Belajar Seru di Media Sosial

Ilustrasi. (Foto: Reuters).

Ilustrasi. (Foto: Reuters).

BELAJAR bisa dari mana saja. Buat kamu yang aktif di media sosial, lewat media ini pun banyak ilmu yang bisa diambil, asal tahu gimana caranya. Ngobrol seru bareng teman-teman, reuni habis ketemu akun kawan lama, diskusi dan bertukar pikiran, update status galau, sampai stalking akun media sosial orang lain, kira-kira itulah gambaran umum penggunaan sosial media di kalangan anak muda sekarang. Bagus sih kalau dipakai untuk bersilaturahmi dan berdiskusi.

Tapi kalau terus-terusan update status setiap menit, yang kebetulan ngebaca bisa-bisa terganggu juga dengan kebiasaan kita. Stalking pun sebetulnya bisa dikategorikan pelanggaran privasi orang lain loh. Kalau ketahuan dan orangnya enggak suka, bisa berabetuh. Terus, kecanduan media sosial sampai keterusan, juga enggak baik dari segi kesehatan.

Bayangkan waktu yang terbuang, jam tidur pun berkurang, dan mata jadi cepat lelah. Padahal di media sosial kita bisa meraup banyak ilmu. Belajar enggak hanya bisa dilakukan di kelas dan melalui buku saja. Kita bisa tambah pintar dan kreatif hanya dengan bermodalkan social mediayang kita miliki. Sudah begitu, gratis pula. Well, ada juga sih yang berbayar. Kalau pintar memilih, sebenarnya yang gratisan juga enggak kalah dari yang berbayar.

You Can Learn… Anything!

Berapa banyak akun media sosial yang kamu punya? Hmm… ada Twitter, Facebook, Path, Instagram, sampai YouTube. Wah, banyak banget tuh. Sudah begitu, semua akun media sosialmu juga selalu rutin dicek dan di-update, biar enggak ketinggalan berita. Bayangkan, kalau belajar dari Twitter saja, sudah cukup banyak akun yang fokus membahas bidang ilmu tertentu, seperti bahasa Inggris, fotografi, geologi, dan sebagainya. Belum lagi di YouTubedan Facebook, ada kelas menulis novel, belajar bahasa Jepang, hingga beragam tutorial memasak, bermain musik, sampai tutorial hijab.

Rata-rata mereka ini membagikan ilmunya secara gratis. Eh, tapi penasaran enggak kenapa ada orang yang mau bagi-bagi ilmu lewat media sosial? Gratis lagi. Ada Wahyu Aditya, pendiri dan CEO HelloMotion yang menyebarkan “virus” #BeraniMenggambar di Twitter dan YouTube. Tujuannya agar setiap orang tidak lagi ragu menuangkan gagasannya dalam bentuk gambar.

Social media dekat dengan sehari-hari dan pengaruhnya cepat. Sejauh ini tanggapan followers pun positif. Saya sempat terkejut kalau ada teman-teman yang curhat dari awalnya enggak suka menggambar sampai senang menggambar,” kata Waditya, sapaan akrabnya.

Terbukti, media sosial menjadi wadah yang enggak kalah efektif untuk belajar dan berbagi ilmu. Neno Sofyaniek, penggagas English Tips For You alias @EnglishTips4U pun mengungkapkan hal serupa. Menurut dia, berbagi ilmu lewat media sosial implikasinya besar.

“Kami ingin bilang, belajar dan bisa berbahasa Inggris itu penting. Saya sendiri sudah merasakan banyak manfaatnya, mengetahui banyak hal, informasi, dan pengetahuan karena bahasa pengantarnya kebanyakan bahasa Inggris. Bertemu orang asing pun jadi lebih percaya diri,” kata perempuan yang juga berprofesi sebagai pengajar di Active English Bali ini.

Materi bahasa Inggris yang dikemas secara fundan dekat dengan kehidupan sehari-hari terbukti menarik bagi followersnya yang kini mencapai lebih dari 70 ribu. Salah satu yang aktif mengikutinya ialah Ajeng Fajriani Nurasieta. Mahasiswi Jurusan Sastra Inggris Universitas Brawijaya ini mengaku senang mendapat materi dari @EnglishTips4Ukarena bisa belajar bahasa Inggris dengan cara yang asyik.

“Sesi favoritku ialah #EngGame karena aku bisa mengasah kemampuan, sudah sejauh mana aku menguasai bahasa Inggris,” ujarnya.

Belajar Asyik, Internet Sehat

Ternyata dengan belajar lewat internet, khususnya lewat media sosial, teman-teman pun sudah menerapkan pola berinternet sehat, yakni menggunakan internet sebagai sarana belajar dan menambah ilmu pengetahuan.

Bahkan, di beragam media sosial yang notabene hanya sering digunakan untuk “main-main”, banyak juga ilmu yang bisa diraup. Gimana enggak asyik tuh? Adapun yang penting nih, jangan lupa untuk tetap berpikir kritis. Lazimnya orang yang sedang menimba ilmu, jangan lupa bertanya dan cek ulang (cross check) fakta yang kurang dipahami.

Selain itu, sering-seringlah berdiskusi dan sharing mengenai materi yang didapat dengan sesama pengguna media sosial lain. Intinya dengan berpikir kritis, kita dapat terhindar dari keragu-raguan. Kemudian tetap gunakan bahasa yang sopan saat bertanya dan hindari topik yang berhubungan dengan SARA untuk menghindari perselisihan.

Enggak mau kan dikenal sebagai biang rusuh alias flamer di jagat dunia maya? Meski begitu, jangan ragu untuk mulai belajar di media sosial. Seperti kata Sarah Caldwell, “Learn everything you can, anytime you can, from anyone you can. There will always come a time when you will be grateful you did.” Ilmu yang diperoleh tidak akan sia-sia. Setuju enggak, teman-teman?

Courtesy : Okezone Kampus

10 Orang Indonesia Pertama yang Punya Akun Twitter

People holding mobile phones are silhouetted against a backdrop projected with the Twitter logo in Warsaw

Situs jejaring sosial Twitter kini telah berusia 6 tahun. Tanggal 21 Maret 2006 menjadi hari pertama ketika Twitter berhasil menampilkan kicauan (tweet) pertamanya yang dilontarkan oleh sang pendiri, Jack Dorsey. Twitter dengan cepat mengalami pertumbuhan jumlah pengguna di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia.

Nah, siapa saja orang Indonesia pertama yang membuat akun Twitter? Berikut 10 orang pertama tersebut :

1. Chris Prakoso dengan akun @mahadewa, bergabung sejak 26 Juli 2006

2. Reza Fabyan dengan akun @Reza, bergabung sejak 27 Juli 2006

3. Viking Karwur dengan akun @vikingkarwur, bergabung sejak 21 September 2006

4. Boy Avianto dengan akun @avianto, bergabung sejak 26 Oktober 2006

5. Ryan Koesuma dengan akun @koesuma, bergabung sejak 7 November 2006

6. Richard Andrew G dengan akun @chaard, bergabung sejak 8 November 2006

7. Thomas Arie Setiawan dengan akun @thomasarie, bergabung sejak 10 November 2006

8. Enda Nasution dengan akun @enda, bergabung sejak 13 November 2006

9. Satya Witoelar dengan akun @satya, bergabung sejak 13 November 2006

10. Nita Yuanita dengan akun @nitayuanita, bergabung sejak 13 November 2006

Siapakah orang Indonesia selanjutnya yang mendaftar di situs mikroblog 140 karakter itu? Data lengkapnya bisa dilihat di tautan ini.

Courtesy : KOMPAS

Inikah Nama Resmi Windows Blue ?

Windows Blue or integrate WP & Desktop & Tablet PC platform

Pekan lalu Microsoft mengakui keberadaan “Windows Blue”. Pekan ini, perusahaan software raksasa tersebut agaknya sudah menemukan nama yang pas untuk sistem operasi baru itu. Pengguna Twitter bernama Roman L (@AngelWZR) pada Selasa (2/4/2013) kemarin dalam kicauannya mengutip tautan yang menuju sebuah tangkapan layar komputer atau screenshot.

Dalam screenshot yang diambil dari Winforum.eu tersebut, tampak keterangan kode build Windows Blue yang lebih baru daripada build yang sempat bocor beberapa waktu lalu.

Versi build pada bocoran Windows Blue yang lalu adalah 9364, sedangkan screenshot Roman L menampilkan angka build 9375. Label sistem operasi ini tertulis sebagai “Windows 8.1 Pro”.

Sumber Microsoft yang dikutip oleh Cnet mengatakan bahwa “Windows Blue” akan tetap berada di bawah payung Windows 8 saat Microsoft merilis update Windows 8.1 ini, sama halnya dengan Windows Phone 7.5 yang merupakan bagian dari keluarga Windows 7.

Windows RT juga disebutkan bakal memperoleh update serupa bernama “Windows RT 8.1”. Belum diketahui apakah Microsoft akan menarik bayaran atau tidak untuk update Windows 8 dan Windows RT ini.

Apabila nanti Microsoft benar-benar memilih nama “Windows 8.1” untuk sistem operasi tersebut, boleh jadi update berikutnya tetap akan menggunakan skema nama yang sama, seperti “Windows 8.2” dan seterusnya.

Courtesy : KOMPAS

Kwartu, Kartu Nama Digital di Android

Kwartu, Kartu Nama Digital di Android

Pernah kerepotan menyimpan kartu nama kolega, atau lupa membawa kartu nama pribadi? Sebuah aplikasi kartu nama digital buatan lokal yang berjalan di sistem operasi Android coba memberi solusi atas masalah ini. Aplikasi itu adalah Kwartu, yang bisa diunduh gratis di Google Play Store oleh pemilik perangkat Android. Aplikasi yang dirilis sejak 17 Agustus 2012 ini mengganti kartu nama fisik menjadi digital.

Di Kwartu, pengguna bisa memasukkan nama, pekerjaan, alamat, kontak email dan nomor telepon. Nilai lebih yang ditawarkan Kwartu, ia menyediakan tautan ke situs web sampai akun jejaring sosial milik pengguna, seperti Facebook, Twitter, LinkedIn, Instagram hingga Blogspot dan WordPress. Semua itu dapat diakses hanya dengan sentuhan.

Nurmanjaya, penggagas aplikasi Kwartu mengatakan, saat ini Kwartu telah digunakan oleh 2.000 orang. Ide membuat aplikasi ini datang ketika ia kewalahan mencari kontak dari kartu nama fisik. “Penggunaan kartu nama digital akan lebih mudah dan sedia setiap saat ketimbang kartu nama biasa,” kata Nurman yang biasa menggunakan nickname DalangDigital di dunia maya.

Setelah mengunduh aplikasi di Google Play Store, pengguna bisa mendaftarkan dirinya di Kwartu. Isilah data-data yang hendak dicantumkan dalam kartu nama digital Anda. Seperti kartu nama pada umumnya, Kwartu punya sifat personal.

Pengguna dapat memilih sendiri desain, tata letak, hingga jenis dan warna huruf. Semua itu bisa diubah kapan saja sesuai keinginan.

Untuk bisa bertukar Kwartu, antar-pengguna harus sudah memasang aplikasi Kwartu di ponsel pintarnya. Hampir semua bagian yang ada pada Kwartu merupakan gerbang menuju link-link tertentu. Bila pengguna lain menyentuh bagian nama dari Kwartu seseorang, akan muncul deretan link untuk menuju ke situs web, blog, akun media sosial, dan akun lain terkait dengan nama bersangkutan.

Jika bagian nomor telepon disentuh, akan muncul dial pad yang siap untuk menyambungkan panggilan telepon ke nama yang bersangkutan. Sementara bila bagian alamat email disentuh, akan muncul pilihan email client (misalnya Gmail) yang bila disentuh akan menampilkan format email yang siap ditulis dan dikirimkan ke nama yang bersangkutan.

Dan, apabila bagian alamat lokasi atau domisili disentuh, akan muncul Google Maps yang menghadirkan peta lokasi dari alamat tersebut.

“Apapun yang diubah pada sebuah Kwartu akan diperbaharui seketika (real time-red) di semua telepon selular yang menyimpannya. Tak ada lagi nomor telepon atau alamat yang kadaluwarsa,” jelas Nurmanjaya.

Namun, secara keseluruhan, aplikasi Kwartu nampaknya masih harus terus dikembangkan dan diperbaiki. Aplikasi ini belum berjalan sempurna di semua perangkat Android. Pihak Kwartu berjanji terus menguji dan memperbaiki aplikasinya.

Kwartu sementara ini hanya tersedia di perangkat Android. Versi untuk iPhone sedang dalam proses pengembangan.

Courtesy : KOMPAS

Apa Kabar Google Plus, Sudah Salip Facebook ?

google-plus

Jejaring sosial Google+ yang telah berusia 2 tahun ingin seperti Facebook dan Twitter, yang dijadikan tempat bagi perusahaan dan organisasi untuk mempromosikan merek, produk atau jasanya di media sosial. Apakah Google+ sudah bisa menempel atau menyalip kedua pesaingnya tersebut? Namun apa daya, Google+ dinilai belum memiliki pengguna yang setia sehingga kurang efektif sebagai media pemasaran.

Masalah terbesar Google+ adalah, banyak pengguna yang lebih memilih berkomunikasi lewat Twitter dan Facebook. Jika banyak warga dunia yang tidak memakai Google+, maka pemilik merek juga enggan menghidupkan aktivitas media sosial di Google+.

“Di jaringan pribadi saya, hanya sedikit orang yang secara aktif menggunakan Google+,” kata Dan Nguyen Tan, wakil presiden penjualan dan pemasaran perusahaan sepeda Public Bikes. “Itu bisa menjadi alasan mengapa saya belum memikirkan hal itu (Google+) sebagai alat yang efektif,” tambahnya, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (14/5/2013).

Hingga kini Google+ mengklaim memiliki 135 juta pengguna. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan Twitter yang memiliki 200 juta pengguna, sementara Facebook punya 1 miliar pengguna dan masih jadi penguasa jejaring sosial internet.

Google juga mengklaim bahwa kini ada 100 merek yang sudah bergabung di Google+ dan memiliki 1 juta followers.

Waktu yang dihabiskan pengguna di layanan Google+ juga menjadi perhitungan. Menurut riset yang dilakukan Nielsen Media Research, rata-rata pengguna di AS menghabiskan waktu 6 menit 47 detik di Google+. Sementara di Facebook, pengguna menghabiskan waktu 6 jam. Perlu diketahui, data ini tidak termasuk aktivitas dari perangkat mobile.

Sekitar 40 persen dari perusahaan yang memiliki halaman di Google+, tidak pernah mempublikasi konten, atau jarang melakukan aktivitas. Sebanyak 17 merek, termasuk Nike dan Pepsi, tidak rutin mempublikasi konten bahkan dalam hitungan waktu sepekan.

Seorang juru bicara restoran cepat saji McDonald di Amerika Serikat mengatakan, perusahaan itu tidak aktif di Google+.

“Alasan utama kami lebih aktif di Facebook dibandingkan Google+, karena pelanggan dan target demografis kami lebih banyak menghabiskan waktu di Facebook,” ujar Dave Gilboa, pendiri perusahaan kacamata Warby Parker, yang berjualan secara online.

Berdasarkan survei informal yang dilakukan Reuters terhadap 100 merek global paling berharga tahun 2012 versi lembaga riset media Millwar Brown, menunjukkan, 72 perusahaan di antaranya memiliki akun Google+. Sementara jumlah perusahaan yang memiliki akun Facebook ada 87.

Kendati demikian, beberapa perusahaan yang aktif di Google+ melihat ada keuntungan tersendiri jika beraktivitas di layanan tersebut. Dave Gilboa mencatat, Google+ memiliki kemampuan sosial yang baik untuk konten promosi dalam bentuk video yang diunggah ke YouTube.

Beberapa perusahaan juga ingin mendapat keuntungan dari integrasi layanan Google+ ke layanan mesin pencari Google. Pengguna yang sering beraktivitas di Google+, akunnya akan masuk dalam baris depan pencarian di mesin pencari Google.

Courtesy : KOMPAS

Instagram Lebih Besar dari Twitter

Instagram

Lembaga riset Nielsen menemukan bahwa aplikasi digital untuk berbagi foto, Instagram, memiliki jumlah pengguna lebih besar di perangkat ponsel pintar dibandingkan aplikasi Twitter. Nielsen mencatat, setiap bulannya aplikasi Instagram digunakan oleh 32 juta pengguna ponsel. Prestasi ini membawa Instagram sebagai aplikasi ponsel pintar terpopuler nomor tujuh di dunia selama 2013. Sementara itu, Twitter berada di peringkat 10. Aplikasi mikroblog itu setiap bulannya digunakan oleh 30,8 juta pengguna ponsel pintar.

Riset Nielsen kali ini diukur sejak Januari hingga Oktober 2013 terhadap pengguna berusia 18 tahun ke atas yang memakai ponsel pintar berbasis iOS dan Android. Twitter memang masih memimpin dari sisi total jumlah pengguna, baik di perangkat mobile maupun komputer pribadi. Menurut data resmi kedua perusahaan, layanan Instagram digunakan oleh 150 juta pengguna dan Twitter sebanyak 230 juta pengguna pada kuartal ketiga 2013.

Kembali ke data Nielsen, lembaga riset ini mencatat Facebook masih memimpin sebagai aplikasi digital terpopuler sepanjang 2013. Jumlah pengguna Facebook di ponsel pintar mencapai 103,4 juta per bulan. Aplikasi yang dimiliki dan dikembangkan oleh Google terlihat mendominasi aplikasi terpopuler di ponsel pintar sepanjang 2013. Google Search berada di peringkat kedua, diikuti oleh Google Play, YouTube, Google Maps, dan Gmail.

Aplikasi peta digital Apple Maps berada di peringkat delapan dan aplikasi pemantau bursa saham Stocks berada di peringkat sembilan.

Berikut adalah data 10 aplikasi ponsel pintar terpopuler sepanjang 2013 menurut Nielsen:

Courtesy : KOMPAS

5 Negara yang "Ketinggalan" soal Facebook

facebook-kantor780x390

Facebook masih mendominasi penggunaan situs jejaring sosial di dunia, mengalahkan Twitter dan LinkedIn. Namun, di lima negara tertentu, Facebook bukanlah jawara situs jejaring sosial.

Dalam laporan penelitian bulan Juni 2012 yang dilakukan ahli strategi media sosial Vincenzo Cosenza asal Italia, tercatat bahwa Facebook masih mendominasi penggunaan situs jejaring sosial di 126 negara, dari 137 negara yang diteliti.

Data Vincenzo Cosenza diambil dari lalu lintas data di situs analisis web Alexa dan Google Trends. Eropa, menurut Vincenzo Cosenza, merupakan benua dengan pengguna Facebook terbanyak, yakni 232 juta pengguna. Selanjutnya ada Amerika Utara dengan 222 juta pengguna dan Asia 219 juta pengguna.

Namun, di lima negara, Facebook bukanlah jejaring sosial terbesar. Situs VKontakte dan Odnoklassniki menjadi jejaring sosial terkuat di negara-negara berbahasa Rusia. QZone dari Tencent menguasai daratan China, Zing di Vietnam, kemudian Cloob yang tampaknya lebih diminati masyarakat Iran, serta Drauglem yang menguasai Latvia.

Berikut adalah peta situs jejaring sosial di dunia:

Peta penggunaan situs jejaring sosial di dunia - Juni 2012

Courtesy : KOMPAS

Facebook Ditinggal Jutaan Pengguna

fb1

Dominasi Facebook dalam dunia jejaring sosial internet sudah mulai terancam oleh kehadiran pendatang baru. Menurut sebuah survei, setiap bulannya, Facebook mulai kehilangan jutaan penggunanya di pasar besar. Pengguna mencari jejaring sosial lain yang lebih “segar”.

Menurut survei yang dilakukan Socialbakers, Facebook kehilangan 6 juta pengunjung dari Amerika Serikat (AS) atau turun sebanyak 4 persen pada Maret 2013. Sementara di Inggris, jejaring sosial itu kehilangan sekitar 1,4 juta pengguna atau turun sebanyak 4,5 persen pada Maret 2013. Dalam enam bulan terakhir, menurut Socialbakers, Facebook telah kehilangan pengunjung bulanan mencapai 9 juta di AS dan 2 juta di Inggris. Penurunan jumlah kunjungan juga terjadi di Kanada, Spanyol, Perancis, Jerman, dan Jepang.

“Ada faktor kebosanan di mana orang ingin mencoba sesuatu yang baru. Apakah Facebook akan seperti MySpace? Kemungkinan relatif kecil, tetapi itu bukan berarti tidak ada risiko,” kata Ian Maude, analis spesialis media sosial di lembaga riset Enders Analysis, kepada The Guardian, Minggu (28/4/2013).

Meskipun demikian, Facebook masih tumbuh di kawasan Amerika Selatan. Menurut catatan Socialbakers, pengunjung bulanan Facebook di Brasil naik 6 persen pada Maret 2013 menjadi 70 juta. Pengguna di India juga naik 4 persen menjadi 64 juta pada Maret 2013. Angka ini masih sebagian kecil dari populasi di negara tersebut, yang berarti masih ada ruang bagi Facebook untuk terus tumbuh.

Instagram, Path, Twitter

Kini makin banyak pengguna mencari jejaring sosial alternatif yang menawarkan cara baru dalam menjalin pertemanan dan berbagi konten. Facebook bahkan diserang oleh Instagram, anak perusahaan yang resmi dibeli Facebook pada Mei 2012 senilai 1 miliar dollar AS. Instagram mengalami pertumbuhan pesat hingga meraih 100 juta pengguna aktif pada Februari 2013.

Jejaring sosial Path juga telah menyerang kelemahan Facebook. Perusahaan ini didirikan oleh Dave Morin, yang tak lain adalah mantan karyawan Facebook. Morin menjaga eksklusivitas layanan Path dengan membatasi jumlah jejaring pertemanan maksimal 150 orang. Jumlah itu dinilai ideal dan mengembalikan arti berjejaring yang sesungguhnya

Path, yang kini memiliki 9 juta pengguna, hanya tersedia untuk perangkat iOS dan Android. Belum lagi Twitter yang makin kuat dengan basis arus informasi. Jejaring sosial yang didirikan tujuh tahun silam oleh Jack Dorsey ini telah memiliki 200 juta pengguna aktif pada Maret 2013 dan melontarkan 400 juta kicauan setiap harinya.

Para kompetitor yang sedang naik daun ini tentu membuat Facebook resah. Facebook mencari celah bisnis dan terus berusaha menambah jumlah pengguna, salah satunya dengan mengembangkan layanan di perangkat mobile, terutama ponsel pintar. Bukti nyatanya telah direalisasikan dengan membuat aplikasi khusus Facebook Home di sistem operasi Android. Inovasi ini diyakini dapat memberi sensasi berbeda dalam mengakses Facebook dan menjadi tempat baru bagi perusahaan untuk meraih pendapatan.

Facebook mengakui, hingga akhir 2012, seperempat dari seluruh pendapatan iklan Facebook diraih dari layanan di perangkat mobile. Tercatat ada 680 juta pengguna yang mengakses Facebook dari ponsel.

Courtesy : KOMPAS Techno

25 Perusahaan TI dengan Gaji Tertinggi

Cisco

Perusahaan teknologi informasi mendominasi dalam pemberian kesejahteraan bagi karyawannya. Maka tidak mengherankan, developer atau engineer dibayar tinggi atas pekerjaannya.

Dengan bantuan Glassdoor.com, Business Insider merilis 25 perusahaan IT dengan bayaran tertinggi di dunia. Di sini, tidak hanya gambaran berapa besar gaji yang akan dibayarkan, tetapi jenis pekerjaan apa dengan bayaran terendahnya. Rata-rata perusahaan IT membayar gaji karyawannya 150.000 dollar AS-200.000 dollar AS per tahun. Namun dengan jabatan lebih tinggi, perusahaan akan membayarnya lebih tinggi lagi. Perusahaan mana yang memberikan karyawannya dengan gaji yang sangat tinggi? Simak saja daftar di bawah ini.

Daftar 25 perusahaan IT dengan gaji tertinggi (per tahun):

25. Rackspace
Rata-rata gaji: 72.946 dollar AS
Gaji tertinggi: 117.250 dollar AS (director)
Gaji terendah: 50.047 dollar AS (account manager)

24. Groupon
Rata-rata gaji: 72.949 dollar AS
Gaji tertinggi: 115.140 dollar AS (member of technical staff)
Gaji terendah: 37.040 dollar AS (account manager)

23. Intel
Rata-rata gaji: 91.681 dollar AS
Gaji tertinggi: 113.857 dollar AS (research scientist)
Gaji terendah: 56.770 dollar AS (manufacture technician)

22. Research in Motion (RIM)
Rata-rata gaji: 92.427 dollar AS
Gaji tertinggi: 125.667 dollar AS (product manager)
Gaji terendah: 68.333 dollar AS (hardware design)

21. Qualcomm
Rata-rata gaji: 95.019 dollar AS
Gaji tertinggi: 121.543 dollar AS (hardware engineer staff)
Gaji terendah: 76.623 dollar AS (systems test engineer)

20. Citrix System
Rata-rata gaji: 99.026 dollar AS
Gaji tertinggi: 110.069 dollar AS (senior software development engineer)
Gaji terendah: 73.378 dollar AS (quality assurance engineer)

19. Microsoft
Rata-rata gaji: 100.236 dollar AS
Gaji tertinggi: 124.126 dollar AS (Researcher)
Gaji terendah: 80.186 dollar AS (Technical Account Manager)

18. Facebook
Rata-rata gaji: 101.843 dollar AS
Gaji tertinggi: 133.571 dollar AS (Product Manager)
Gaji terendah: 43.518 dollar AS (User Operations Analyst)

17. LinkedIn
Rata-rata gaji: 102.359 dollar AS
Gaji tertinggi: 148.125 dollar AS (principal software engineer)
Gaji terendah: 53.667 dollar AS (sales development specialist)

16. Apple
Rata-rata gaji: 103.965 dollar AS
Gaji tertinggi: 117.185 dollar AS (product design engineer)
Gaji terendah: 26.561 dollar AS (Mac specialist)

15. Amazon
Rata-rata gaji: 104.854 dollar AS
Gaji tertinggi: 132.442 dollar AS (software development manager)
Gaji terendah: 62.397 dollar AS

14. NVIDIA
Rata-rata gaji: 104.858 dollar AS
Gaji tertinggi: 122.477 dollar AS (senior hardware engineer)
Gaji terendah: 85.382 dollar AS (product engineer)

13. Salesforce.com

Rata-rata gaji: 105.354 dollar AS
Gaji tertinggi: 149.935 dollar AS (lead member of technical staff)
Gaji terendah: 79.351 dollar AS (sales engineer)

12. Google
Rata-rata gaji: 106.104 dollar AS
Gaji tertinggi: 140.481 dollar AS (senior software engineer)
Gaji terendah: 60.909 dollar AS (account strategist)

11. Oracle
Rata-rata gaji: 106.350 dollar AS
Gaji tertinggi: 150.973 dollar AS (consulting member of technical staff)
Gaji terendah: 62.975 dollar AS (programmer analyst)

10. IBM
Rata-rata gaji: 107.242 dollar AS
Gaji tertinggi: 153.420 dollar AS (research staff member)
Gaji terendah: 67.103 dollar AS (computer programmer)

9. Mitre
Rata-rata gaji: 107.795 dollar AS
Gaji tertinggi: 153.660 dollar AS (principal information systems engineer)
Gaji terendah: 72.288 dollar AS (software systems engineer)

8. SAP
Rata-rata gaji: 108.932 dollar AS
Gaji tertinggi: 165.974 dollar AS (senior director)
Gaji terendah: 89.737 dollar AS (technical consultant)

7. Adobe
Rata-rata gaji: 109.241 dollar AS
Gaji tertinggi: 142.076 dollar AS (senior computer scientist)
Gaji terendah: 65.600 dollar AS (financial analyst)

6. Intuit
Rata-rata gaji: 110.575 dollar AS
Gaji tertinggi: 134.525 dollar AS (senior product manager)
Gaji terendah: 61.161 dollar AS (rotational development associate)

5. Zynga
Rata-rata gaji: 111.004 dollar AS
Gaji tertinggi: 158.976 dollar AS (studio general manager)
Gaji terendah: 77.767 dollar AS (game designer)

4. Twitter
Rata-rata gaji: 116.324 dollar AS
Gaji tertinggi: 130.000 dollar AS (systems software engineer)
Gaji terendah: 98.222 dollar AS (product designer)

3. Guidewire
Rata-rata gaji: 117.515 dollar AS
Gaji tertinggi: 132.250 dollar AS (senior integration architect)
Gaji terendah: 95.625 dollar AS (quality assurance engineer)

2. Yahoo
Rata-rata gaji: 118.290 dollar AS
Gaji tertinggi: 154.330 dollar AS (product management director)
Gaji terendah: 64.333 dollar AS (account manager)

1. Cisco
Rata-rata gaji: 122.314 dollar AS
Gaji tertinggi: 208.679 dollar AS (senior director)
Gaji terendah: 69.683 dollar AS (customer support engineer)

Courtesy : KOMPAS

Facebook Ingin Sebersih Twitter

facebook-kantor780x390

Pengguna Facebook memiliki kebiasaan yang beragam. Ada yang suka update status, unggah foto selfie, foto humor viral, mengirim tautan berita, dan sebagainya. Sebagian orang mungkin merasa terganggu dengan jenis posting-an tersebut. Untuk itu, Facebook berencana membuat News Feed-nya lebih pintar dan bersih dari “sampah” tersebut.

Dikutip dari The Verge, Rabu (4/12/2013), Facebook sedang mendesain algoritma baru untuk News Feed pengguna mobile, dan akan segera diperkenalkan. Algoritma baru ini dijanjikan oleh Facebook akan menampilkan konten yang berkualitas saja, seperti update berita, hasil skor pertandingan, atau artikel bermutu lain.

Facebook merasa penggunanya lebih butuh asupan berita dan informasi dibanding foto-foto viral dari pihak ketiga. Karena itu, pihaknya akan lebih mempromosikan artikel-artikel berita ke pembaca. News Feed juga akan menampilkan tiga berita yang sama menjadi satu sehingga mempermudah pengguna dalam membaca dan mencerna artikel.

Namun, Facebook juga tidak menghapus artikel yang kurang bermutu begitu saja. Tautan terhadap posting-an seperti itu akan ditampilkan lebih sedikit dan diletakkan lebih di bawah. Upaya yang dilakukan Facebook ini dilakukan untuk bersaing dengan Twitter. Jejaring sosial itu oleh penggunanya dianggap lebih mudah dijadikan sebagai sumber tautan berita.

Courtresy : Techno Kompas

"Promoted Trends" Twitter Tak Laku, Terlalu Mahal ?

Suasana-bursa-saham-New-York-Stock-Exchane-NYSE-saat-Twitter-menawarkan-saham-perdananya-kepada-publik-Kamis-7-11-2013-780x390

Suasana di bursa saham New York Stock Exchane (NYSE) saat Twitter menawarkan saham perdananya kepada publik, Kamis (7/11/2013).

Twitter sedang menggenjot bisnisnya, selain go public, perusahaan juga giat memasarkan iklan di layanan mereka.

Metode iklan yang banyak dipuji dan cukup menghasilkan uang untuk Twitter adalah Promoted Tweets. Namun model bisnis Twitter yang lain, Promoted Trends, ternyata belum bisa berkontribusi banyak terhadap keuntungan perusahaan.

Dikutip dari Techcrunch, Rabu (8/12/2013), Twitter menyebutkan bahwa pada tiga bulan terakhir hingga Juni 2013, produk Promoted Trends menyumbang revenue kurang dari 10 persen.

Pada 3 Oktober, Twitter menyerahkan laporan kepada SEC setelah pada November lalu melakukan IPO. Dalam laporan tersebut, Twitter menyatakan revenue perusahaan selama sembilan bulan pertama 2013 adalah 422,2 juta dollar AS.

Promoted Trends pertama kali diperkenalkan Twitter pada 2010, mengikuti Promoted Tweets yang muncul di timeline penggunanya.

Promoted Trends adalah metode mencari keuntungan di luar timeline yang dilakukan Twitter.

Twitter mengklaim dengan metode tersebut, akan meningkatkan perbincangan 22 persen di timeline bagi barang atau jasa yang diiklankan, peningkatan mention brand hingga 30 persen, dan peningkatan 32 persen retweet suatu brand dalam dua pekan ekspos.

Pada Februari lalu, harga yang dipatok Twitter untuk layanan ini sekali tayangnya adalah 200.000 dollar AS  (Rp 2,4 juta). Apakah banderol harga yang sangat tinggi membuat Promoted Trends tak laku?

Courtresy : Techno Kompas

Twitter Uji Coba Fitur Baru

twitter2780x390

Setelah melakukan pembaruan tampilan dan fitur berkirim foto melalui direct message (DM), Twitter kembali bereksperimen membuat fitur yang bisa digunakan untuk melihat siapa saja yang “berkicau” di sekitar penggunanya. Fitur ini sepintas mengingatkan fitur salah satu penyedia layanan instant messaging.

Dilansir The Verge, Sabtu (14/12/2013), beberapa pengguna aplikasi mobile Twitter di Amerika Serikat (AS) mengabarkan bahwa mereka bisa melihat timeline baru yang berada di sekitar mereka, selain timeline milik sendiri.

Sebelumnya Twitter belum pernah menguji coba layanan berbasis lokasi. Bahkan, fitur lokasi yang dalam Twitter secara default non-aktif di perangkat mobile.

Twitter berharap penggunanya bisa melihat dan membaca apa yang sedang terjadi di sekitar mereka dengan nyaman dan cepat, secara langsung, dengan asumsi banyak yang mengaktifkan fitur ini.

Timeline ini akan muncul secara otomatis, bahkan jika pengguna tidak menjadi follower akun tersebut. Bagian atas timeline akan menunjukkan peta dengan titik biru memendar yang menunjukkan lokasi pengguna, dan akun lain di sekitarnya. Bagian bawah timeline menampilkan tweet yang berasal dari sekitarnya.

Dengan melakukan klik satu titik biru di peta, akan memunculkan timeline akun tersebut. Saat pengguna berjalan sekeliling juga akan memunculkan foto-foto yang berada di sekitar mereka. Tentunya ini bisa dimanfaatkan Twitter untuk menjual fitur tersebut ke pengiklan. Namun, Twitter juga perlu berhati-hati dengan masalah privasi.

Hingga kini Twitter belum memberi konfirmasi, mereka hanya menjawab diplomatis bahwa perusahaan selalu menguji coba berbagai fitur melalui program Twitter Experiments.

Courtresy : Techno Kompas

Tuntutan 8 Perusahaan Teknologi yang Disadap NSA

Kantor pusat NSA di Fort Meade, Maryland, AS

Aksi penyadapan yang dilakukan National Security Agency (NSA) membuat resah perusahaan teknologi. Delapan perusahaan teknologi besar, yang diduga layanannya ikut disadap, melakukan kampanye menentang program pengawasan dan menuntut reformasi dalam tubuh dinas intelijen Amerika Serikat tersebut.

Delapan perusahaan tersebut adalah AOL, Apple, Facebook, Google, LinkedIn, Microsoft, Twitter, dan Yahoo. Mereka menandatangani surat terbuka yang ditujukan kepada Presiden AS, Barack Obama dan Kongres, Senin (9/12/2013).

“Kami memahami bahwa pemerintah memiliki kewajiban melindungi warga negara mereka. Tapi informasi yang terungkap pada musim panas lalu menyoroti kebutuhan mendesak untuk mereformasi praktik pengawasan pemerintah di seluruh dunia,” demikian penggalan isi surat tersebut yang dipublikasi dalam iklan di media cetak di AS.

Surat terbuka itu juga dipublikasi dalam di situs web resmi bernama Reform Government Surveillance yang dibuat khusus untuk menguraikan sikap kelompok ini terhadap NSA dan pemerintah AS.

Ada lima hal penting yang disoroti kelompok ini dalam reformasi pengawasan di NSA, yaitu:

1. Membatasi otoritas pemerintah dalam mengumpulkan informasi pengguna;

2. Pengawasan dan akuntabilitas;

3. Transparansi permintaan pemerintah;

4. Menghormati kebebasan arus informasi;

5. Menghindari konflik di antara pemerintah.

Sebagian perusahaan teknologi yang tergabung dalam kelompok ini, telah menandatangani surat terbuka pada Oktober 2013 yang juga mengkritisi cara kerja NSA. Seperti diketahui, pada pertengahan 2013, seorang mantan karyawan NSA, Edward Snowden, membocorkan data tentang aksi mata-mata NSA terhadap beberapa negara dan perusahaan teknologi informasi.

Dalam dokumen disebut bahwa NSA dapat mengakses langsung data yang dimiliki Google, Facebook, Apple, dan perusahaan internet AS lainnya. Perusahaan teknologi AS membantah telah memberi akses kepada NSA.

Dalam surat terbuka, CEO Yahoo Marissa Mayer mengatakan, “Sudah saatnya bagi pemerintah AS untuk bertindak mengembalikan kepercayaan warga di seluruh dunia.”

Courtresy : Techno Kompas