Perguruan Tinggi Terbuka Untuk Pelajar SMA dan SMK

UB menerima kunjungan SMKN 1 Ngawi dan SMA Tunas Luhur Paiton

UB menerima kunjungan SMKN 1 Ngawi dan SMA Tunas Luhur Paiton

Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Ngawi belum banyak yang masuk perguruan tinggi. Guru SMKN 1 Ngawi, Daryana, menyampaikan, terinspirasi dari salah seorang siswanya yang masuk Universitas Brawijaya (UB) setelah terpilih sebagai Duta Brawijaya, pihaknya menginginkan lebih banyak lagi siswanya yang bisa masuk perguruan tinggi. Setidaknya 45 siswanya diterima masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pada tahun 2014 ini. Tiga diantara mereka diterima di UB. Jumlah ini selalu meningkat setiap tahunnya, khususnya untuk perguruan tinggi di Jawa Timur dan Jawa Tengah seperti ITS, Unesa, UM, UB, dan UGM.

“Dunia perguruan tinggi sudah terbuka untuk siswa SMK dan Sekolah Menengah Atas (SMA),” kata dia. Menurutnya, SMA dan SMK adalah setara, tergantung pada kompetensi masing-masing. “Yang membedakan adalah kemampuan setiap siswanya,” ia menambahkan.

Wacana dunia perguruan tinggi sudah tidak asing bagi siswa SMK khususnya SMKN 1 ngawi. Selama ini, SMK selalu diidentikkan dengan dunia kerja. Namun sayangnya, dengan bekal ijazah SMK level kualifikasi mereka dinilai rendah. “Ini menjadi tantangan dan kewajiban untuk memfasilitasi anak didik agar bisa maju baik di perguruan tinggi maupun dunia kerja,” kata Daryana.

Pada kunjungannya ke UB, Rabu (28/8), Daryana membawa serta siswa kelas XII pada dua program studi yakni Teknik Elektronika Industri serta Teknologi Komputer dan Jaringan.

Diterima bersamaan dengan SMKN 1 Ngawi adalah SMA Tunas Luhur Paiton. Sekolah yang didirikan PT. YTL Jawa Timur dan PT. Jawa Power ini dalam kunjungannya mengajak siswa angkatan ketujuh mereka. Salah seorang guru, Rudi, menyampaikan bahwa kunjungan kali ini dimaksudkan untuk menjalin silaturrahim dan membina kerjasama dengan UB khususnya dalam penerimaan mahasiswa.

Didirikan delapan tahun silam, Rudi mengaku telah menempatkan siswanya pada berbagai perguruan tinggi mulai dari Universitas Indonesia Jakarta hingga Universitas Udayana di Bali. Namun, ia menandaskan UB tetap menjadi perguruan tinggi terfavorit bagi siswanya. Ini dibuktikan dari jumlah siswa yang diterima selalu tertinggi dibanding perguruan tinggi lain setiap tahunnya. Pernah menerima kunjungan Enny Yogi Sugito terkait Brawijaya Smart School (BSS), Rudi menganggap bahwa BSS merupakan sister school dari SMA Tunas Luhur Paiton.

Di gedung widyaloka, kunjungan kedua sekolah diterima Edy Suyanto, SH dari tim promosi Akademik UB. Kepada rombongan guru dan siswa, ia menjelaskan berbagai informasi terkait UB seperti program studi, beasiswa, serta fasilitas akademik dan non akademik.

Courtesy : Berita UB

Perguruan Tinggi Terbuka Untuk Pelajar SMA dan SMK

PIMNAS Ajang Silaturahim Ilmu Antar Mahasiswa

Technical Meeting PIMNAS 27

Technical Meeting PIMNAS 27

Kontingen Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional  Universitas Brawijaya ( PIMNAS UB) pada Senin (25/8) mulai melakukan aktifitas kegiatan PIMNAS 27. Kegiatan pertama adalah registrasi peserta. Registrasi dipusatkan di Gedung Prof. Sudarto Universitas Diponogoro (Undip).

Dr. Ir. Elok Zubaidah, MP sebagai Ketua Kontingen PIMNAS UB menyampaikan kepada PRASETYA Online kegiatan registrasi ulang PIMNAS setiap tahunnya pasti sangat sibuk sehingga untuk menghindari hal itu setiap bus yang membawa peserta PIMNAS disediakan dua Liason Officer (LO) tersendiri.

“Hal ini untuk memudahkan proses pendaftaran dan koordinasi kepada semua peserta. Setiap bus juga ada ketua koordinator masing-masing” ujarnya.

Elok juga menyampaikan pada hari pertama ini akan banyak sekali kegiatan selain registrasi yaitu Technical Meeting (TM), Bazar, Persiapan Power Point, Pemasangan Poster PKM sampai kegiatan Welcome Dinner pada malam hari.

“Walaupun kegiatannya padat, tapi karena peserta sudah didampingi LO, maka akan diefektifkan setiap acara,” pungkasnya.

Dimas Rizky salah satu peserta Kontingen PIMNAS UB menyampaian kesan saat tiba di Undip.

“Kesannya sampai Undip itu semakin semangat karena melihat kontingen lain terlihat antusias sehingga saya dan tim lebih terpacu untuk mendapatkan juara,”ucapnya.

Pada saat TM Ketua Umum PIMNAS Bambang Sulistiyono menyampaikan ajang PIMNAS ini merupakan media silaturahim ilmu diantara mahasiswa seluruh Indonesia.

“Harapannya ide-ide yang ditawarkan mahasiswa dalam PIMNAS bisa ditindaklanjuti dengan diskusi lebih mendalam dengan para ahli,” pungkasnya.

From : Prasetya Online

UB Ciptakan Lulusan Berwawasan Entreprenuer

UB Adakan Wisuda Periode VIII 2013/2014 Pada Sabtu (16/8)
UB Adakan Wisuda Periode VIII 2013/2014 Pada Sabtu (16/8)

Sebagai perguruan tinggi terbesar dan berkualitas di Indonesia,Universitas Brawijaya (UB) membimbing para lulusannya agar siap bersaing di dunia kerja. Bimbingan tidak hanya dilakukan dalam bentuk akademik tapi juga non akademik seperti entrepreneur atau wirausaha.

Universitas Brawijaya sangat mendukung upaya mahasiswa dalam menciptakan lapangan kerja. “Lebih baik menciptakan lapangan kerja dibandingkan mencari pekerjaan”. Demikian kalimat yang sering disampaikan Rektor kepada para alumni pada saat upacara pelepasan.

Upaya dan kerja keras yang selama ini dilakukan UB, mulai dari mengadakan Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan mengikutsertakan mahasiswa pada ajang kompetisi nasional dan internasional ternyata membuahkan hasil.

Banyak dari mahasiswa mampu menciptakan inovasi-inovasi terbaru yang bersifat aplikatif dan bermanfaat bagi masyarakat. Bahkan tidak sedikit pula yang sudah mendaftarkan Paten atau Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk produknya.

Sebut saja, Alat Kontrol Bagi Supir Bus yang Nakal (LAKBAN) karya mahasiswa Fakultas Teknik UB yang lolos dalam kompetisi The 2nd International Innovation, Design and Articulation (i-IDeA2014) Malaysia, saat ini sedang dalam pengajuan proses Paten melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UB. Sementara itu, Emergency Reporter on Underwear (ERROR ) karya mahasiswa FTP dan FT yang sudah lolos Program Kreativitas Mahasiswa DIKTI bidang Karsa Cipta (PKM-KC) diharapkan mampu mengurangi tingkat kekerasan yang dialami oleh Tenaga Kerja Indonesia (TKI) .

Tidak hanya mahasiswa yang mampu berkarya, beberapa waktu yang lalu tim laboratorium Bio sains UB juga berhasil menciptakan alat pendeteksi dini Diabetes Melitus (DM) bernama Kit Diagnostik (produk rapid test autoimmune) GAD 65. Kit Diagnostik merupakan salah satu produk unggulan Laboratorium Biosains UB hasil kerjasama dengan PT Biofarma Bandung yang siap di launching  tahun ini.   Produk tersebut berfungsi untuk deteksi dini bagi pasien  DM Tipe 1 berbasis Reverse flow Immuno chromatoghraphy: RAPID TEST Autoimmunue  Marker autoantibodi GAD65 yang merupakan kit diagnostik dini untuk penyakit diabetes.

Salah satu tim peneliti, Prof. Dr. Aulanniam, drh. DES mengatakan bahwa Kit Diagnostik yang siap dipasarkan mempunyai harga yang bisa dijangkau oleh semua kalangan masyarakat.

Selain membekali mahasiswa dengan kemampuan wirausaha , UB juga membantu lulusan lewat Job Placement Center (JPC). JPC UB akan membantu menyalurkan para alumni dan mempersiapkan alumni dalam menghadapi dunia kerja. Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain dengan mengadakan Job Fair dan mengadakan pelatihan seperti training menulis lamaran kerja.

Memberikan bimbingan kewirausahaan dan membangun JPC merupakan upaya UB dalam mempersiapkan alumninya di masyarakat. Sesuai dengan kualifikasi perguruan tinggi atau program studi yang bagus itu lulusannya enam bulan sudah terpakai di masyarakat.

“Kita ini kan seperti pabrik, sehingga perguruan tinggi sekarang tidak hanya bertugas memproduksi aja. Setelah lulus kita tidak boleh membiarkan saja, maka kita harus menjual ke masyarakat. Kampus tidak hanya meluluskan tapi membantu mencari pekerjaan sehingga masa tunggu menjadi lebih cepat,”kata Rektor UB, Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS.

Selain itu, Rektor UB, Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS dalam pidatonya dihadapan para wisudawan mengatakan bahwa lulusan diharapkan mampu menjadi sosok yang mandiri, kreatif dan inovatif, sebagai pelopor dan penggerak pembangunan.

“Untuk itu, saudara harus mempersiapkan diri dengan baik, agar kehadiran Saudara ditengah-tengah masyarakat dapat diterima dengan baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang sedang membangun ini,” katanya.

Dengan bekal IPTEK serta berbagai bekal kecakapan hidup yang diterima selama kuliah, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam pembangunan, mengajak masyarakat untuk menatap hari esok yang lebih baik, yakni melalui ide-ide cemerlang untuk menggali potensi yang belum tertangani serta memecahkan berbagai permasalahan yang ada di negara kita.

“Inilah yang didambakan oleh UB yang menetapkan arah pengembangan dirinya menuju “Entrepreneurial University” yaitu suatu universitas yang mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya bisa mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Prof Bisri.

Pada Pelaksanaan Wisuda Program Vokasi, Sarjana , dan Pasca Sarjana Periode VIII Tahun Akademik 2013/2014, UB meluluskan sebanyak 1051 mahasiswa dengan nama-nama wisudawan Terbaik untuk setiap Program dan di Fakultas dengan kriteria IPK tertinggi dan lama studi tercepar, sebagai berikut: pertama, Program Sarjana: Ramadhanif Condro Wibowo, S.E. (FEB); Windy Permata Anggun, S.H. (FH); Achmad Khotim, S.AB. (FIA); Dwi Ratih A N, S.P (FP); Safitri, S.Pt (FPt); Paramita Dwi Putri Pranyata, S.T. (FT); dr. Christian Surya Eka Putra, S.Ked (FK); Erna Wijilestari, S.Pi (FPIK); Syarifa Elfira, S.Si (FMIPA); Nur Aulya F, S.TP (FTP); Yuventine Maya Diasmara, S.IP (FISIP); Izzatur Rahmaniyah, S.S (FIB); Samha Sholikhatin, S.Kom (PKH); Faldy Hildan Feizar, S.Kom (PTIIK). Pascasarjana Angky Wahyu Putranto, M.P dan Dr. Ir. Anis Rosyidah, MP. Program Pendidikan Vokasi Christian Dian, A.Md.

From : Prasetya Online

Ralat Jadwal Kegiatan Mahasiswa Baru Jalur SNMPTN Tahun 2014

PENGUMUMAN
Nomor: 3447/UN10/AK/2014

Ralat Jadwal Kegiatan Mahasiswa Baru Jalur SNMPTN Tahun 2014

Berdasarkan Pengumuman Nomor : 3370/UN10/AK/2014 tentang Penetapan UKT jalur SNMPTN, jadwal bagi mahasiswa baru yang telah mencetak Form 3 dan 4 (telah mendapatkan NIM) kegiatan Upacara Penerimaan dan Pengenalan Kehidupan Kampus (PKK Maba) UB diadakan perubahan sebagai berikut:

No Kegiatan Tanggal Waktu Tempat Pakaian Ket
1. Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru & PKK Maba UB 1/2 September 2014 06.30 – 17.00 WIB. Lapangan Upacara Rektorat Universitas Brawijaya Lihat pada penugasan PKK Maba Tgl. 1 September 2014 Grup I :
Cluster 1 – 12Tgl. 2 September 2014 Grup II:
Cluster 13-24
(Grup I Libur)
2. PKK – MABA 3 s/d 4 September 2014 06.30 – 17.00 WIB. Fakultas Masing-masing Idem
3. Perkuliahan Semester Ganjil 2014/2015 8 September 2014 Sesuai jadwal Fakultas Masing-masing Bebas dan Rapi

  1. Pembagian Cluster Upacara lihat di Form 3, Penugasan PKK Maba akan diumumkan kemudian di http://www.selma.ub.ac.id
  2. Tidak ada kegiatan apapun di Universitas maupun Fakultas sebelum Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru, semua pengumuman resmi tentang mahasiswa baru akan dikeluarkan melalui web site resmi mahasiswa baru UB di http://www.selma.ub.ac.id

Malang, 18 Juli 2014
Rektor,

Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS
NIP. 195811261986091001

Kuliah Tamu Sharif C. Sutardjo : "Blue Economy dalam Pengembangan Perikanan dan Kelautan Indonesia"

Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sharif C. Sutardjo memberikan Kuliah Tamu pada Silaturahmi Himapikani Wilayah IV di UB

Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sharif C. Sutardjo memberikan Kuliah Tamu pada Silaturahmi Himapikani Wilayah IV di UB

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan jumlah pulau sebanyak 17.504. Berada pada posisi geo-strategis dengan kurang lebih 40% lalu lintas perdagangan barang dan jasa melintasi perairan Indonesia, dan bahkan 70% produksi minyak dan gas nasional berasal dari wilayah pesisir dan lautan Indonesia. Sumber daya hidrokarbon khususnya minyak dan gas yang tersedia di 60 titik cekungan juga masih cukup besar. Dengan potensi kelautan yang sangat besar, baik berupa Sumber Daya Alam (SDA) terbarukan seperti perikanan maupun SDA tak terbarukan seperti mineral, minyak dan gas perlu adanya perbaikan maupun pengembangan sektor kelautan di Indonesia.

Demikian diungkapkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sharif C. Sutardjo saat mengisi Kuliah Umum dalam rangka Silaturahmi Himpunan Mahasiswa Perikanan dan Kelautan (Himapikani) Wilayah IV bertemakan “Blue Economy dalam Pengembangan Perikanan dan Kelautan Indonesia” yang berlangsung di Aula Gedung Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB), Minggu (8/6) yang juga dihadiri oleh Pembantu Rektor III UB Ir. H.R.B. Ainurrrasyid, MS.

Dalam kaitannya dengan pengembangan perikanan dan kelautan berbasis Blue Economy, Sharif memamarkan bahwa sitem ekonomi konvensional sudah tidak mampu menyerap konsep hakiki pembangunan berkelanjutan, terutama faktor keseimbangan antara manusia dan alam. “Dengan budaya eksploitatif serta keterbatasan sumber daya alam memunculkan perubahan paradigma dari sistem ekonomi konvensional ke Green Economy dimana sistem tersebut telah cukup mampu mendorong system envestasi low carbon, resource efficient, clean, waste minimizing and ecosystem enhancing activities, tetapi sistem ekonomi yang berlaku dilihat seperti adanya dan kurang menyentuh akar permasalahan. Blue economy merupakan pengkayaan green economy atau green economy yang disempurnakan. Dimana konsep blue economy mencontoh alam, bekerja sesuai dengan apa yang disediakan alam dengan efisien, tidak mengurangi tapi justru memperkaya alam”, bebernya.

Sharif juga mengungkapkan bahwa arah kebijakan pembangunan kelautan Indonesia tahun 2015 – 2019  yang sesuai dengan visi misi Kementrian Kelautan dan Perikanan Indonesia yaitu pengembangan kelautan dan perikanan yang berdaya saing dan berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat diantaranya adalah dengan pengembangan kawasan ekonomi kelautan dengan pendekatan blue economy.

Courtesy : Prasetya UB

Alat Pasteurisasi Jus dari FTP UB

AISI PRO (Automatic Juice Pasteurisation)

AISI PRO (Automatic Juice Pasteurisation)

Tingginya potensi buah di Indonesia tidak berbanding lurus dengan daya tahan beragam produk olahannya. Salah satu produk olahan buah yang mudah dan paling banyak peminatnya adalah jus atau sari buah. Namun pengolahan dengan cara yang sudah umum tidak dapat mempertahankan kesegaran jus buah. Inilah yang mendasari dibuatnya alat Automatice Juice Pasteurization (AISI PRO) oleh tiga orang mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya.

Alat yang dirancang dan dibuat oleh Agung Heru Yatmo, Indrawan Cahyo Adileksono dan M.Bagus Widyatma ini menggunakan arus listrik untuk mengawetkan jus atau olahan sari buah. “AISI PRO berbasis Ohmic Heating, metode pemanasan menggunakan aliran listrik secara langsung. Untuk mencapai suhu 80 derajat hanya dibutuhkan waktu sekitar 64 detik”, ujarnya.

Menurut Agung, produk olahan jus tidak bisa disamakan. “Buah dengan kadar keasaman (Ph) dibawah 4 lebih mudah bercampur ragi dan jamur, pemanasannya butuh 60-80 detik. Sedang buah dengan Ph diatas 4 lebih tahan lama”, ujarnya.

AISI PRO adalah produk Program Kreatifitas Mahasiswa Karya Cipta. Dengan waktu pembuatan 2 bulan, alat ini mampu menjaga kandungan vitamin dalam jus tidak berkurang banyak atau bahkan hilang. “Dalam 100 ml jus manga, vitamin yang terkandung sekitar 6.59 mg, setelah dipanaskan masih menyimpan 6,48 mg”,ujar Agung. Melalui alat ini, Agung berharap dapat mengurangi penggunaan pengawet dan meningkatkan daya simpan olahan jus buah.

Courtesy : Prasetya Online

Tiga Mahasiswa FPIK Gagas Nusantara Park Undewater di Pulau Sebatik

Tim FPIK UB raih Juara Tiga setelah tawarkan Nusantara Park Underwater
Tim FPIK UB raih Juara Tiga setelah tawarkan Nusantara Park Underwater

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki potensi pariwisata yang besar untuk dikembangkan. Salah satu pulau yang memiliki potensi tersebut adalah Pulau Sebatik yang berada di daerah perbatasan.

“Selama ini Pulau Sebatik lebih difokuskan pada kegiatan perdagangan, padahal ada potensi pariwisata yang besar untuk dikembangakan yaitu pariwisata bawah laut berbasis bio rock,” ungkap Euis Zulfiaty kepada PRASETYA Online.

Euis berserta  dua temannya, Citra Nilam Cahya dan Siti Aniqatul Munamaze mendapatkan penghargaan Juara Ketiga atas konsep yang ditawarkan pada Lomba Karya Tulis Nasional Psp Competition 2014 Universitas Hasanuddin pada Senin (28/5).

“Kami menggagas konsep pariwisata bawah laut dibantu pembimbing kami yaitu Ir. Sukandar, MP bertema Nusantara Park Undewater Wisata Bahari Berbasis Bio Rock Sistem dengan Ikon-Ikon Nusantara di Pulau Sebatik di Kalimantan Timur Guna Penguatan Kawasan Perbatasan,” jelasnya.

Konsep Bio Rock ini akan diterapkan di sekitar pulau sebatik dengan membentuk terumbu karang menjadi ikon-ikon bangunan nusantara seperti candi borobudur, prambanan, tugu monas dan ikon bangunan lain. Harapannya dengan adanya konsep ini selain menjadikan Sebatik sebagai pariwisata juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat disekitar.

Courtesy : Prasetya UB

Menghitung Passing Grade SNMPTN dan SBMPTN

20120407_092615_sarjana-1

Ada bberapa kesalahan dalam memahami passing grade untuk tiap-tiap jurusan dalan PTN. Adapun kesalahannya adalah:

# Pada dasarnya, PTN manapun tidak akan memberikan bocoran tentang passing grade kepada pihak-pihak tertentu. So, passing grade yang kita ketahui ini adalah buatan bimbel yang sengaja dibuat untuk acuan kelulusan atau kemampuan dalam menjawab soal.

# Passing Grade adalah sesuatu yang sifatnya Dinamis. Artinya, setiap periode SNMPTN memilikistandar tersendiri untuk jurusan-jurusan tertentu setiap tahunnya.

#Sejatinya passing grade bukanlah standart kelulusan dalam SNMPTN, tapi keketatan karena SNMPTN bertujuan untuk menyeleksi yang baik dari yang terbaik, bukan menilainya.

Ada cara untuk menghitung passing grade dalam menjawab soal-soal SNMPTN tahun lalu atau Try Out untuk menghadapi SBMPTN.

Contonya anda mengerjakan Soal SNMPTN tahun lalu, dan kemudian cocokkan jawaban dengan kunci jawaban yang tersedia.

Terus hitung passing grade anda dengan rumus berikut:

Passing Grade = (B x 4) – ( S x 1) x 100

                                     JS x 4

Keterangan:

B = Jumlah jawaban benar

S + Jumlah jawaban salah

JS = Jumlah soal

Passing Grade SNMPTN Paijo

Contohnya:

Hari pertama (materi dasar), Paijo menjawab 25 Soal SBMPTN dengan benar dan 25 soal dengan salah, dan 25 soal tidak dijawabnya.

Cara menghitungnya:

 (25×4) – (25×1) x 100  = 25

75 x 4

Courtesy : Tentang SNMPTN

Kaltim Prima Coal Kenalkan Good Mining Practice

Kuliah Tamu Kaltim Prima Coal

Kuliah Tamu Kaltim Prima Coal

PT Kaltim Prima Coal bekerja sama dengan Biro Administrasi Kemahasiswaan, Universitas Brawijaya menyelenggarakan Seminar Sehari “Good Mining Practice”. Acara ini diselenggarakan pada Kamis (05/6) lalu di Samanta Krida, Universitas Brawijaya.

Kegiatan yang diikuti oleh hampir tiga ribu mahasiswa UB ini dibuka secara resmi oleh Rektor UB, Prof.Dr.Ir. Yogi Sugito. Dalam sambutannya, Rektor menjelaskan sudah ada kerjasama dengan PT KPC. “Kerjasama antara UB dan PT Kaltim Prima Coal sudah berlangsung lama, salah satunya dengan ada seminar sehari ini. Alumni UB juga ada yang bekerja di PT KPC, bahkan para alumni sudah mempersiapkan beasiswa untuk mahasiswa UB”,ujarnya.

Pembicara dalam kegiatan ini antara lain Chief Executive Editor PT Kaltim Prima Coal, Endang Ruchijat dan Chief Operation Officer, R. Utoro. Good Mining Practice adalah rangkaian tahapan dari perizinan perusahaan, keselamatan pekerja dan juga kepedulian atau reklmasi lingkungan bekas tambang.

Courtesy : Prasetya UB

Prof. Yogi Sugito Resmikan Masjid Raden Fatah UB

Prof Dr Ir Yogi Sugito ketika memberikan  kata sambutan kepada seluruh undangan
Prof Dr Ir Yogi Sugito ketika memberikan kata sambutan kepada seluruh undangan

Di era modern bangunan masjid tidak serta merta sebagai tempat ibadah semata, masjid bisa menjadi salah satu tempat yang dapat memajukan perekonomian sebuah negara. Di negara eropa, masjid bisa menjadi berbagai macam pusat pengetahuan, sebuat saja sebagai tempat belajar seperti student center, perpustakaan, tempat publik yang dapat disinggahi oleh kalangan masyarakat banyak, atau menjadi salah satu tempat galeri seni yang bertemakan islam baik dari arsitek bangunan yang dibuat ataupun pernak-pernik di dalamnya. Bahkan dewasa ini pembangunan masjid juga berkembang pesat dengan adanya berbagai fasilitas-fasilitas pendukung yang dapat menarik perhatian masyarakat. Paparan tersebut sempat diutarakan Prof. Dr. Ali Azis M.Ag kepada seluruh sivitas akademika Universitas Brawijaya (UB) dalam ceramah interaktif di Masjid Raden Patah UB.

Bersama segenap jajaran pimpinan UB dan para mahasiswa, Masjid Raden Fatah akhirnya berhasil diresmikan oleh Prof. Dr. Ir. Yugi Sugito selaku Rektor UB pada Rabu (4/5). Masjid yang masih dalam proses pembangunan tersebut diharapkan nantinya tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah saja, melainkan dapat menjadi tempat untuk berkomunikasi, sarana belajar bagi mahasiswa dan fasilitas pelayanan keagamaan. “Setidaknya, membutuhkan waktu dua tahun lagi untuk menyelesaikan masjid Raden Fatah menjadi sebuah tempat ibadah yang indah sesuai dengan kampus kita,” ujar Prof Yogi.

Rektor UB memotong pita sebagai tanda diresmikannya Masjid Raden Fatah
Rektor UB memotong pita sebagai tanda diresmikannya Masjid Raden Fatah

Masjid yang terdiri dari tiga lantai ini, nantinya akan dilengkapi 14 ruang kelas demi mendukung proses belajar mengajar pendidikan agama bagi mahasiswa UB. Selain itu, akan dibangun juga fasilitas pendukung yang dapat membantu warga UB di bidang keagamaan. “Intinya, membuat suasana masjid tidak hanya religus namun juga nyaman bagi semua kalangan,” tambahnya.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita serta penandatanganan prasasti. Kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung sarana prasarana masjid dan ceramah dan dialog interaktif. Dalam ceramah tersebut, Prof. Ali Azis berharap dengan dibangunnya masjid Raden Fatah, wawasan mahasiswa dan warga dilingkungan UB bisa bertambah. Bertambah dalam artian dapat membaca wacana keagamaan disertai keilmuan dan cara pandang yang luas. Agar nantinya, tidak bermunculan masyarakat islam yang skeptis terhadap sekitarnya. Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya tersebut juga berpesan agar kedepannya Masjid Raden Fatah dapat digunakan ataupun dikunjungi oleh seluruh lapisan masyarakat. “Seperti di masjid-masjid modern, bangunan masjid tidak diperuntukkan sebatas untuk warga muslim saja, namun warga non-muslim dapat mengunjungi masjid untuk mengenal, belajar, berinteraksi dengan agama islam. Apalagi lingkungan UB adalah lingkungan yang diisi orang-orang intelektual, proses belajar dan edukasi itu tidak menjadi halangan walau adanya perbedaan  keyakinan. Hal itu sejatinya dapat menjadi sebuah refleksi bagi kehidupan kampus UB,” pungkasnya.

Courtesy : Prasetya UB

Tips Hidup Hemat Ala Mahasiswa Pas-pasan

100rb

Hidup sebagai mahasiswa merupakan salah satu hal yang paling berkesan dalam hidup. namun, jangan anda kira semua mahasiswa itu anak orang kaya, hidupnya cuma foya foya ngabisin duit orang tua. Itu hanya sebagian mahasiswa. Sisanya, hidup menderita kelaparan tiap hari. Suer, saya ga bohong. Minimal itu yang pernah saya alami.

Sebagian mahasiswa datang dari keluarga miskin atau hampir miskin. Waktu dulu saya kuliah (sekitar tahun 2003-008) saya hanya mendapat uang bulanan 200-300 /bulan selama kuliah. Eith tunggu dulu, itu bukan uang makan aja ya, itu sudah termasuk untuk bayar listrik, beli kebutuhan harian, beli kebutuhan kuliah dan termasuk makan. ya kalau di asumsikan sehari saya habis 10ribu. Jika uang 10 ribu dibelanjakan, itu paling makan 2 kali, sisanya buat lain lain. makanya penting bagi mahasiswa baru yang datang dari keluarga pas pasan seperti saya untuk membiasakan hidup hemat, ga usah banyak gaya, simple, sederhana. Inilah tip tip untuk hidup hemat ala mahasiswa pas pasan khususnya  untuk mahasiswa di jogja. Jika anda merasa seperti ini, santai saja, ada ribuan mahasiswa yang mengalami hal yang sama, “You are not Alone!”.

Ingat, tips ini untuk mahasiswa yang memang dari ortu dikirim pas pasan, jangankan buat foya foya, rekreasi atau pacaran, untuk makan aja susah. jadi inilah tips super hemat yang bisa anda coba!

Minum Air putih saat makan diwarung

Jujur saja, sampai sekarang saya lebih memilih air putih ketimbang ES TEH atau es jeruk. Dulu waktu kuliah emmang demi hemat duit, coba bayangkan kalau Es teh 1.500 saat ini, dikalikan 3 kali makan sehari, itu sudah 4.500, nah kalau sebulan di total sekitar 135.000, nah jika kita asumsikan sekali makan 6 ribu, maka kita bisa makan 22 kali lagi. iya ga?

Makan sehari 2 kali.

Jika ternyata tips pertama juga, uang masih kurang untuk hidup sebulan, langkah selanjutnya adalah makan 2 kali sehari. ternyata, sampai saat ini, banyak juga mahasiswa yang makan 2kali sehari. ini bukan karena ingin diet, ini hanya karena duit ga cukup untuk makan 3 kali sehari. dengan makan 2x sehari, dengan asumsi sekali makan 6.000 , maka dalam sebulan, kita hemat 180.ribu perbulan, nah loh. lumayan kan!

Puasa

Anda sudah mengikuti tip satu dan dua, namun, jatah bulanan juga tetap ga cukup karena kebutuhan  kuliah sangat banyak  semantara anda tidak ingin membebani orang tua? puasa daud atau senin kamis. Anda cukup makan sehari sekali, karena waktu sahur anda cukup minum air putih atau kurma. selain hemat duit, ada nilai ibadahnya kan sekaligus mengurangi nafsu yang lain.

Masak sendiri

Masak sendiri adalah tip selanjutnya, anda tinggal beli lauk atau sayur seperlunya.. kalau perlu, bawa beras dari kampung jika keluarga anda petani, Eit, ga usah malu, kalau buat sendiri, beras 15kg itu lebih dari cukup selama sebulan.

Jual atau gadai barang

Jika terpaksa, gadaikan saja barang  jika kebutuhan mendadak, jual kertas bekas atau mungkin hardisk bekas yang sudah ga kepakai, intinya apa sajalah yang bisa jadi duit.  yang penting jangan menjual atau menggadaikan diri. kasihan orang tuamu dirumah 🙂

Kerja Part time

Coba cari kerja partime, selain memenuhi kebutuhan, juga bisa dijadikan pengelaman kerja, banyak kok pekerjaan parttime, jadi tukang cuci piring, jaga warnet, bimbingan belajar, mprivat anak Sekolah atau jadi assisten dosen/praktikum bisa mengurangi beban ekonomimu dan insyallah setelah lulus anda menjadi manusia yang lebih tangguh!

Ngutang temen

Anda sudah mengikuti tips diatas tapi tetap aja masih kurang, ya maugimana lagi, ngutang ma teman, biasakan ngutang dari teman yang hidup dengan orang tua, jangna ngutang ke teman yang sama sama hidup sengsara di kos ya!.Dan jangan lupa, balikin duit secepatnya kalau kamu sudah ada uang.

Nah, itu saja dulu semoga bermanfaat. Percaya deh, setelah kesulitan itu ada kemudahan dan sehabis kuliah pasti anda merasakan manfaat hidup prihatin waktu kuliah benar benar terasa. Nanti coba anda bandingkan kualitas anda dengan teman yang hidup serba kecukupan waktu kuliah dan setelah kuliah, sayu yakin anda  akan bersyukur karena waktu kuliah anda serba pas pasan!.

Courtesy : Jejak Candra

Lulus Kuliah, Saatnya Cari Kerja

pengusaha-sukses

Setelah lulus kuliah, para sarjana berharap segera mendapatkan pekerjaan.

Wisuda menjadi momen yang paling ditunggu semua mahasiswa. Pasalnya, momen ini merupakan titik tolak seorang mahasiswa menjadi profesional muda.

Kebanyakan lulusan baru (fresh graduate) akan bersemangat dan memasang target tinggi untuk diterima bekerja di perusahaan idaman mereka. Padahal, perburuan mencari pekerjaan tidak semudah yang dibayangkan. Berikut ini beberapa pandangan yang dapat menjadi acuan para fresh graduate dalam mencari kerja, seperti dilansi Full Site, Jumat (30/5/2014).

Mencari kerja bukan tentang diri Anda

Ide tentang pekerjaan impian yang Anda miliki bisa jadi sama dengan yang dipikirkan orang lain. Sayangnya, banyak lulusan baru berpikir bahwa mereka adalah satu-satunya kandidat yang layak mendapatkan pekerjaan impian tersebut. Hal yang perlu diperhatikan adalah, bagaimana cara Anda menjadi berbeda di antara ratusan hingga ribuan kandidat lain yang melamar untuk posisi sama?

Anda tidak sebaik yang Anda kira

Meski Anda memiliki IPK tinggi, pengalaman organisasi segudang, prestasi akademik dan non-akademik selangit, semua hal itu tidaklah penting. Hal yang penting adalah bagaimana perusahaan berpikir tentang Anda. Jadi, jika Anda tidak dapat mengomunikasikan berbagai keunggulan tadi, maka Anda tidak akan mendapatkan kesempatan.

Diundang interview bukan berarti Anda dapat pekerjaan

Tujuan utama sebuah interview kerja adalah untuk mendapat tawaran pekerjaan, bukan diterima bekerja. Jadi, camkan baik-baik pemikiran tersebut sebelum Anda menghadiri sesi wawancara kerja.

Gaji bukan negosiasi

Nominal gaji adalah salah satu subjek penting yang dibicarakan dalam proses wawancara kerja. Sayangnya, tidak semua perusahaan berpikir bahwa nominal gaji dapat dinegosiasikan. Ia lebih kepada fase “serah terima”.

Ilustrasinya begini. Setelah serangkaian wawancara kerja, Anda mendapat tawaran pekerjaan. Dan Anda berpikir gaji yang ditawarkan perusahaan terlalu kecil karena Anda menganggap diri Anda sebagai sarjana terbaik sepanjang masa. Kemudian Anda mulai menegosiasikan gaji Anda agar dapat lebih tinggi, sebab Anda berasal dari kampus terbaik, lulus dengan pujian, aktif di berbagai kegiatan ekstrakurikuler dan berpengalaman sebagai pemimpin di organisasi kampus. Jadi, Anda tidak akan mengambil tawaran tersebut kecuali Anda mendapatkan gaji yang lebih tinggi.

Sekarang, coba berpikir dari sisi perusahaan. Pertama, mereka tidak mengenal Anda. Mereka belum mendapatkan keuntungan dari Anda. Mereka menawarkan Anda sejumlah uang dengan harapan Anda dapat memberikan mereka lebih banyak lagi di masa depan. Menurut perusahaan, mempekerjakan Anda adalah investasi mereka, dan bukan negosiasi.

CV menjadi awal interview kerja

Mengingat banyaknya saingan dalam satu lowongan pekerjaan, maka Anda harus berbeda dari mereka. Dan hal ini dimulai dari curriculum vitae (CV) yang Anda kirimkan ke perusahaan.

Ketika mengirimkan CV, ingatlah bahwa perusahaan yang Anda tuju tidak mengenal Anda. Jadi, berikan alasan yang tepat pada CV Anda, mengapa perusahaan harus mengundang Anda dalam sebuah wawancara kerja.

CV sebaiknya tidak terlalu panjang. Jika bisa, cukup satu halaman dan hanya menunjukkan pengalaman kerja yang relevan dengan lowongan yang sedang Anda lamar.

Deskripsikan pengalaman Anda sespesifik mungkin. Jangan hanya menulis “mampu menjadi pemimpin”. Tetapi jabarkan apa yang Anda lakukan dalam urusan memimpin, bagaimana Anda melakukannya dan bagaimana hasilnya.

Ini bukan tentang sekolah Anda

Lulus dari sekolah yang bagus hanya memberikan sedikit kesempatan CV Anda dilirik dua kali. Bagaimanapun reputasi sekolah Anda, para manajer personalia akan mencari kandidat yang dapat mengisi posisi yang sedang lowong. Jadi, pastikan Anda menuliskan kualifikasi yang mereka butuhkan dalam CV.

Hidup tidak adil

Ini hanyalah pengingat. Sebaik apa pun Anda mempersiapkan diri, berkomunikasi dengan pewawancara tentang pengalaman dan pencapaian Anda, akan ada masanya ketika Anda tidak mendapatkan tawaran pekerjaan. Jika ini terjadi, jangan terpuruk. Anda sudah melakukan semua bagian Anda. Mungkin kesempatan itu bukan untuk Anda.

Courtesy : Okezone