Banyak Item di Scripted-Battle (I have to win.. have to win….. have to lose?)

Kejadian menyebalkan ini seringkali kita temukan di game-game RPG, bahkan hingga saat ini. Untuk menghadirkan efek dramatisasi yang tepat, tidak jarang developer menyusun skenario sedemikian rupa dan mengemasnya di dalam sebuah pertarungan biasa. Mereka membuat battle dimana hero Anda memang sudah ditadirkan untuk kalah oleh lawan. Berita buruknya? Developer tidak pernah dengan jelas memberitahu kita. Akibatnya, kita seringkali menjalankan pertarungan tersebut dengan tingkat keseriusan yang tinggi, bekerja keras untuk dapat menang, dan menggunakan semua item yang ada untuk memastikan bertahan hidup. Bagaimana perasaan yang muncul ketika kita tahu bahwa karakter utama sepantasnya kalah? Seperti seseorang baru saja menusuk dari belakang. Keras dan tanpa perasaan.

8. Bentrok Dengan Jadwal Penting (Sekolah atau lanjutin game? Mmmm.. mmm..)

Walaupun judulnya “bermain”, namun video game juga menuntut keseriusan dan dedikasi untuk dapat diselesaikan, sesuatu yang masih belum dipahami oleh dunia awam hingga saat ini. Pada beberapa game, keseriusan ini seringkali menyita waktu yang banyak, bahkan berlebih. Makanya tidak mengherankan jika kita sulit untuk berhenti dan terpaku menatap layar kaca. Namun masalah muncul ketika usaha kita ini harus bentrok dengan jadwal lain yang lebih penting, seperti sekolah, les, kuliah, atau bahkan kerja. Bayangkan saja, ketika Anda sedang berada dalam battle melawan boss terakhir atau boss terkuat di dalam game, tiba-tiba waktu sudah “memaksa” Anda harus berangkat saat itu juga. Manakah yang akan Anda pilih? Tetap bermain dan bolos atau terpaksa melepaskan usaha di game dan menuju ke jadwal penting ini? Dilema yang seringkali membuat kita pusing.

7. Hadware Tak Cukup Kuat

Ini adalah masalah klasik khusus yang hanya terjadi pada gamer PC. Bagi gamer yang menginginkan pengalaman bermain yang maksimal, membangun sebuah PC gaming yang bertenaga menjadi tugas yang paling utama. Namun harus diakui, hal ini bukanlah sesuatu yang mudah, terutama dari segi biaya. Dengan teknologi yang berkembang sangat pesat dari segi perangkat keras maupun lunak, hampir tidak mungkin bagi gamer untuk terus mengikuti tren ini jika kantong memang terbatas. Sementara di pihak lain, developer game berlomba-lomba membangun game yang membutuhkan spesifikasi semakin berat. Mimpi buruk terjadi ketika Anda mengetahui bahwa PC Anda ternyata tidak mampu memainkan sebuah game keren dengan maksimal. Depresi dan frustrasi sudah pasti terjadi. Mimpi untuk punya perangkat baru sudah pasti muncul. Masalahnya? Punya uang atau tidak?

6. Give me Walkthrough!!

Game memang fun, namun kesenangan ini seringkali muncul dari kemampuan menyelesaikan setiap tantangan hingga menamatkan game tersebut. Developer tentu tidak akan menghadirkan sebuah teka-teki atau battle yang tidak mungkin diselesaikan. Namun, tidak sedikit yang menghasilkan perasaan penuh frustrasi selama menjalani proses ini. Ketika teka-teki yang hadir terlalu sulit, ketika tidak ada informasi yang jelas kemana harus melangkah, ketika semua strategi yang digunakan tidak berhasil mengalahkan bos tertentu, dan ketika lebih banyak bantingan kontroler yang muncul daripada senyum waktu menatap ke layar kaca. Mentok saat bermain game memang menjadi sesuatu yang umum terjadi, namun tidak dipungkiri memang menyebalkan. Apalagi jika Anda tidak punya akses terhadap walkthrough atau apapun sebagai jalan keluar. It’s a hell!!!

5. Eksklusif Untuk Platform Tertentu

Konsol universal jadi ide yang banyak digemari gamer. Tak ada lagi game eksklusif.

Pernahkah Anda merasa sangat ingin memainkan satu game tertentu? Apalagi jika game tersebut merupakan kelanjutan dari seri franchise yang sudah kita ikuti dari awal. Dalam perasaan penuh semangat ini, sebuah berita resmi datang dari publisher, menyatakan bahwa game ini hanya akan dirilis eksklusif untuk satu platform saja. Platform yang tidak Anda miliki. Bukankah, rasanya seperti Anda ingin mengigit-gigit pohon di depan rumah saking kesalnya? Hal seperti ini masih seringkali terjadi hingga saat ini. Satu-satunya solusi yang paling mudah tentu saja dengan membeli semua platform yang tersedia di pasaran dan memainkan game eksklusif ini tanpa terkecuali. Lagi-lagi masalah berakhir pada ada atau tidaknya uang. Sigh.

4. CD/DVD Rusak

Gamer-gamer yang tinggal di luar negeri dan membeli hanya game orisinil tentu saja akan jarang menemukan masalah seperti ini. Media permainan yang mereka beli hadir dalam kondisi yang paling sempurna. Namun, di Indonesia, dimana game kopian dan bajakan masih merajalela, masalah ini masih seringkali terjadi. Kualitas CD/DVD yang buruk seringkali membuat Anda harus berhenti memainkan game tertentu karena game tiba-tiba saja mogok berjalan. Memang kompensasi harga yang murah cukup membuat masalah ini dapat “dimaklumi”, namun ketika mulai menjadi akut? Sama sekali tidak bisa ditolerir. Bayangkan saja jika Anda sedang berada di level terakhir permainan dan kemudian game tidak mau berjalan. Reaksi awal tentu saja membeli yang baru. Namun ternyata, yang baru Anda beli pun mengalami hal yang sama. Hal seperti ini seringkali memaksa gamer Indonesia membeli 3-5 game yang sama untuk mencari satu yang berjalan dengan baik. Lebih mudah membeli yang original, bukan?

3. Bug dan Restart (Nice! alias kampret)

Ini adalah permasalahan yang masih sering dikeluhkan oleh gamer di seluruh dunia, bahkan hingga saat ini. Walaupun perkembangan video game menunjukkan tren yang sangat positif, namun bukan berarti masalah klasik di masa lalu dapat teratasi secara tuntas. Salah satu bukti paling nyata? Hadirnya bug di dalam game. Bug yang membuat game berjalan tidak semestinya memang harus diakui menyebalkan. Musuh yang tidak bisa mati, pintu yang tak mau terbuka, konversasi yang tidak ter-trigger, atau karakter yang tidak mau bergerak menjadi hal yang sering ditemukan. Tidak akan menjadi masalah jika bug ini bisa disembuhkan dengan hanya bergerak atau menunggu. Menjadi sesuatu yang menyebalkan ketika cara “menyembuhkannya” hanya bisa dilakukan melalui restart. Apalagi ketika posisi Anda jauh dari tempat save terakhir. Facepalm.

2. Your Save Data is Corrupted! (Nooooooo…!!!!)

Hal apa yang paling penting dan harus Anda lakukan ketika memainkan sebuah game? Jawabannya adalah Save. Menyimpan data permainan dan melanjutkannya adalah hal paling esensial di dalam sebuah video game. Hampir mustahil bagi seorang gamer untuk memiliki ketahanan tubuh yang super kuat hingga dapat menamatkan sebuah game yang membutuhkan puluhan jam permainan tanpa save. Saya yakin Anda juga mengamini ini. Namun apa yang terjadi jika Anda menemukan jantung permainan Anda ini ternyata hancur begitu saja? Setelah puluhan jam permainan dan kerja keras yang Anda curahkan, Anda harus menghadapi kenyataan keras bahwa permainan Anda tidak bisa dilanjutkan karena suatu sebab. Membaca tulisan “Your Save Data is Corrupted!” di layar kaca adalah mimpi terburuk yang bisa seorang gamer hadapi.

1. Padam Listrik (Anyone there?!)

Masalah yang mungkin tidak dihadapi oleh gamer luar negeri, namun seringkali dihadapi oleh gamer Indonesia. Masalah klasik yang sudah sering memicu berbagai protes dan kritik ini juga memiliki pengaruh yang besar terhadap kehidupan gaming seorang gamer. Tidak ada satupun hal di dalam list yang dapat mengalahkan pemadaman listrik yang dilakukan oleh PLN. Apalah arti sebuah mesin gaming tanpa listrik? Apalah arti sebuah TV / monitor tanpa listrik? Apalagi jika pemadaman ini dilakukan secara tiba-tiba dan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Jika hal ini terjadi saat Anda sedang memainkan sebuah game, maka gejolak emosi sudah pasti akan membuat mood Anda hancur seketika dengan keinginan mengumpat yang tinggi. Bayangkan saja, jika Anda baru saja melakukan farming selama berjam-jam dan tidak ada yang sempat terekam karena pemadaman. What the….*piiiippp*..

Bagi Anda yang gamer, 10 kejadian di atas tentu menjadi mimpi buruk yang tidak ingin Anda hadapi. Kejadian yang akan membuat perasaan Anda hancur berantakan dan buruk sepanjang hari. Sesuatu yang bagi mereka yang awam, mengherankan dan absurd. Namun kecintaan dan adiksi terhadap video gaming memang harus diakui, mampu membuat sebuah ikatan seperti ini. Keseriusan dan dedikasi yang Anda tunjukkan seperti terenggut begitu saja ketika salah satu kejadian di atas menerjang. Sangat menyebalkan.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Adakah kejadian paling menyebalkan yang menurut Anda harus dimasukkan ke dalam list di atas? Jika ada, jangan ragu untuk berbagi pengalaman dan pemikiran dengan yang lain. Feel free to comment!

Courtesy : Jagatplay

Lima Pabrik Muncar Masuk Daftar Hitam

pabrik_pengolahan_ikan

Banyuwangi – Lima perusahaan pengalengan ikan di wilayah Kecamatan Muncar masuk daftar hitam Badan Lingkungan Hidup (BLH) Banyuwangi. Perusahaan-perusahaan tersebut masuk daftar hitam karena tidak mengolah limbah produksi. Akibatnya, limbah produksi itu mengakibatkan penurunan kualitas hi- dup di lingkungan sekitar.

Dikonfirmasi kemarin (5/6), Pelaksana harian (Plh) Kepala BLH Banyuwangi, Husnul Chotimah mengatakan, daftar hitam tersebut diperjelas hasil penilaian kinerja perusahaan terhadap lingkungan (proper). Proper merupakan program Kementerian Lingkungan Hidup yang bekerja sama dengan BLH provinsi dan BLH kabupaten.

Husnul membeberkan, lima perusahaan tersebut adalah PT. Maya, PT. Pasific Harvest; PT. Afina, PT. Blambangan Raya, dan PT. Sumberyala Samudera. “Penanganannya dilaksanakan kepolisian karena melanggar Undang-Undang (UU) Lingkungan Hidup,” ujarnya. Husnul menjelaskan, pelanggaran oleh lima perusahaan itu memang ditangani pihak kepolisian. Sebab, BLH tidak memiliki petugas pengawas lingkungan.

“Kita bekerja sama dengan kepolisian, karena lembaga tersebut merupakan lembaga pengaman UU,” terangnya. Kabar positifnya, lima perusahaan itu langsung membuat instalasi pengelolaan limbah (IPAL). Namun begitu, baru satu perusahaan, yakni PT. Blambangan Raya, yang limbahnya sudah dinyatakan berada di bawah baku mutu.

Selain lima perusahaan tersebut, BLH Banyuwangi juga memberikan teguran pertama kepada pengelola tiga perusahaan di luar kawasan Muncar, yakni PT. 1368 di Klatak, PT. Suri Tani Pemuka (STP) di Bulusan, dan PT. SAA di Wongsorejo. “Tetapi, perusahaan-perusahaan tersebut sudah merespons. Pihak pengelola sudah mendatangkan konsultan untuk membuat IPAL,” pungkasnya.

Courtesy : Kabar Banyuwangi