Kerja di Facebook, Apa Syaratnya ?

FB Work

Mark Zuckerberg meminta Gehry membuatkan ruang bagi 3.400 insinyur Facebook untuk bekerja dan mengembangkan hal-hal baru bagi masa depan jejaring sosial tersebut.

Banyak orang hampir setiap hari menyambangi Facebook. Mereka ketagihan bermain di website jejaring sosial ini—entah untuk sekadar mengecek kabar teman-temannya, meng-update status, atau menggunggah foto-foto mereka. Tetapi, bagaimana rasanya bekerja di perusahaan itu? Seperti apa kriteria karyawan yang mereka cari?

Belum lama ini, Facebook membuka lowongan pekerjaan untuk 41 jenis pekerjaan yang berhubungan dengan tim analytics dan datanya. Kalau Anda tertarik, ada syarat utama yang harus dipenuhi. Keterampilan yang paling dicari oleh bos Facebook adalah, memahami perilaku orang.

“Kami mencari orang-orang yang tertarik untuk memahami sifat manusia dan perilaku sosial mereka, dan bisa bekerja dengan kumpulan data yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari mereka,” kata Ken Rubin, kepala tim analytics Facebook, seperti dilansir oleh Business Insider.

Sebelum drop out untuk fokus pada bisnisnya, CEO Facebook, Mark Zuckerberg, sempat mengambil kuliah di dua jurusan yakni psikologi dan ilmu komputer di Harvard University. Sepertinya hal ini juga mempengaruhi tuntutan bagi karyawan Facebook. Mereka harus techy dan tertarik dengan data dan perilaku manusia.

Karyawan-karyawan baru Facebook biasanya diikutkan dalam sebuah program intensif selama dua minggu. Nama program itu “Data Camp”.

Di minggu pertama, mereka akan diperkenalkan pada perlengkapan-perlengkapan teknologi yang digunakan Facebook. Mereka akan melihat bagaimana dan apa yang terjadi ketika pera pengguna jejaring sosial itu berbagi status dan mengunggah foto-foto mereka di website tersebut.

Pada minggu kedua, para karyawan baru ini akan diberikan tugas-tugas yang berhubungan dengan bisnis Facebook. Mereka harus menggali kreativitasnya untuk memberikan jawaban yang terbaik.

Data Camp ternyata bukan program yang mudah diikuti. Bahkan orang-orang yang sudah berpengalaman pun bisa mengalami kesulitan menjalaninya. Hal ini juga diakui oleh Jocelyn Goldfein. Sebelum direkrut oleh Facebook pada tahun 2010, Goldfein adalah salah satu eksekutif sukses di perusahaan software, VMware.

Dalam sebuah artikel yang dilansir oleh Businessweek pada bulan Oktober 2012, disebutkan bahwa setiap harinya Facebook memproses 2,7 miliar “Like”, 300 juta foto yang diunggah, 2,5 miliar update status dan check-in. Untuk itu, Facebook harus memiliki mesin data raksasa yang efisien untuk menampung dan mengelola beban data sebesar itu.

Dalam Boot Camp, para karyawan baru itu bisa melihat basis kode yang dimiliki Facebook. Mereka diminta untuk mempelajari produk-produk dan layanan perusahaan, serta cara kerja timeline dan News Feed di jejaring tersebut. Pada akhir Boot Camp, setiap karyawan diminta menentukan sendiri akan masuk ke tim produk yang mana.

Menurut Mike Schroepfer, Vice President of Engineering di Facebook, perusahaan ingin memastikan para karyawan bekerja sesuai dengan keahlian dan passion mereka. Sekarang, Facebook sudah menjadi jejaring sosial terbesar di dunia. Sejak tahun 2008, jumlah karyawannya telah bertumbuh dari hanya 600 orang menjadi 3.976 pada Juni 2012.

Jadi, siapa ingin menjadi bagian dari perusahaan ini?

Courtesy : KOMPAS

Advertisements

Duh, Banyak Sarjana Enggan Jadi Wirausahawan

Ilustrasi. (Foto: Reuters).

Ilustrasi. (Foto: Reuters).

Hampir setiap orang pasti mempunyai keinginan untuk membuka lapangan kerja sendiri. Ya, berwirausaha berlaku bagi siapa saja. Dengan alasan tidak mau bekerja dengan orang lain, mereka pun bisa mempunyai usaha sendiri dan mempunyai karyawan.

Alasan tersebut memang klasik sih, tapi memang lebih baik seperti itu. Pasalnya, jumlah pencari kerja di Indonesia mengalami peningkatan yang sangat tinggi. Namun, kondisi tersebut tidak diimbangi dengan ketersediaan lapangan kerja yang tersedia untuk menampung para pencari kerja.

Menurut Ahli Sumber Daya Manusia (SDM) Abdul Aziz MPSi, tidak banyak sarjana yang mau terjun ke dunia kewirausahaan. “Biasanya para lulusan itu maunya menjadi pegawai negeri,” ujarnya, seperti dikutip dari laman Unnes, Jumat (21/2/2014).

Pria yang saat menjadi narasumber pembekalan calon wisudawan Unnes dengan tema “Integritas Diri dalam Memasuki Dunia Kerja di Era Global“, menjelaskan hasil temuan survei, yaitu pada 2008, sarjana menganggur berjumlah 740 ribu orang. Kemudian pada 2009 meningkat menjadi 900 ribu orang. “Ini menunjukkan bahwa masih minimnya seorang sarjana yang terjun ke dunia kewirausahaan,” ucapnya.

Selain itu, Ketua LP3 Unnes Bambang Budi Rahardjo MSi menambahkan menjadi hal yang terlambat jika seseorang mencari pekerjaan ketika lulus kuliah. “Lebih bagus ketika masih kuliah sudah merintis,” ungkapnya.

Rintisan tersebut, Bambang melanjutkan, bisa dilakukan saat melakukan praktik kerja lapangan (PKL) di perusahaan dan instansi. “Untuk itu, perbanyaklah belajar dan praktik ketika duduk di bangku perkuliahan,” tuturnya

Courtesy : Okezone Kampus

Beginilah Cara Google Bikin Karyawan Betah

google-id

Perusahaan mana yang tidak ingin karyawannya setia, produktif, dan betah bekerja di kantor? Karena itulah, perusahaan yang baik dan sehat pasti berusaha menjaga iklim kerja dan semangat para karyawannya dengan memberikan tunjangan serta fasilitas terbaik bagi mereka.

Hal ini pun dilakukan oleh perusahaan-perusahaan teknologi yang berbasis di Silicon Valley, California, AS. Salah satunya adalah Google. Selain dikenal baik hati kepada para karyawannya, Google juga menjadi salah satu perusahaan teknologi yang paling diincar oleh para pencari kerja. Betapa tidak? Tunjangan-tunjangan serta fasilitas yang diberikan oleh perusahaan yang didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin ini mampu menjamin para karyawannya hidup senang, tenang, dan berkecukupan. Tampaknya tak ada hal lain yang perlu dikhawatirkan oleh para Googler (karyawan Google), kecuali pekerjaan mereka.

Apa saja fasilitas yang bisa dinikmati oleh para Googler?

Google menyediakan transportasi gratis bagi para Googler yang tinggal di sekitar Mountain View, dekat dengan lokasi Googleplex (kantor Google). Google juga menyediakan fasilitas pangkas rambut gratis di kantor bagi para karyawannya yang sibuk. Mereka tak perlu pergi ke salon sendiri dan antre untuk memangkas rambut atau poninya yang sudah mulai panjang.

Agar para Googler bisa benar-benar beristirahat di akhir pekan, Google menyediakan fasilitas laundry dan layanan dry cleaning di kantornya. Jadi, bukan hal aneh jika setiap akhir pekan para karyawan membawa pakaian kotornya ke Googleplex.

Di Googleplex, karyawan juga bisa bersantai sambil bermain ping pong, biliar, dan foosball alias table football. Meja-meja permainan ini terletak di beberapa tempat dalam gedung. Bagi para Googler yang hobi “berolahraga jempol”, Google juga menyediakan perlengkapan video game.

Kalau mau, karyawan Google boleh membawa hewan peliharaannya ke kantor. Akan tetapi, yang satu ini rasanya sulit jika ingin sering dilakukan karena bekerja sambil mengawasi hewan peliharaan bukan hal yang mudah dilakukan. Untuk menyambut akhir pekan, setiap Jumat, para Googler biasa berkumpul bersama sambil minum bir dan anggur gratis.

Seru, tetapi itu belum apa-apa. Masih banyak tunjangan dan fasilitas yang dapat dinikmati oleh para Googler. Daftarnya dilansir oleh Business Insider dan pasti membuat Anda bermimpi untuk bekerja di sana.

Makanan dan minuman gratis

Makan siang gratis di kantor karyawan mungkin hal yang sudah biasa di banyak kantor. Nah, di Googleplex, selain makan siang, sarapan dan makan malam pun selalu tersedia bagi karyawan. Ini karena lokasi kantor Google agak jauh dari restoran. Fasilitas yang satu ini membuat para Googler bisa menghemat waktu dan uang mereka.

Googleplex juga dilengkapi dapur-dapur kecil yang menyediakan kopi, snack, dan minuman bagi para karyawan. Dapur-dapur itu ditempatkan berdekatan dengan ruang kerja karyawan agar Googler tak perlu pergi jauh dari mejanya untuk mengambil makanan. Intinya, perut para penghuni Googleplex dijamin selalu kenyang.

Jaminan kesehatan

Agar karyawannya tetap bugar, Google menyediakan gym dan kolam renang di lingkungan kantornya. Tak tanggung-tanggung, kolam renang itu dijaga oleh petugas khusus untuk memastikan keselamatan para penggunanya. Karyawan Google yang tidak enak badan atau terluka saat bekerja juga bisa membuat janji dengan dokter di Googleplex.

Meskipun bekerja di Google terlihat sangat menyenangkan, para karyawan juga punya tanggung jawab yang besar dan dituntut untuk berkinerja baik. Karena itu, pekerjaan juga bisa membuat mereka pusing. Namun, ketika sukses menyelesaikan suatu proyek dengan baik, mereka bisa menikmati bonus pijat selama 1 jam dari therapist yang disewa Google.

Aturan 80/20

Aturan Google yang satu ini sangat terkenal. Google menuntut para karyawannya untuk menghabiskan 80 persen waktu kerja di kantor untuk mengerjakan pekerjaan mereka, dan meluangkan 20 persen sisanya untuk mengerjakan proyek khusus sesuai passion mereka. Artinya, dalam waktu kerja standar selama seminggu, ada satu hari penuh yang dapat mereka gunakan untuk mengerjakan proyek di luar pekerjaan utama mereka.

Google banyak mengembangkan teknologi masa depan di Google Labs. Menurut Google, kebanyakan teknologi canggih itu justru berawal dari proyek-proyek “sampingan” para karyawan dalam program 20 persen itu.

Bertemu banyak orang pintar

Karyawan Google adalah orang-orang yang pintar. Di Googleplex, mereka juga terbiasa bertemu dan bekerja dengan orang-orang pintar lainnya, termasuk Larry Page dan Sergey Brin. Googler juga sudah terbiasa bertemu dan bekerja dengan para pemimpin, pemikir, dan seleb di industri teknologi.

Meskipun para karyawannya sudah pintar, Google tetap mendorong mereka untuk selalu belajar. Salah satu buktinya, pintu kamar mandi dan bagian atas urinoir dalam toilet kantor mereka dihiasi berbagai puzzle dan tips seputar coding. Rupanya para Googler juga percaya bahwa toilet merupakan salah satu tempat terbaik untuk menemukan inspirasi.

TechStop

TechStop adalah unit tech-support yang dijaga oleh para spesialis TI terbaik di Googleplex. Di sana, para karyawan yang mendapat kesulitan berhubungan dengan hardware dan software bisa meminta pertolongan. TechStop buka 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu. Urusan TI sepele sekalipun akan dilayani di tempat ini, termasuk ketika karyawan lupa membawa charger laptop-nya ke kantor.

Cuti melahirkan dan punya anak

Pepatah “banyak anak banyak rezeki” tampaknya berlaku bagi para Googler. Sementara kantor-kantor lain hanya memberikan cuti melahirkan kepada para karyawan perempuan, Google juga bermurah hati memberikan cuti “menyambut anak” bagi para karyawan laki-lakinya.

Google memberikan hadiah “libur” selama 6 minggu, dan tetap digaji, kepada Googler laki-laki yang istrinya melahirkan. Sementara itu, kepada Googler perempuan yang baru melahirkan, Google memberikan libur selama 18 minggu setelah sang anak lahir.

Bukan itu saja. Setelah kelahiran sang anak, karyawan juga mendapatkan bonus untuk meringankan biaya-biaya membeli kebutuhan bayi. Setelah sang ibu kembali bekerja, dia bisa membawa bayinya ke kantor dan menitipkannya di fasilitas Day Care yang disediakan di Googleplex.

Tunjangan kematian

Google menjamin kesejahteraan karyawannya, bahkan sampai mereka meninggal dunia. Ketika ada Googler yang meninggal dunia, perusahaan akan mencairkan asuransi jiwa karyawan dan memberikannya kepada keluarga yang ditinggalkan. Google juga akan membayarkan setengah dari gaji karyawan tersebut kepada suami/istrinya yang ditinggalkan hingga 10 tahun ke depan. Selain itu, Google juga akan memberikan tunjangan sebesar 1.000 dollar AS yang diberikan setiap bulan kepada anak-anak almarhum.

Jadi, siapa yang ingin bekerja di Googleplex?

Courtesy : KOMPAS

Bagaimana Rasanya Kerja di Facebook ?

facebook-kantor780x390

Ternyata, di Silicon Valley, bukan hanya Google yang memanjakan para karyawannya. Facebook pun demikian. Melalui situs tanya-jawab Quora, para karyawan Facebook bercerita tentang hal-hal yang membuat mereka betah bekerja di perusahaan jejaring sosial tersebut.

Meskipun usianya masih belia, Facebook sudah menjadi perusahaan yang makmur. Tidak heran jika perusahaan yang didirikan oleh Mark Zuckerberg pada tahun 2004 itu mampu memberikan kemewahan bagi para karyawannya. Gaji yang tinggi hanya salah satu di antaranya. Berikut ini gambarannya.

Pada Oktober 2012, komunitas karier Glassdoor pernah merilis (software engineer) di 15 perusahaan teknologi ternama di Amerika.

Facebook tercatat sebagai perusahaan kedua yang memberikan gaji pokok paling tinggi kepada software engineer di perusahaannya, yakni rata-rata sebesar 123.626 dollar AS setahun.

Di atas Facebook, ada Google, yang memberikan gaji pokok tahunan rata-rata sebesar 128.336 dollar AS kepada para software engineer-nya. Sementara Apple, eBay, dan Zynga berturut-turut menempati posisi di bawah Google dan Facebook.

Sekarang, kita kembali ke pertanyaan yang di-posting dalam Quora. Apa saja fakta yang menarik tentang bekerja di Facebook?

Sama seperti Google, Facebook juga menyediakan banyak makanan nikmat bagi para karyawannya—untuk sarapan, makan siang, dan makan malam mereka.

Facebook pun memiliki dokter, chiropractor (ahli pengobatan alternatif), dan terapis yang siaga di kantornya yang terletak di daerah Menlo Park, California.

Setiap hari Jumat, Mark Zuckerberg akan menggelar sesi tanya-jawab. Dalam sesi tersebut, dia akan memberikan update informasi dan para karyawan bisa bertanya soal topik apa pun kepada bos Facebook itu.

Setiap tahun, Facebook merayakan pesta ulang tahun perusahaan dan memberikan hadiah kepada para karyawan. Contoh hadiah-hadiah yang sudah pernah diberikan adalah piyama, jam tangan, dan kaos kaki.

Untuk menjaga semangat kerja dan kreativitas para karyawannya, Facebook juga menggelar acara tahunan yang bernama “Game Day”. Untuk acara ini, perusahaan menyewa sebuah taman dan mengajak semua karyawannya untuk pergi dan bermain di taman itu.

Facebook ingin para karyawannya merasa nyaman ketika bekerja. Karena itu, mereka dibolehkan memilih komputer kerjanya masing-masing. Karyawan yang senang menggunakan Mac akan diberikan satu komputer Mac. Sementara karyawan yang merasa nyaman bekerja dengan Linux ataupun Windows, akan diberikan komputer berbasis Linux atau Windows.

Karyawan juga dibolehkan untuk memilih smartphone sebagai alat pendukung kerjanya. Ada dua pilihan yang ditawarkan, yakni iPhone atau smartphone berbasis Android. Menurut keyakinan Facebook, para karyawan bisa bekerja lebih produktif jika mereka merasa senang dan nyaman menggunakan perangkat kerjanya.

Dengan perangkat-perangkat kerja itu, setiap karyawan Facebook didorong untuk aktif bermain aplikasi Facebook dan Instagram. Dengan begitu, mereka bisa menemukan kelemahan-kelemahan pada aplikasi yang mereka kembangkan.

Karyawan Facebook yang punya masalah dengan perlengkapan kerjanya tidak perlu khawatir. Di kantor mereka tersedia sebuah vending machine (mesin penjual otomatis) yang berisi beragam perlengkapan, termasuk keyboard dan charger untuk laptop. Karyawan bisa segera mendapatkan perangkat penggantinya di mesin tersebut.

Satu lagi fakta tentang Facebook. Untuk memudahkan komunikasi di kalangan internal perusahaan, para Facebooker memanfaatkan layanannya sendiri. Fitur yang paling sering mereka gunakan untuk berkomunikasi adalah fitur Facebook Groups.

25 Perusahaan TI dengan Gaji Tertinggi

Cisco

Perusahaan teknologi informasi mendominasi dalam pemberian kesejahteraan bagi karyawannya. Maka tidak mengherankan, developer atau engineer dibayar tinggi atas pekerjaannya.

Dengan bantuan Glassdoor.com, Business Insider merilis 25 perusahaan IT dengan bayaran tertinggi di dunia. Di sini, tidak hanya gambaran berapa besar gaji yang akan dibayarkan, tetapi jenis pekerjaan apa dengan bayaran terendahnya. Rata-rata perusahaan IT membayar gaji karyawannya 150.000 dollar AS-200.000 dollar AS per tahun. Namun dengan jabatan lebih tinggi, perusahaan akan membayarnya lebih tinggi lagi. Perusahaan mana yang memberikan karyawannya dengan gaji yang sangat tinggi? Simak saja daftar di bawah ini.

Daftar 25 perusahaan IT dengan gaji tertinggi (per tahun):

25. Rackspace
Rata-rata gaji: 72.946 dollar AS
Gaji tertinggi: 117.250 dollar AS (director)
Gaji terendah: 50.047 dollar AS (account manager)

24. Groupon
Rata-rata gaji: 72.949 dollar AS
Gaji tertinggi: 115.140 dollar AS (member of technical staff)
Gaji terendah: 37.040 dollar AS (account manager)

23. Intel
Rata-rata gaji: 91.681 dollar AS
Gaji tertinggi: 113.857 dollar AS (research scientist)
Gaji terendah: 56.770 dollar AS (manufacture technician)

22. Research in Motion (RIM)
Rata-rata gaji: 92.427 dollar AS
Gaji tertinggi: 125.667 dollar AS (product manager)
Gaji terendah: 68.333 dollar AS (hardware design)

21. Qualcomm
Rata-rata gaji: 95.019 dollar AS
Gaji tertinggi: 121.543 dollar AS (hardware engineer staff)
Gaji terendah: 76.623 dollar AS (systems test engineer)

20. Citrix System
Rata-rata gaji: 99.026 dollar AS
Gaji tertinggi: 110.069 dollar AS (senior software development engineer)
Gaji terendah: 73.378 dollar AS (quality assurance engineer)

19. Microsoft
Rata-rata gaji: 100.236 dollar AS
Gaji tertinggi: 124.126 dollar AS (Researcher)
Gaji terendah: 80.186 dollar AS (Technical Account Manager)

18. Facebook
Rata-rata gaji: 101.843 dollar AS
Gaji tertinggi: 133.571 dollar AS (Product Manager)
Gaji terendah: 43.518 dollar AS (User Operations Analyst)

17. LinkedIn
Rata-rata gaji: 102.359 dollar AS
Gaji tertinggi: 148.125 dollar AS (principal software engineer)
Gaji terendah: 53.667 dollar AS (sales development specialist)

16. Apple
Rata-rata gaji: 103.965 dollar AS
Gaji tertinggi: 117.185 dollar AS (product design engineer)
Gaji terendah: 26.561 dollar AS (Mac specialist)

15. Amazon
Rata-rata gaji: 104.854 dollar AS
Gaji tertinggi: 132.442 dollar AS (software development manager)
Gaji terendah: 62.397 dollar AS

14. NVIDIA
Rata-rata gaji: 104.858 dollar AS
Gaji tertinggi: 122.477 dollar AS (senior hardware engineer)
Gaji terendah: 85.382 dollar AS (product engineer)

13. Salesforce.com

Rata-rata gaji: 105.354 dollar AS
Gaji tertinggi: 149.935 dollar AS (lead member of technical staff)
Gaji terendah: 79.351 dollar AS (sales engineer)

12. Google
Rata-rata gaji: 106.104 dollar AS
Gaji tertinggi: 140.481 dollar AS (senior software engineer)
Gaji terendah: 60.909 dollar AS (account strategist)

11. Oracle
Rata-rata gaji: 106.350 dollar AS
Gaji tertinggi: 150.973 dollar AS (consulting member of technical staff)
Gaji terendah: 62.975 dollar AS (programmer analyst)

10. IBM
Rata-rata gaji: 107.242 dollar AS
Gaji tertinggi: 153.420 dollar AS (research staff member)
Gaji terendah: 67.103 dollar AS (computer programmer)

9. Mitre
Rata-rata gaji: 107.795 dollar AS
Gaji tertinggi: 153.660 dollar AS (principal information systems engineer)
Gaji terendah: 72.288 dollar AS (software systems engineer)

8. SAP
Rata-rata gaji: 108.932 dollar AS
Gaji tertinggi: 165.974 dollar AS (senior director)
Gaji terendah: 89.737 dollar AS (technical consultant)

7. Adobe
Rata-rata gaji: 109.241 dollar AS
Gaji tertinggi: 142.076 dollar AS (senior computer scientist)
Gaji terendah: 65.600 dollar AS (financial analyst)

6. Intuit
Rata-rata gaji: 110.575 dollar AS
Gaji tertinggi: 134.525 dollar AS (senior product manager)
Gaji terendah: 61.161 dollar AS (rotational development associate)

5. Zynga
Rata-rata gaji: 111.004 dollar AS
Gaji tertinggi: 158.976 dollar AS (studio general manager)
Gaji terendah: 77.767 dollar AS (game designer)

4. Twitter
Rata-rata gaji: 116.324 dollar AS
Gaji tertinggi: 130.000 dollar AS (systems software engineer)
Gaji terendah: 98.222 dollar AS (product designer)

3. Guidewire
Rata-rata gaji: 117.515 dollar AS
Gaji tertinggi: 132.250 dollar AS (senior integration architect)
Gaji terendah: 95.625 dollar AS (quality assurance engineer)

2. Yahoo
Rata-rata gaji: 118.290 dollar AS
Gaji tertinggi: 154.330 dollar AS (product management director)
Gaji terendah: 64.333 dollar AS (account manager)

1. Cisco
Rata-rata gaji: 122.314 dollar AS
Gaji tertinggi: 208.679 dollar AS (senior director)
Gaji terendah: 69.683 dollar AS (customer support engineer)

Courtesy : KOMPAS

Panjangnya Proses Jadi Karyawan Google

google-id

KOMPAS.com — Siapa yang tidak mengenal Google? Perusahaan raksasa internet ini awalnya dikenal sebagai situs yang menyediakan layanan mesin pencari (search engine). Dengan berjalannya waktu, Google terus berkembang. Perusahaan ini tidak hanya fokus ke dunia search engine, tetapi sudah membuat sistem operasi mobile, Android, hingga perangkat kacamata masa depan, Google Glass.

Dengan reputasinya yang terus meningkat, tidak heran Google menjadi target dari para pencari kerja. Google pun tidak sembarangan dalam menerima seorang karyawan. Tidak hanya disertai dengan skill yang cukup, seorang karyawan Google harus memiliki kreativitas yang tinggi.

Proses perekrutan yang dilakukan oleh Google terhadap calon karyawannya pun diketahui sangat panjang. Total, seorang calon karyawan Google bisa saja menghadapi hingga tujuh kali proses wawancara.

Pengalaman mengikuti proses perekrutan karyawan Google sempat dituturkan oleh Andryo Haripradono dalam blog pribadinya. Warga negara Indonesia ini pernah melamar untuk Digital Media Consultant di Google Singapura.

“Proses (perekrutan) akan memakan waktu 1 bulan lebih karena kira-kira untuk posisi yang saya ini akan diadakan 4 sampai 5 wawancara,” tulis Andryo dalam blog-nya, www.andryo.com.

Saat proses tersebut, kebetulan Andryo sedang bekerja di Sydney, Australia. Hal tersebut membuat Aryo tidak bisa memenuhi panggilan Google untuk melakukan wawancara di Singapura. Namun, akhirnya wawancara bisa dilakukan melalui telepon dan juga video conference.

Dalam wawancara pun, terkadang tim pewawancara Google akan menanyakan pertanyaan-pertanyaan abstrak yang sangat sulit untuk dijawab. Sayangnya, contoh pertanyaan tersebut tidak bisa disebutkan karena si calon karyawan harus menandatangani perjanjian non-disclosure agreement untuk tidak membocorkan informasi apa pun.

“Cukup sulit pertanyaan-pertanyaan yang ditanyakan. Kebanyakan pertanyaannya bukan tentang hal-hal yang bisa dipelajari, tapi lebih ingin melihat seberapa kreatifnya saya,” lanjut Andryo.

Walaupun semua proses wawancara tersebut berlangsung lancar, belum tentu seorang calon bisa langsung diterima. Calon tersebut harus menunggu penilaian akhir dari Google pusat.

“Ternyata 5 wawancara itu baru hanya setengah jalan. Mereka harus mengirimkan profile saya ke Google di Amerika, untuk dinilai oleh hiring committee,” ungkap Andryo.

Sayangnya, Andryo tidak diterima oleh Google. Walaupun memiliki pengalaman yang baik di bidang digital media dan online marketing, Google tak menerima Andryo karena baru bekerja selama 3 bulan di tempatnya bekerja hingga saat ini.

Penghargaan Untuk Enam Mahasiswa Berprestasi FP-UB

Mahasiswa berprestasi FP-UB mendapat kenang-kenangan
Mahasiswa berprestasi FP-UB mendapat kenang-kenangan

Menyambut dies natalies Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FP-UB) ke-53, enam mahasiswa berprestasi mendapatkan kenang-kenangan. Kenang-kenangan ini diberikan sesaat setelah prosesi pemotongan tumpeng pada Sabtu (16/11). Keenam mahasiswa tersebut adalah Agung Wicaksono (Agroekoteknologi HPT 2001/peraih gold medal di CIGIF Korea 2013), Karunia Romadhoni (Agribisnis 2011/Juara I LKTIN FILM UNS 2013), Herry Pratama Putra (Agroekoteknologi BP 2010/peraih medali perunggu di Pimnas 2013 untuk kategori poster), Rika Wulandari (Agribisnis 2011/Juara I LKTIN ILP2MI 2013) dan Elish Siti Toyiba (Agribisnis 2009/Mawapres FP-UB 2013).

Outbound FP-UB melibatkan dosen, karyawan dan mahasiswa
Outbound FP-UB melibatkan dosen, karyawan dan mahasiswa

Untuk kali pertama FP-UB mengadakan kegiatan dalam bentuk outbound guna merayakan hari jadinya ke-53 di tahun 2013. Acara yang diselenggarakan di Hotel Grand Trawas Mojokerto pada Sabtu (16/11) diikuti 150 peserta, terdiri atas perwakilan mahasiswa, karyawan serta dosen FP-UB.

“Satu hal yang berbeda kali ini semoga bisa menjadi pemacu semangat bagi segenap masyarakat FP-UB dalam kebersamaan,” ujar Dekan Prof. Dr. Ir. Sumeru Ashari, M.Agr.Sc dalam sambutannya. Secara terpisah, Ketua Pelaksana Kurniawan Sigit Wicaksono bahwa melalui acara ini pihaknya ingin mengangkat keakraban dari berbagai elemen di FP tanpa memandang status sehingga ikatan kebersamaan dapat semakin terasa.

Berbagai permainan outbond yang dilaksanakan dibawah guyuran gerimis tidak mengurangi semangat peserta untuk terus mengikutinya. Diantaranya adalah Chicken Dance, Komunikata, Titanic, Carpet Race, Paper Walk yang disertai penjelasan mengenai makna dari masing-masing permainal oleh Tim Leader Outbond. Tersedia juga Flying Fox dan Jeep Offroad yang diikuti oleh sebagian peserta setelah permainan kelompok selesai.

Rana, salah satu peserta yang mengikuti acara, mengaku senang bisa ikut andil dalam meramaikan dies natalies kali ini. “Senang banget rasanya karena mahasiswa dilibatkan langsung dalam acara ini. Kalau dulu mahasiswa FP tidak pernah dan untuk kali ini pertamanya dosen, karyawan dan mahasiswa dapat berkolaborasi bersama,” ucap salah satu pengurus BEM FP-UB ini.

Courtesy : Prasetya Online

Sarjana Jangan Nganggur, Buka Usaha!

Lepas kuliah, tak jarang banyak dari para sarjana merasa kesulitan mencari pekerjaan. Namun setelah resmi menyandang gelar, tak melulu harus mencari kerja.

Seperti diungkapkan calon Wakil Presiden Republik Indonesia, Hary Tanoesoedibjo (HT), yang mengatakan jika mahasiswa yang baru saja lulus sebaiknya menjadi pengusaha.

“Setelah lulus jangan jadi pencari kerja, tetapi jadilah pengusaha. Indonesia membutuhkan pengusaha setidaknya dua persen dari jumlah penduduknya untuk menjadi negara yang maju,” kata HT, saat menjadi pembicara dalam kuliah umum di RRI, Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (9/9/2013).

Pria yang memimpin lebih dari 23 ribu karyawan di bawah bendera MNC Group tersebut menuturkan, saat ini banyak sarjana yang menganggur karena lapangan pekerjaan sedikit.

Oleh karena itu, dia mengajak seluruh mahasiswa untuk belajar membuka usaha sendiri sehingga dapat mandiri setelah menamatkan kuliahnya. Hary pun mengungkapkan sejumlah tips sukses yang berhasil diterapkan dalam dirinya.

Pertama adalah fokus pada kualitas; kedua, kecepatan dalam bekerja; ketiga, instropeksi diri; keempat, bergaul dengan lingkungan yang tepat; kelima, sabar untuk kosisten. “Ambil bagian kita, lakukan yang terbaik. Soal hasilnya itu urusan Tuhan,” kata pria yang akrab dipanggil HT tersebut.

Indonesia, lanjut Hary, merupakan negara terunik di dunia. Memiliki pulau terbanyak yaitu sebanyak 17 ribu lebih. Dengan suku bangsa yang juga besar, lebih dari 700 suku. Memiliki bahasa terbanyak yaitu lebih dari 500 bahasa yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Belum lagi sumber daya alam yang sangat besar dan ditunjang populasi yang juga besar di mana didominasi usia produktif.

“Apa yang salah dari semua ini? Kita punya semuanya tetapi pemanfaatannya masih tidak maksimal,” tegas Hary.

Dia berpesan kepada ratusan mahasiswa untuk menjadi generasi yang mandiri dengan menjadi pengusaha. Mereka tidak perlu bergantung pada jumlah lapangan pekerja, namun justru harus menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Sekadar diketahui, HT menjadi pembicara yang dihadiri ratusan mahasiswa yang berasal dari Universitas Negeri Padang, Universitas Andalas, Universitas Bung Hatta, IAIN, Taman Siswa, dan berbagai universitas lain di Sumbar.

Courtesy : Okezone

Apa Sih yang Dicari dari Fresh Graduate?

Kesulitan mendapatkan pekerjaan menjadi persoalan utama yang harus dihadapi para lulusan perguruan tinggi. Sebenarnya, apa yang dicari oleh pihak industri dalam diri fresh graduate?

Human Resource (HR) PT Kideco Jakarta Ochlis menyatakan, sebelum bertanya apa yang dibutuhkan oleh pihak industri, para pencari kerja justru harus bertanya pada diri sendiri tentang pekerjaan yang diinginkan. Ochlis menyebut, penting untuk melihat kesesuaian pendidikan dengan lowongan pekerjaan yang ditawarkan.

“Pertama, mereka harus tahu apa yang dicari. Jangan lulusan industrial maksa melamar di posisi pertambangan. Itu kan tidak akan cocok dengan kebutuhan yang dicari,” papar Ochlis ketika berbincang dengan Okezone di Universitas Indonesia (UI) Career & Scholarship Expo XVI 2013, Depok, Sabtu (14/9/2013).

Kemudian, kriteria lain yang dicari oleh industri adalah karyawan yang cepat beradaptasi. Sebab, lingkungan kerja yang sama sekali berbeda dengan perkuliahan. Jika tidak mampu menyesuaikan diri maka orang tersebut akan kalah dengan mudah.

“Mereka harus siap perubahan. Karena kalau di kami (PT Kideco), mereka akan ditempatkan di luar kota, seperti Kalimantan. Pintar perlu tapi cerdas harus karena kami butuh mereka cepat beradaptasi dan mampu menghadapi tekanan,” ungkapnya.

Ochlis tidak menampik jika soft skills lulusan perguruan tinggi masih terbilang kurang. Namun, katanya, masalah tersebut bisa diatasi dengan berbagai pelatihan baik yang dilaksanakan oleh kantor maupun secara mandiri.

Soft skills kurang bisa dibentuk lewat pelatihan selama yang bersangkutan mau belajar. Seperti waktu itu kami butuh skill insinyur orang itu tapi ternyata dia gagap teknologi (gaptek). Tapi kalau attitude yang kurang, itu yang susah diubah,” kata Ochlis.

Courtesy : Okezone

Alasan Memilih Menjadi Pengusaha Daripada Karyawan

Menjadi seorang pengusaha adalah pilihan. Dan yakinlah bahwa setiap orang memiliki peluang menjadi pengusaha, entah anda saat ini menjadi pekerja, ibu rumah tangga, pengangguran, dan beragam profesi lainnya. Begitu banyak alasan kenapa anda seharusnya memutuskan untuk membuka bisnis sendiri, diantaranya :

1. Kepuasan batin atas pembutan produk/Jasa

Pernahkah anda membuat orang lain senang dengan apa yang anda hasilkan? Misalnya anda berhasil membetulkan motor yang tadinya mogok atau memasak kreasi makanan dengan rasa lezat Jika iya, anda patut bangga. Hal seperti itulah yang dirasakan para pengusaha atas produk atau jasa yang dijual dari waktu ke waktu, ada rasa puas sekaligus bangga.

2. Kepuasan atas penciptaan budaya kerja

Waktu menjadi pegawai (terlebih – lebih staf), Anda mungkin sering menggerutuatas kondisi kantor, sistem kerja, sistem gaji, dan lain sebagainya. begitu anda mulai menjalankan usaha sendiri, semua itu akan ada ditangan anda. andalah yang akan menentukan.

3. Sisi kemapanan finansial

Semua pengusaha sukses pasti memulai segalanya dari hal kecil. Dan dengan membuka usaha sendiri, tentu anada mrngalami kebebasan finansial lebih besar daripada mereka yang memilih menjadi pegawai.

4. Fleksibilitas

Mungkin anda lebih ingin banyak menggunakan waktu dimalam hari untuk bekerja karena anda menikmati bekerja di malam hari. Atau anda lebih suka bekerja disiang hari agar bisa beristirahat dimalam hari. Semua itu dapat anda peroleh jika anda menjalankan usaha. Sebagai pemilik usaha, andalah yang paling tahu waktu yang paling pas dan efektif bagi anda. Anda juga dapat menyesuaikan waktu berbisnis dengan waktu untuk mengurus kepentingan pribadi.

Empat alasan diatas rasanya sudah lebih dari cukup untuk membuat anda ingin menjadi pengusaha dibandingkan menjadi pegawai. Jadi, Siapkah anda menjadi pengusaha ?

Courtesy : info-ind.com