Sosialisasi PMW 2014 UB

Sosialisasi PMW 2014

Sosialisasi PMW 2014

Biro Administrasi Kemahasiswaan (BAK) Universitas Brawijaya (UB) menyelenggarakan Sosialisasi Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) 2014, Rabu (2/4). Kegiatan yang digelar di Ruang Sidang Lantai delapan Gedung Rektorat ini dihadiri oleh anggota Eksekutif Mahasiswa, Badan Eksekutif Mahasiswa tiap fakultas, dan Unit Kegiatan Mahasiswa UB.

Staf Ahli Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Dr. Ir. Budi Setiawan, MS mengatakan, PMW tahun ini ada perbedaan dengan tahun sebelumnya. “Jika dulu diberi kebebasan membuat proposal kegiatan usaha, sekarang diharapkan jenis usaha sedapat mungkin sesuai dengan bidang studi yang diambil,” ujar Prof. Budi.

Ia menerangkan, hal tersebut agar mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang dipelajari di bidang studi masing-masing. “Nantinya produk hasil dari usaha para peserta PMW akan dibuatkan semacam pameran, karena program ini salah satu tujuannya adalah membentuk jiwa entrepreneur mahasiswa sehingga tidak kaget saat terjun di masyarakat,” paparnya.

Sosialisasi ini dipandu oleh Kasubbag Ketrampilan Hidup dan Pengembangan Karakter Mien Yantono, SE. Dijelaskan Mien, syarat peserta yaitu: (1) telah menempuh kuliah tiga semester atau minimal 60 SKS. (2) usulan usaha per individu. Apabila berkelompok, anggota kelompok hanya ditulis dalam lampiran. (3) besar anggaran maksimal Rp 8 juta. (4) setiap mahasiswa berhak satu program usaha. (5) belum pernah mengikuti PMW sebelumnya.

“Yang menjadi prioritas dalam seleksi ini adalah pengalaman mahasiswa dalam berwirausaha, usaha merupakan bisnis kreatif, dan merupakan hasil inovasi teknologi,” ungkap Mien. Lebih lanjut dikatakan Mien, urutan dalam penulisan proposal yaitu sampul proposal sesuai bendera fakultas, lembar pengesahan proposal, ringkasan proposal, daftar isi proposal, daftar table, dan daftar gambar.

Mien berpesan agar setiap usaha memiliki karakteristik keunikan produk barang dan jasa. “Harus mempunyai ciri-ciri dan orisinalitas kreasi produk, dan jika ada barang/jasa sejenis harus dijelaskan keunikan dan keunggulan produk,” jelasnya.

Tahapan seleksi PMW ini terdiri dari seleksi administrasi, desk evaluation, serta presentasi dan wawancara.

Courtesy : Prasetya UB

Peluang Usaha Modal Kecil Kerja di Rumah

business-plan-writer

Dunia bisnis atau istilah kerennya dunia enterpreneur merupakan dunia bagi mereka yang berani dan memiliki mimpi besar. Menerjuni dunia bisnis memang tidak mudah namun bukan berarti tidak mungkin dilakukan. Ketika seseorang memutuskan untuk memulai bisnis maka mereka telah siap keluar dari zona nyaman, siap menghadapi tantangan, dan siap untuk gagal maupun sukses.

Agar bisa memulai bisnis atau usaha tidak harus langsung menerjuni bisnis besar. Bagi yang sudah biasa berbisnis mungkin bisa saja akan tetapi bagi yang baru belajar sebaiknya mempertimbangkan peluang bisnis modal kecil. Maka dari itu nanti akan dibahas bisnis apa saja yang tidak membutuhkan modal besar serta bisa di jalankan di rumah. Selain itu bisnis besar membutuhkan modal besar, sementara sebagai pemula yang baru belajar bisnis hal tersebut merupakan kendala. Baiklah, langsung saja simak dibawah ini:

Peluang Usaha Real/Offline modal kecil

1. Jasa service komputer

Jika anda memiliki soft skill dibidang perbaikan komputer maka jadikan hal itu peluang bisnis. Usaha ini bisa menjadi usaha yang tidak membutuhkan modal besar. Selain itu pekerjaan ini juga bisa dilakukan di rumah, bahkan bisa di jadikan usaha sampingan. Syaratnya jelas, anda harus memiliki ketrampilan dan skill di bidang komputer.

2. Jasa kursus/les privat

Kursus/les privat merupakan peluang usaha yang sangat menguntungkan. Bahkan jika digeluti secara serius dan profesional bisa menjadi bisnis besar. Modal yang dibutuhkan untuk usaha ini tidak besar, dan tidak harus berkutat di dunia pendidikan saja seperti les bahasa inggris, matematika, komputer saja. Anda juga bisa memberi les privat semisal piano, gitar, tari, dan banyak lagi yang lainya.

3. Jasa Percetakan kecil kecilan

Bagi yang memiliki kemampuan menggunakan komputer seperti mengetik, desain grafis, editing, dan lainya. Seharusnya bisa memanfaatkan kemampuan tersebut untuk membuka bisnis percetakan semisal jasa pengetikan, jasa desain, jasa printing, dan jasa percetakaan sederhana lainya. Bisnis ini bisa dijalankan dirumah utuk awalnya, setelah mendapat keuntungan bisa di simpan dan dijadikan modal untuk membeli perlengkapan percetakan lain sehingga usaha bisa berkembang.

4. Jual Pulsa Elektrik

Sebagian besar orang mungkin sudah menjalankan bisnis ini. Jika dilihat sekilas usaha yang satu ini memang tampak kurang mengairahkan. Namun jangan salah, jika mampu dikembangkan dengan baik apalagi anda memiliki banyak teman maka bisa saja menjadi awal anda untuk memiliki gerai ponsel.

5. Membuka warung kopi

Jika lokasi anda merupakan lokasi strategis semisal area kampus, pabrik, dan tempat tongkrongan. Maka bisa mencoba menjalankan bisa yang satu ini yaitu warung kopi. Meski namanya warung kopi bukan berarti hanya jualan kopi saja, bisa diselingi dengan makanan kecil seperti indomie telor, gorengan, dan tentu saja kebutuhan lainya tergantung kebutuhan pasar setempat.

Peluang Usaha Online modal kecil

1. Jualan Online Dropship

Jika anda ingin memulai bisnis jualan online namun tidak memiliki modal untuk barang yang ingin di jual, maka menjadi dropshiper adalah salah satu kesempatan. Bagi yang belum tau apa itu dropship, ini penjelasanya: menurut situs wikipedia dropship adalah sebuah teknik pemasaran dimana penjual tidak menyimpan stok barang, dan dimana jika penjual mendapatkan order, penjual tersebut langsung meneruskan order dan detail pengiriman barangnya ke distributor, supplier, atau produsen.

Dengan demikian anda bisa jualan online berbagai jenis barang yang mana anda tidak menyediakan barang tersebut. Penyedia barang adalah supplier, dan ketika ada konsumen yang melakukan order maka mereka membayar ke anda dan anda meneruskanya ke supplier. Maka supplier akan mengirim barang pesanan tersebut atas nama anda sebagai pengirim. Saat ini sudah banyak sekali situs yang menerima jasa dropship, silahkan di pilah-pilah.

2. Peluang Bisnis Affiliasi

Sudah sejak dulu bisnis affiliasi online ini menjadi pilihan beberapa orang yang terjun di dunia bisnis online. Keuntungan dari menggeluti bisnis ini yanitu kita tidak harus memiliki modal besar karena barang yang kita tawarkan adalah barang orang lain dan kita akan mendapat komisi ketika ada penjualan, komisi tergantung kesepakatan. Bisnis affiliasi saat ini ada banyak sekali misalnya Amazon untuk skala internasional dan yang masih hangat di Indonesia yaitu afiliasi Lazada.co.id.

3. Jualan Online/ Membuka Toko Online

Jika anda memiliki produk sendiri yang bisa dipasarkan baik itu produk UKM maupun usaha rumahan. Kini saatnya anda menjalankan pemasaran dengan jualan online. Semakin tahun kepercayaan masyarakat terhadap transaksi belanja online semakin tinggi. Maka tidak ada salahnya melebarkan pangsa pasar anda dengan membuka toko online. Apalagi saat ini cukup mudah membuat toko online, bahkan anda bisa memanfaatkan lapak-lapak forum jualan seperti Kaskus dan lainya.

4. Penghasilan dari Blog/Website

Bagi yang berminat mendapatkan pemasukan tambahan dari bisnis online maka bisa memanfaatkan blog/website. Penghasilan bisa di dapat dengan memanfaatkan periklanan online yang bisa dipasang di blog/website kita. Saat ini banyak sekali situs besar yang memberi kesempatan bagi blogger/website owner untuk memasang iklan. Anda bisa memulai dengan mendaftar di Google Adsense, Tribalfushion, Infolinks untuk sekala global. Ada juga lokal seperti Adplus, Adstars, Kliksaya, idbloggednetwork, dan masih banyak lainya.

5. Menjadi Content Writer/ Penulis Freelance/ Penulis lepas

Jika anda mempunya kemampuan menulis baik itu berupa artikel review, berita, report, deskriptif, dan jenis-jenis penulisan lainya maka anda bisa mencari peluang sebagai penulis lepas online. Saat ini banyak sekali situs-situs besar yang membutuhkan content writter/ penulis untuk mengisi artikel di sutus mereka. Baik itu berupa tulisan berbahasa asing maupun bahasa indonesia, silahkan serach di google informasi seputar jasa penulis online.

Courtesy : Likethisya

Mark Zuckerberg "Drop Out" dan Sukses, Perlu Ditiru ?

Mark-Zuckerberg780x390

Drop out alias berhenti kuliah. Banyak tokoh entrepreneur besar melakukan ini. Pada tahun 1974, pendiri Microsoft Corp., Bill Gates, berhenti kuliah untuk merintis bisnisnya yang kala itu masih berupa startup (perusahaan rintisan digital).

Begitu pula dengan pendiri Virgin Group, Richard Branson. Pria yang terkenal dengan jiwa petualangnya itu berhenti sekolah pada tahun 1966, saat usianya masih 16 tahun, demi merintis bisnis majalah pertamanya, Student Venture.

“Tadinya saya ingin menjadi editor atau jurnalis. Saya tidak sungguh-sungguh tertarik untuk menjadi seorang entrepreneur, tetapi saya sadar saya harus menjadi entrepreneur agar majalah saya bisa bertahan,” kata Branson.

Selain Gates dan Branson, masih ada pendiri Oracle, Larry Ellison; pendiri Dell Computers Inc, Michael Dell; pendiri Apple Inc., Steve Jobs; dan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg. Mereka berhenti kuliah untuk fokus merintis usaha.

Cerita tentang mereka membuktikan bahwa pendidikan bukanlah faktor utama yang menentukan kesuksesan para entrepreneur. Masih ada faktor-faktor lainnya. Tetapi, ini bukan berarti pula bahwa pendidikan bukan hal penting.

Menurut daftar 400 orang terkaya di Amerika Serikat, Forbes 400, yang dirilis pada 2012, terdapat “hanya” 63 entrepreneur yang drop out dari kampusnya. Mereka termasuk Bill Gates serta 2 co-founder Facebook, Mark Zuckerberg dan Dustin Moskovitz. Jumlah itu hanyalah 15% dari jumlah miliarder yang ada dalam daftar. Sisanya lebih besar, yakni sebanyak 85%, menyelesaikan kuliah mereka.

Dalam daftar itu, terdapat 29 orang miliarder yang meraih gelar Master of Science. Di antara mereka adalah investor Warren Buffett; co-founder LinkedIn, Reid Hoffman; serta 2 co-founder Google, Sergey Brin dan Larry Page.

Pada dasarnya, yang membuat mereka menjadi orang besar adalah passion dan tekad mereka untuk melihat ide-idenya sukses dieksekusi. Mereka tidak takut gagal dan ingin melakukan hal-hal lebih, yang berbeda dari orang lain.

Seperti kata CEO dan co-founder Google, Larry Page, “Apa yang menarik dari bekerja jika hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah mengalahkan perusahaan lain yang melakukan hal yang sama dengan kita?”

Seseorang bisa saja sukses tanpa pendidikan formal. Tetapi, pelajaran di kampus atau sekolah bisnis tentunya akan memperkaya para mahasiswa dan calon entrepreneur dengan ilmu dan pengetahuan soal bisnis dan marketing.

Selain itu, ilmu dan gelar sarjana, apalagi yang didapat dari kampus ternama, bisa juga berperan menambah rasa percaya diri seseorang. Satu hal lagi yang tak kalah penting—belajar di perguruan tinggi juga dapat membuka network.

Sementara teori-teori dan simulasi bisnis yang diberikan ketika kuliah menjadi bekal yang berguna bagi entrepreneur atau calon entrepreneur, pada akhirnya pengalaman di dunia bisnis yang sesungguhnyalah yang akan menjadi guru yang paling hebat. Kesuksesan mereka ditentukan bagaimana mereka menghadapi tantangan dengan kreatif dan inovatif, bagaimana mereka bertahan dan berusaha bangkit ketika gagal.

Drop out demi merintis startup belum tentu keputusan yang bijak—kecuali jika bisnis yang dirintis tengah berkembang pesat, atau si pendiri punya jaringan yang luas, atau dia adalah orang jenius, atau sangat beruntung. Tetapi dalam bisnis, entrepreneur tidak mungkin mengandalkan keberuntungan saja, bukan?

Courtesy : KOMPAS

Mulai Dari Nol Hingga Meraup Jutaan Dollar

START UP

Logo Startup Asia Jakarta

Penulis: Willis Wee*

Saya selalu mengagumi wirausahawan yang berani dan bekerjakeras, dan ternyata tidak sulit menemukan orang seperti itu di Indonesia. Contohnya adalah dua orang ini, Yazid Faizin dan Pandu Wirawan. Mereka adalah pendiri Adstars, salah satu jaringan iklan mobile awal di negeri ini.

Tahun lalu, kami mengetahui, perusahaan itu menghasilkan lebih dari 500 juta impression pada iklan mereka per bulannya. Itu sungguh mengagumkan dan mereka mengaku itu diraih melalui kerja keras.

Saya juga dengar dari beberapa teman di jaringan startup bahwa, kedua orang itu sangat terobsesi dengan startup mereka; bahkan hingga lupa makan, kerja hingga badan “babak belur” tapi otak tetap prima. Memang bukan omong kosong kalau dikatakan, wirausahawan adalah juga pekerja keras.

Buat Yazid dan Pandu, inilah yang disebut sebagai “gairah untuk mendorong sesuatu lebih jauh dan jadi lebih baik.” Itu sesuatu yang layak dikagumi. Tentunya, Anda tak perlu bekerja sampai sakit. Ingat ya, ini bukan sesuatu yang bisa ditiru semua orang.

Untungnya buat mereka, segala kerja keras itu membawa hasil yang menyenangkan. Hanya beberapa tahun sejak diluncurkan, Adstars sudah bisa meraup untung.

Bahkan, Saya dengar, pendapatan tahunannya sudah mencapai angka jutaan (dollar!). Meskipun, mereka tidak mau ngaku, berapa sih angka sebenarnya. Adstars sampai saat ini terus tumbuh dan bertahan. Kebanyakan orang yang Saya temui di industri periklanan Indonesia biasanya memuji-muji jaringan iklan mobile mereka.

Dengan senang hati saya kabarkan bahwa keduanya akan turut berbagi pengalaman startup mereka di acara Startup Asia Jakarta pada 7 Juni, jam 14:30 – 15:00 WIB. Sesi itu berjudul “From Zero to Millions in Revenue.”

Obrolan santai ini akan banyak memberi masukan dan juga menyenangkan bagi peserta. Yazid dan Pandu juga berencana mengungkap apa usaha mereka berikutnya di acara tersebut. Sejauh ini, mereka masih tutup mulut soal apa startup berikutnya yang akan mereka lahirkan. Tapi, melihat rekam jejak mereka selama ini, Saya sih yakin itu akan jadi sesuatu yang menarik dan membawa untung.

Sampai jumpa di Startup Asia Jakarta! Nantikan terus preview selanjutnya dari agenda kami.

*Tentang Penulis: Willis Wee adalah pendiri Tech in Asia, penyelenggara Startup Asia Jakarta. Kompas.com merupakan salah satu media partner event tersebut.

Business Plan Contest at SOI Asia 2013

Poster Business Plan Contest_page1 v8(2)

Keterangan lebih lanjut dapat datang langsung ke UBEED dan berkonsultasi dengan Mr. Lilik (when available)
atau hubungi Netmedis: billy.novanta.yudistira@gmail.com untuk sharing kiat menjadi pemenang.

University of Brawijaya Entrepreneurship Education Division (UBEED)
Pusat Inkubator Bisnis dan Layanan masyarakat Universitas Brawijaya
Gd. INBIS Lantai 3
Jl. Veteran Malang
(0341 573640)