10 Syarat Utama Menjadi Seorang Blogger

10-tips-dan-trik-memaksimalkan-blog-yodha.web-1

Blogger adalah sebuah profesi yang bisa menyalurkan hobby dan bakat terpendam dari seseorang untuk menciptakan suatu karya dalam meraih prestasi di internet. Blogger merupakan sebuah keahlian atau skill yang memiliki nilai jual. Tidak mungkin sesorang bisa menjadi blogger tanpa belajar. Karena itu seorang blogger pasti memiliki otak cerdas.

Untuk meraih gelar blogger ada syaratnya yang musti dipenuhi. Jika anda tidak memenuhi syarat-syarat tersebut maka anda tidak bisa menyandang gelar blogger. Berikut ini tips jika anda ingin menjadi seorang blogger yang dalam bahasa kerennya disebut webmaster.

Persyaratan menjadi seorang blogger :

1. Harus bisa membaca dan menulis

Seorang blogger setiap hari kesibukannya adalah membaca dan menulis. Tanpa memiliki keterampilan membaca dan menulis maka anda tidak bisa menjadi blogger. Jadi anda tentunya harus pernah sekolah jika ingin menjadi seorang blogger.

2. Harus mempunyai blog

Seorang blogger harus memiliki blog untuk ditulisi dengan artikel hasil karyanya. Jika tidak punya blog maka anda tidak bisa mempublikasikan artikel hasil karya anda di internet. Jadi anda harus membuat blog jika ingin menjadi seorang blogger.

3. Harus mempunyai biaya

Untuk menulis artikel di blog memerlukan biaya untuk membeli komputer dan membayar koneksi internet setiap bulan. Jika menggunakan warnet, anda harus membayar 3 ribu rupiah perjam. Jika anda ngeblog sehari selama 8 jam maka anda harus mengeluarkan uang 3 ribu x 8 = 22 ribu rupiah perhari.

4. Harus suka berbagi

Seorang blogger harus suka berbagi ilmu pengetahuan serta pengalaman yang dimilikinya kepada para pembaca. Maka anda harus rela untuk membagikan semua wawasan yang anda miliki kepada para pembaca jika anda ingin menjadi seorang blogger.

5. Harus penyabar

Seorang blogger rentan dengan emosi. Seorang blogger sering sebel dan jengkel hatinya jika melihat artikelnya dicopas oleh orang lain. Maka anda harus memiliki kesabaran tingkat tinggi jika anda ingin menjadi seorang blogger.

6. Harus kuat fisik

Seorang blogger banyak menghabiskan duduk di depan komputer selama berjam-jam dengan membaca dan menulis artikel. Maka anda harus memiliki ketahanan serta kekuatan fisik yang memadai jika ingin menjadi blogger.

7. Harus tahan lapar

Seorang blogger sering disibukkan dengan pekerjaan update di blognya sehingga sering lupa makan sehingga sering terlambat makan. Karena itu anda harus memiliki daya tahan lapar jika ingin menjadi blogger.

8. Harus betah melek

Seorang blogger sering memutar balikkan waktu. Siang menjadi malam dan malam menjadi siang karena sibuk memperbanyak artikel untuk mengejar trafik blog. Maka anda harus bisa terbiasa melek di malam hari dan tidur di siang hari jika ingin menjadi blogger.

9. Harus bisa tidur di depan komputer

Seorang blogger sering sibuk browsing di internet mencari bahan artikel. Sehingga akhirnya sering tertidur sambil duduk di depan komputer atau merebah dilantai atau di kasur yang dekat dengan komputer. Maka anda harus bisa tidur di depan komputer jika ingin menjadi blogger.

10. Harus tahan sumuk (gerah)

Seorang blogger merupakan pekerja keras yang ambisius dan pantang menyerah. Blogger menyelesaikan tugasnya sampai selesai dan tidak akan berhenti ditengah jalan ketika pas lagi update, sehingga sampai lupa mandi 🙂 Maka anda harus memiliki daya tahan terhadap suhu panas tubuh anda sendiri agar tidak gerah jika ingin menjadi seorang blogger.

* Demikian 10 persyaratan yang harus dipenuhi jika anda ingin menjadi seorang blogger. Jika anda sudah siap, maka silakan anda terjun di dunia maya untuk menjadi seorang blogger. Nantinya anda akan kuat dalam menghadapi suka duka dan pahit manisnya menjadi seorang blogger sejati.

Courtesy : Juragan Cipir

Mengetahui Hobby Dan Keahlian Dari Seorang Blogger

 

blogger

Setiap blogger pasti memiliki keahlian sendiri-sendiri selain di dunia maya. Hal itu tercermin dari artikel yang ditulisnya.

Menulis artikel itu sama dengan orang berbicara, sama-sama keterampilan produktif yang bersifat ekspresif, yang membedakan hanyalah mediumnya saja. Orang yang sedang berbicara berarti sedang menggunakan medium bahasa lisan, sedangkan orang yang menulis berarti sedang menggunakan medium bahasa tulis.

Akan tetapi substansi yang mereka sampaikan sama, yaitu harus bisa menguasai apa yang disampaikan kepada orang lain. Secara alami para blogger menggunakan hobbynya untuk melakukan hal itu. Misalnya, jika mereka membuat niche tertentu di blognya, biasanya niche tersebut tak lepas dari hobbynya. Hal ini akan memberikan kemudahan bagi mereka dalam menyampaikan pesan kepada pembaca.

Berikut ini beberapa contoh dari pengamatan saya di internet.

1. Seorang Guru

Jika ada seorang guru di sekolah menerjuni dunia blogger sebagai aktivitas sampingan, maka artikel yang ditulisnya tak lepas dari ha-hal yang terkait dengan kegiatan di sekolah. Misalnya, menulis materi pelajaran di sekolah, tips mengajar yang baik, cara memberi tugas siswa, dan sebagainya.

Beberapa blog di internet yang adminnya adalah seorang guru pasti memiliki artikel pendidikan. Karena hal itu merupakan cara paling mudah bagi mereka dalam menyampaikan pesan. Sehingga artikel pendidikan adalah hobby.

Seperti kata penulis terkenal, Darrel Scheitzer, “If you don’t know it, don’t write it.” Artinya, “Jika Anda tidak tahu sesuatu, jangan menulisnya”. Ketahuilah dulu sesuatu dan barulah menulisnya. Seorang guru yang menulis artikel pendidikan akan lebih baik hasilnya daripada menulis artikel tentang teknik SEO.

2. Seorang Hobby Spiritualis

Ada seorang publisher adsense memiliki blog dengan niche adsense, namun dicampur dengan artkel spiritual. Setelah saya amati, artikel yang paling banyak dikunjungi adalah artikel spiritual-nya. Padahal artikel spiritual itu hanya berjumlah sedikit saja jika dibandingkan artikel yang bertopik adsense yang banyak sekali dan tumpang tindih.

Ini membuktikan bahwa secara substansial si blogger tersebut lebih mudah menulis artikel bertema spiritual dibandingkan artikel niche adsense. Karena spriritual merupakan hobby asli, sedangkan adsense merupakan hobby karena uang atau sebuah pekerjaan yang memaksa.

Bagaimana Dengan Blogger Murni? Keahlian blogger murni akan muncul dengan sendirinya dalam diri seseorang jika keahliannya dibidang ngeblog telah mendominasi skill yang ia miliki. Misalnya, seorang tenaga medis akan menulis artikel tentang Tips SEO jika keahliannya di bidang kesehatan telah dikalahkan oleh ilmu blogger-nya.

Manusia terus ditempa oleh aktivitasnya sendiri sepanjang waktu. Seorang buruh bangunan bisa menjadi pakar webmaster jika terus ditempa dengan pelajaran-pelajaran webmaster. Begitu juga dengan kita. Tanpa terasa keahlian anda di dunia internet akan melebihi skill anda di dunia nyata, karena setiap hari anda terus ditempa dengan update artikel rutin di blog. Buktinya, sekarang tidak sedikit pak guru yang menjadi webmaster senior, padahal mereka tidak pernah bercita-cita menjadi blogger.

Tidak sedikit orang yang berhenti dari pegawai lalu berprofesi sebagai blogger publisher adsnse. Contohnya, Dave Taylor, James Graham, Jenifer Moss, Peter Horan, Richard Graham, dan masih banyak lagi.

( * ) Hobby dan keahlian seorang blogger tercermin dari artikel yang ditulisnya. Blogger yang suka memelihara ayam pasti akan memasukkan ayamnya ke dalam blognya. Dan, aktivitas setiap hari dari seseorang akan memunculkan sebuah keahlian.

Courtesy : Juragan Cipir

Keuntungan dan Kerugian Menjadi Seorang Blogger

blogger

Jika anda membaca tulisan ini, berarti anda adalah seorang blogger. Tebakan saya ini 99% cocok! Mengapa? Karena kemungkinan kecil jika anda bukan seorang blogger membaca sesuatu tentang blogger. Orang yang selain blogger biasanya ngrumpi di situs berita sana. Tapi jika ternyata anda bukan seorang blogger lantas menemukan tulisan ini, berarti anda adalah calon blogger. Karena anda ada ketertarikan untuk menyingkap sesuatu tentang blogger yang anda temukan di halaman pencarian. Namun tidaklah seenak yang anda bayangkan hidup menjadi blogger.

Berikut ini untung ruginya menjadi seorang blogger. Oleh karena itu hati-hatilah waspadalah jika anda menerjuni dunia perbloggeran!

Keuntungan menjadi blogger :

1. Blogger itu cerdas

Blogger adalah sebuah keahlian atau skill. Oleh karena itu mustahil jika seorang blogger itu bodoh. Sebab mereka telah terbukti memiliki keahlian mengelola website atau blog.

2. Blogger itu pintar

Seorang blogger selalu ingin mencari tahu sesuatu yang tidak tahu agar menjadi tahu. Meskipun tujuannya hanya sekedar mencari sesuatu untuk bahan artikel, tetapi hal itu akan membuat mereka menjadi pintar.

3. Blogger itu dermawan

Seorang blogger pasti suka berbagi informasi semampunya dan sebisanya serta seadanya kepada para pembaca. Baik itu tulisan karya sendiri maupun copy paste dari blog lain pasti akan dibagikan lagi kepada pembaca, tidak akan dibacanya sendiri. Bahkan dirinya sendiri mungkin tidak membaca jika itu artikel copy paste.

Kerugian menjadi blogger :

1. Tidak punya teman

Seorang blogger pasti kurang bergaul dengan teman sehingga tidak memiliki banyak teman di dunia offline, karena setiap hari hanya berteman dengan komputer. Pergaulannya hanya di dunia maya saja dan setiap hari ada di dalam kamar,,, keluar-keluar paling ke warnet.

2. Tidak bisa tampan/cantik

Seorang blogger pasti badannya terlihat amburadul karena tidak sayang sama tubuhnya dan tidak pernah merawat tubuhnya. Kecuali hanya sayang sama blognya saja dan setiap hari hanya merawat blognya agar tampak cantik menarik.

3. Tidak punya pacar

Seorang blogger jarang punya pacar dan bahkan banyak yang tidak punya pacar. Bagaimana bisa cinta sama pacar karena lebih cinta dengan blognya. Jika punya pacar mungkin hanya di facebook, itupun sambil ngeblog.

Kehebatan blogger :

1. Pekerja keras

Seorang blogger setiap hari rajin update artikel dan optimasi seo agar trafik blognya naik. Sampai-sampai semalam gak tidur. Terkadang siang menjadi malam dan malam menjadi siang.

2. Pantang menyerah

Seorang blogger tidak kenal menyerah untuk tetap ngeblog meskipun hasilnya tidak seimbang dengan kerja kerasnya. Blogger adalah orang yang tidak kenal putus asa.

Blogger hanya bisa frustasi jika?

1. Blognya di-agc orang!
2. Blognya banyak dicopas!
3. Blognya dihack orang!
4. Blognya dihapus google
5. Blognya dibanned adsense!
6. Akun adsensenya banned!
7. Ditolak cintanya!
8. Diputus pacarnya!
9. Diusir mertuanya!
10. Dan sebagainya!

Karena itu, Hati-hatilah jika anda ingin menjadi blogger.

Courtesy : Juragan Cipir

3 Hal Utama Yang Harus Dimiliki Oleh Penulis Artikel

blogger

Penulis adalah sebuah profesi dan keahlian (skill). Tidak semua orang bisa menulis artikel dengan baik tanpa belajar sebelumnya. Menulis artikel tidak mudah, melainkan perlu belajar dan berlatih. Baik belajar kepada seorang guru atau belajar secara autodidak/otodidak yang artinya belajar sendiri. Seorang otodidak tidak memiliki guru, karena gurunya adalah dirinya sendiri. Dalam bahasa Yunani disebut autodídaktos.

Seorang penulis artikel harus menguasai dasar pengetahuan yang kuat dalam bidang menulis agar memenuhi syarat untuk memiliki keahlian sebagai penulis.

Berikut ini 3 hal paling utama yang harus dikuasai oleh seorang penulis artikel, baik penulis artikel di buku, website/blog, atau penulis di media lainnya.

1. Seorang penulis artikel harus menguasai bahasanya sendiri dengan baik dan sempurna, baik secara lisan maupun tulisan. Bahasa merupakan kekuatan utama bagi seorang penulis untuk berkarya. Semakin sempurna bahasa yang dia kuasai maka akan sempurna pulalah artikel yang ia ciptakan.

2. Seorang penulis harus bisa memahami arti dan maksud dari bacaan apapun yang dibacanya. Dengan mudah mencerna bacaan apapun, maka dia akan semakin sempurna dalam merangkai kalimat untuk menciptakan artikel yang paling mudah dipahami oleh pembaca.

3. Seorang penulis harus bisa mengerti dan memahami kekurangan pembaca. Dengan berpedoman pada pengalaman pembaca, maka seorang penulis akan pandai menyusun alur cerita sehingga pembaca akan langsung paham hanya dalam sekali baca.

Jika pembaca bisa mengerti dan memahami artikel karya anda hanya dalam sekali baca saja tanpa mengulanginya lagi dari atas, berarti anda adalah penulis yang hebat.

Courtesy : Juragan Cipir

5 Ciri-ciri Blog Paling Tidak Disukai Pengunjung

Hate

Blog yang tidak disukai pengunjung atau dalam bahasa kasarnya “dibenci pengunjung”, maka akan berdampak hilangnya pageview dan macetnya trafik pada blog itu sendiri. Karena pengunjung loyal tidak ada. Jika anda seorang blogger dan kita ingin agar blog kita disukai pengunjung atau visitor, maka kita harus tahu ciri-ciri blog yang paling dibenci pengunjung.

Berikut ini ciri-ciri blog atau website yang paling tidak disukai pengunjung alias dibenci, baik pengunjung sesama blogger maupun pengunjung umum.

1. Blog yang loadingnya berat

Blog seperti ini merugikan banyak waktu bagi pengunjung atau pembaca. Koneksi internet mereka lemot itu bukan salah pengunjung, tapi tugas pemilik blog agar bisa membantu pengunjung yang koneksinya lambat. Jika tidak, pasti pengunjung akan balik kanan dan tidak jadi membaca. Mereka akan lebih memilih mencari informasi di website lain yang banyak tersedia di halaman pencarian. Daripada hanya menunggu loading blog yang muter-muter tidak ada habisnya.

2. Blog yang ada iklan melayang atau mengapung

Blog seperti ini memaksa pengunjung untuk bekerja, karena pengunjung harus mengklik dulu tanda X di iklan yang melayang di atas halaman. Pengunjung harus kerja dulu jika ingin membaca isi postingan. Maka pengunjung tidak akan mau menavigasi blog itu lebih jauh.

Bahkan ada blog yang tidak memasang tanda X. Pengunjung diharuskan kasih like di fanspage facebook dulu, setelah itu artikelnya baru boleh dibaca. Bukannya berterimakasih kepada pengunjung, tetapi malah meminta sesuatu kepada pengunjung. Wah, kabur saja. Sudah pasti pengunjung akan balik kanan secepat mungkin dan mencari blog lain yang lebih mempersilakan kepada pengunjung.

3. Blog yang menyiksa mata

Pengunjung akan tersiksa jika kepergok masuk ke blog seperti ini. Mulai dari warna latar halaman, warna tulisan, dan sebagainya, semuanya serba silau. Semuanya tidak nyaman untuk dilihat dan dibaca. Maka pengunjung lebih baik kabur saja daripada membaca tulisan yang berpotensi merusak mata mereka.

4. Blog yang menyesatkan pengunjung

Blog seperti ini sengaja tidak diperuntukkan kepada pengunjung, tetapi hanya untuk kepentingan si empunya blog itu sendiri. Sebab semua link yang ada di halaman postingan diarahkan ke halaman yang tidak diinginkan. Misalnya, semua link diarahkan ke adfly yang tidak sesuai dengan informasi yang sebenarnya. Bukannya mengarahkan pembaca ke halaman yang berisi informasi yang dia cari. Sudah pasti pengguna tidak akan balik lagi, karena hanya memanfaatkan pengguna untuk kepentingan pemilik blog itu sendiri. Hanya kepentingan sepihak.

5. Blog yang ada musik autoplay

Blog seperti ini membikin kaget pengguna dan sangat mengganggu. Ketika pengguna masuk tiba-tiba ada suara musik keras dan pengguna tidak tahu bagaimana cara mematikannya. Musiknya jelek lagi. Maka pengguna tidak akan mau membaca maupun menavigasi blog tersebut daripada telinganya bising terus menerus. Akhirnya pengguna akan mematikan musik itu dengan cara klik tanda X disudut kanan atas.

Courtesy : Juragan Cipir

3 Hal Yang Membuat Seorang Blogger Marah

marah

Seorang blogger harus penyabar. Jika tidak bisa bersabar lebih baik jangan menjadi blogger, tetapi jadi pembaca saja.

Seperti juga halnya aktvitas di dunia nyata,  aktivitas dunia maya juga menuntut kesabaran yang memadai bagi seorang blogger agar bisa mengendalikan emosi.

Banyak sekali hal-hal yang terjadi di dunia maya yang memancing emosi seorang blogger. Berikut ini ada beberapa penyebab paling sering yang membuat seorang blogger marah. Ini menurut saya sendiri.

1. Koneksi internet lemot

Seorang blogger bisa marah jika koneksi internetnya lemot. Ketika sedang dikejar-kejal jadwal update, tiba-tiba koneksi internet ngadat. Belum lagi menjawab komentar pembaca yang numpuk serta melakukan kunjungan balik. Ntar dikira sombong gak mau jawab komentar, padahal koneksi internet anda yang gak mau diajak jawab komentar dan berkunjung balik.

Setiap anda membuka halaman tertentu ketika hendak memulai aktivitas ngeblog, halaman itu tidak mau dibuka kecuali hanya muter-muter saja tanpa henti. Terlebih lagi anda menggunakan komputer windows xp yang loadingnya lambat banget. Lama-lama komputer di depan bisa anda banting! 🙂

2. Artikel dicopas orang lain

Ketika anda memeriksa performa blog anda di mesin pencari, anda melihat postingan anda dicopas orang lain tanpa mencantumkan link aktif sumbernya. Hal ini bisa membuat perut anda senep. Menulis satu artikel saja memerlukan waktu berhari-hari serta mengeluarkan pikiran ekstra. Kemudian karya dari hasil jerih payah anda tersebut di copy paste oleh orang lain dengan seenaknya tanpa mengikuti aturan atau etika copas.

Jika artikel itu murni 100% karya anda, anda tidak perlu khawatir. Cukup melapor ke DMCA saja maka artikel copas tersebut akan dihapus dari blogger. Jika mereka bukan pengguna blogger maka akan dihapus dari SERP google dalam waktu beberapa hari ke depan.

Tetapi jika karya anda tersebut semi orisinil, mau melapor ke DMCA juga gak berani, karena sebagian artikel anda juga didapat dari copas, misalnya gambar. Akhirnya anda akan cemberut sendiri di depan komputer. Rasanya ingin menjewer hidungnya si copaster 🙂

3. Ada komentar spam

Komentar spam ini bisa membuat seorang blogger marah. Anda setiap berkomentar di blog ain selalu menggunakan kata-kata yang baik dan sopan. Tetapi tiba-tiba ada seorang pembaca berkomentar di blog anda dengan kata-kata tidak patut. Terlebih lagi mereka menggunakan profil anonymous. Anda mau balas marah juga marah ke siapa.

Akhirnya anda cemberut sendirian. Boro-boro mau berkunjung balik, menjawab komentar aja males banget. Rasanya ingin mencubit pipi orang yang berkomentar spam tersebut. Bahkan mungkin minggu depan komentar tersebut anda hapus agar tidak membikin mata sepet, tapi nunggu dianya lupa. Atau bisa juga hari itu anda hapus daripada anda ngeblog sambil manyun terus .

( * ) Ini saja yang bisa saya sampaikan tentang hal-hal yang membuat seorang blogger marah. Sehingga dengan demikian kita bisa terus bersabar dan bersabar menghadapi situasi dunia maya. Semoga bermanfaat.

Courtesy : Juragan Cipir

Raditya Dika : Penulis yang Baik Wujudkan Cerita yang Unik

raditya-dika

Banyak sekali penulis mengalami masalah ketika sedang menyusun sebuah naskah cerita, entah itu mood yang sedang naik turun (labil), kurangnya ide-ide baru dalam menulis atau kurangnya pemahaman dalam teknik penulisan. Semuanya itu mengakar dalam permasalahan utama pada sang penulis itu sendiri. Namun sejatinya sebagai seorang penulis, sudah sepatutnya mereka dituntut sekreatif mungkin dalam memanajemen waktu dan pikiran mereka.

Dalam acara talkshow yang diselenggarakan BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) di gedung Widyaloka, Minggu (8/12), sang aktor serta komedian, Raditya Dika membeberkan tips-tips ringan kepada seluruh peserta yang hadir untuk menjadi seorang penulis yang baik.

Dalam paparannya ia mengatakan bahwa penetapan deadline adalah salah satu hal penting dalam menyusun sebuah naskah. Menurutnya, deadline menjadi faktor utama yang cukup krusial dimana penulis nantinya dapat melakukan progress secara terukur dalam menulis. “Dengan menetapkan deadline, kita dapat melakukan tahapan menulis secara teratur. Kita bisa menyelesaikan sebuah karya tulisan dalam ratusan halaman sekalipun apabila kita sudah bersepakat dengan hal yang bernama deadline,” ujarnya.

Selain itu penetapan konsep cerita yang matang juga menjadi sebuah pertimbangan, agar nantinya cerita yang telah dibuat tidak melenceng dari tema yang sudah dibuat. “Terkadang, seorang penulis juga mengalami stuck (writer block) hanya gara-gara tidak ada lagi ide yang berkelanjutan dalam menulis. Namun situasi tersebut sebenarnya merupakan sebuah kambing hitam dari kemalasan atau kesalahan dari si penulis itu sendiri,” tambahnya.

Pengalaman-pengalaman pribadi atau lingkungan sekitar sesungguhnya dapat menjadi bahan tulisan. Penulis dapat menciptakan sebuah konsep cerita yang beragam, menjadikan hal yang biasa-biasa saja menjadi suatu karya yang unik. Intinya be different. “Cerita-cerita, pengalaman sepele atau kegelisahan bisa menjadi bahan yang dapat diangkat ke dalam sebuah tulisan. Hanya saja kita perlu mengasah kreativitas kita agar cerita tersebut bisa menjadi lebih berbeda di mata para pembaca,” pungkasnya.

Mahasiswa S2 Ilmu Politik Universitas Indonesia ini mengungkapkan, jika ingin mengirimkan naskah tulisan ke penerbit, yang paling baik dilakukan penulis pemula adalah mendatangi langsung kantor penerbit yang bersangkutan. Sebab, tiap hari penerbit selalu menerima ratusan yang dikirmkan lewat pos. Sudah tentu jika naskah-naskah tersebut belum tentu dilirik para editor, apalagi untuk diterbitkan.

Dengan datang sendiri ke kantor penerbit, sang penulis sudah menunjukkan integritas dan rasa profesionalisme mereka. Ditambah lagi penulis dapat menjelaskan tentang pribadi diri mereka sendiri serta mempresentasikan karyanya yang akan diajukan, Hal tersebut bisa menjadi nilai tambah bagi penulis.

Courtesy : Prasetya Online

Pentingnya Menulis Jurnal untuk Evaluasi Diri

evaluasi-diri

Mendekati akhir tahun kebanyakan dari kita sudah mulai ‘galau’ memikirkan apa saja yang sudah kita lakukan pada tahun ini. Dan tentunya kalau mengingat-ingat dengan memori kita yang terbatas, sudah nggak ke-track lagi apa saja yang terjadi sepanjang tahun 2013. Padahal, untuk mulai mengevaluasi diri, kita harus tahu apakah kegiatan yang sudah kita lakukan sesuai dengan rencana kita sebelumnya (jika sempat membuat resolusi tahun lalu), atau apakah kegiatan kita sudah membuat kita berkembang menjadi orang yang lebih baik lagi. Di saat seperti inilah, membuat jurnal, seperti menulis blog secara rutin menjadi penting.

Setiap akhir tahun, saya akan rutin mengecek arsip blog saya untuk evaluasi diri. Saya punya 2 blog (oke, sebenarnya ada banyak, tapi mari kita anggap saya punya 2 blog yang paling utama). Blog pertama adalah tempat saya menulis journal of expertise, berisi tips dan pengalaman yang menyangkut keahlian saya seperti menulis dan berbisnis, isinya lebih profesional. Blog kedua berisi journal of reaction, tempat saya menulis secara rutin setiap harinya, tulisannya lebih pendek dan spontan, tentang orang-orang yang saya temui, reaksi saya terhadap hal yang saya lihat, rekaman reaksi pembaca terhadap tulisan saya, hingga curhatan-curhatan manusiawi lainnya :D

Dari kedua blog ini, saya bisa menelusuri dari bulan ke bulan dan mengevaluasi yang sudah saya lakukan di bidang-bidang yang penting bagi diri saya seperti:

  • Bisnis yang saya jalankan
  • Jumlah buku yang saya tulis
  • Sharing yang saya lakukan kepada masyarakat
  • Impact kegiatan saya terhadap orang lain
  • Penghargaan yang diberikan pada saya
  • Hobi dan kesenangan
  • Agama dan spiritualitas
  • Penghasilan dan pengaturannya
  • Kesehatan dan kebugaran
  • Hubungan dengan orang-orang terdekat
  • Langkah menuju mimpi berikutnya

Menambahkan tags yang relevan pada blog post kita akan sangat membantu dalam mengukurnya. Misal, saya memberikan tag setiap kali ada pembaca yang mengapresiasi tulisan saya. Dari situ, saya bisa tahu impact positif dari tulisan saya yang akan memotivasi saya untuk menulis lebih produktif lagi di tahun depan.

Dari mengecek journal juga saya jadi tahu kalau saya menemukan cara baru yang menyenangkan untuk mulai berolahraga rutin setiap hari yaitu mengikuti video senam di YouTube :D dan saya juga jadi tahu, paling tidak ada 3 rencana saya yang tidak bisa diwujudkan tahun ini, namun ada banyak hal yang tidak terencana jadi terwujud. Seperti kata Shirley Ann Jackson, “Aim for the stars so that you can reach the treetops, and at least you will get off the ground.”

Journaling surely will help us improve ourselves.

Selamat menulis jurnal!

Courtesy : Friends of Acer

10 Tanya Jawab tentang Menulis Teenlit

Sudah ada ide brilian di kepala, karakteristik tokoh utama yang wicked cool, serta plot cerita yang seru, tapi kok rasanya masih ada keraguan bagaimana memulai kisah teenlit ini?

Pernah mengalami ini; kondisi yang nggak bisa disebut writer’s block karena sebenarnya kamu belum memulai ceritamu sama sekali? Nah, saya akan menjawab beberapa pertanyaan yang di-email teman kalian yang mengalami masalah serupa :)

  1.  Apakah menulis teenlit hanya bisa dilakukan oleh remaja? Saya tidak yakin bisa melakukannya karena sudah tidak remaja lagi. (Marizka, 23 tahun)
    —Menulis teenlit bisa dilakukan oleh segala usia. Bagi yang sudah melewati masa remajanya justru akan mendapatkan insight lebih karena ia kini telah dewasa. Merasa nggak update dengan gaya bahasa anak jaman sekarang, ahem, itulah gunanya riset ;)
  2. Boleh nggak menulis teenlit pakai “bahasa gaul”? (Renna, 15 tahun)
    —Boleh, tapi sebaiknya batasi pada dialog para tokoh saja. Narasi cerita tetap gunakan bahasa baku agar pembaca tidak pusing saat membacanya. Got it, doll?
  3.  Banyak yang bilang teenlit itu karya nggak penting. Bagaimana menjadikannya “penting”? (Syifa, 17 tahun)
    —Semua karya itu penting bagi penciptanya. Nah, bagaimana agar penikmat/pembaca juga menganggap demikian, maka garaplah dengan sungguh-sungguh. Hasil akhirnya akan terlihat kok.
  4.  Dari mana saya bisa dapatkan ide-ide yang nggak pasaran untuk cerita teenlit saya? (Aliya, 17 tahun)
    —Cerita teenlit memang sebagian besar seputar cinta, persahabatan, masalah keluarga, dan pencarian jati diri. Bagi saya ada cara yang lebih OK daripada ATM (Amati-Tiru-Modifikasi), yaitu gali pengalaman hidupmu sebagai sumber ide dan padukan dengan imajinasi. Dijamin unik!
  5. Awalnya saya punya banyak ide cerita, tapi begitu mau menulis rasanya blank. Kenapa ya? (Retno, 14 tahun)
    —Seringkali itu terjadi karena kita tidak segera menerjemahkan ide kita ke dalam tulisan. Always write down your ideas anytime, anywhere, on used paper, tissue, or smartphones! Untuk hal satu ini saya punya teman setia yang bisa dibawa ke mana-mana karena ringan, slim sehingga nggak merusak tas. Guys, meet my Acer Iconia Tab A500 ;)
  6.  Saya suka nama-nama tokoh di cerita Kak Sitta. Soalnya bagus dan unik. Nyarinya di mana sih? (Jessie, 15 tahun)
    Well, thank you. Yang jelas nyarinya di internet. Coba saja googling dengan kata kunci “Sanskrit baby names”.
  7. Bagaimana caranya bikin tokoh cerita yang “hidup”? (Anton, 18 tahun)
    —Tokoh cerita terasa hidup karena pembaca bisa relate  dengan kondisi si tokoh. Nah, agar ini dapat terjadi, coba isi tokohmu dengan dialog-dialog yang membumi dan akrab dengan kehidupan sehari-hari.
  8. Bagaimana sih memulai paragraf pertama cerita yang greget? (Fayza, 15 tahun)
    —Langsung terjun pada pangkal masalah cerita. Coba mulai dengan “Rania tahu ada yang tidak beres pada tetangga barunya yang selalu tergopoh-gopoh menutup pintu saat menjelang petang itu” daripada “Pada suatu hari…”.
  9. Boleh nggak menyertakan penggalan lirik lagu atau puisi orang lain ke dalam cerita kita? (Lorraine, 20 tahun)
    —Boleh selama kamu mencantumkan keterangan dan sumber karya tersebut dengan jelas.
  10. Aku kesulitan menulis adegan romantis untuk tokoh-tokoh teenlit yang kebanyakan masih remaja. Apakah ada tips untuk menulis adegan romantis yang nggak cheesy? (Amira, 17 tahun)
    —Pertama, jangan nonton sinetron. Kedua, tetapkan standarmu. Ketiga, bayangkan mahakarya yang indah; lukisan Monet, gaun Alexander McQueen, bagaimana Pangeran William dan Kate Middleton bercengkerama. Keempat, pelajari adegan romantis di buku yang kamu baca (apakah kamu menyukainya, atau ingin memperbaikinya). Dan yang terakhir, amati seperti apa relationship kamu dengan sang pacar. Banyak hal yang terjadi di kehidupan sehari-hari yang dapat menjadi sumber inspirasi kita.

Masih penasaran dengan serba-serbi menulis teenlit? Coba jelajah 50 Best Young Adult and Children’s Book Blogs.

Pictures:

+ Engadget.com,

+ the-privilegeismine.blogspot.com

+ thelittleboxofcrayons.blogspot.com

+ openyourheartandtakemein.blogspot.com

+ thelittlesthings.com

Courtesy : Friends of Acer

Lomba Desain Body Kereta Api

KA

Ikuti Lomba Desain Body KA, terbuka khusus bagi Mahasiswa/i aktif dari semua perguruan tinggi.

Temanya bebas, mampu mencerminkan nilai pelayanan dan kenyamanan serta keunggulan Kereta Api. Desain diharapkan juga menampilkan kekhasan/keunggulan Kereta Api. Desain dapat berupa bentuk gambar, tulisan dan atau lukisan digital.

Karya desain harus original, bukan merupakan hasil saduran, tiruan atau pun jiplakan. Sertakan penjelasan arti dan makna desain. Karya dibuat dalam tampilan berwarna, dapat diaplikasikan dalam media apapun.

Cek Poster untuk Info lebih lanjut, terima kasih