Ralat Jadwal Kegiatan Mahasiswa Baru Jalur SNMPTN Tahun 2014

PENGUMUMAN
Nomor: 3447/UN10/AK/2014

Ralat Jadwal Kegiatan Mahasiswa Baru Jalur SNMPTN Tahun 2014

Berdasarkan Pengumuman Nomor : 3370/UN10/AK/2014 tentang Penetapan UKT jalur SNMPTN, jadwal bagi mahasiswa baru yang telah mencetak Form 3 dan 4 (telah mendapatkan NIM) kegiatan Upacara Penerimaan dan Pengenalan Kehidupan Kampus (PKK Maba) UB diadakan perubahan sebagai berikut:

No Kegiatan Tanggal Waktu Tempat Pakaian Ket
1. Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru & PKK Maba UB 1/2 September 2014 06.30 – 17.00 WIB. Lapangan Upacara Rektorat Universitas Brawijaya Lihat pada penugasan PKK Maba Tgl. 1 September 2014 Grup I :
Cluster 1 – 12Tgl. 2 September 2014 Grup II:
Cluster 13-24
(Grup I Libur)
2. PKK – MABA 3 s/d 4 September 2014 06.30 – 17.00 WIB. Fakultas Masing-masing Idem
3. Perkuliahan Semester Ganjil 2014/2015 8 September 2014 Sesuai jadwal Fakultas Masing-masing Bebas dan Rapi

  1. Pembagian Cluster Upacara lihat di Form 3, Penugasan PKK Maba akan diumumkan kemudian di http://www.selma.ub.ac.id
  2. Tidak ada kegiatan apapun di Universitas maupun Fakultas sebelum Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru, semua pengumuman resmi tentang mahasiswa baru akan dikeluarkan melalui web site resmi mahasiswa baru UB di http://www.selma.ub.ac.id

Malang, 18 Juli 2014
Rektor,

Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS
NIP. 195811261986091001

Advertisements

Menghitung Passing Grade SNMPTN dan SBMPTN

20120407_092615_sarjana-1

Ada bberapa kesalahan dalam memahami passing grade untuk tiap-tiap jurusan dalan PTN. Adapun kesalahannya adalah:

# Pada dasarnya, PTN manapun tidak akan memberikan bocoran tentang passing grade kepada pihak-pihak tertentu. So, passing grade yang kita ketahui ini adalah buatan bimbel yang sengaja dibuat untuk acuan kelulusan atau kemampuan dalam menjawab soal.

# Passing Grade adalah sesuatu yang sifatnya Dinamis. Artinya, setiap periode SNMPTN memilikistandar tersendiri untuk jurusan-jurusan tertentu setiap tahunnya.

#Sejatinya passing grade bukanlah standart kelulusan dalam SNMPTN, tapi keketatan karena SNMPTN bertujuan untuk menyeleksi yang baik dari yang terbaik, bukan menilainya.

Ada cara untuk menghitung passing grade dalam menjawab soal-soal SNMPTN tahun lalu atau Try Out untuk menghadapi SBMPTN.

Contonya anda mengerjakan Soal SNMPTN tahun lalu, dan kemudian cocokkan jawaban dengan kunci jawaban yang tersedia.

Terus hitung passing grade anda dengan rumus berikut:

Passing Grade = (B x 4) – ( S x 1) x 100

                                     JS x 4

Keterangan:

B = Jumlah jawaban benar

S + Jumlah jawaban salah

JS = Jumlah soal

Passing Grade SNMPTN Paijo

Contohnya:

Hari pertama (materi dasar), Paijo menjawab 25 Soal SBMPTN dengan benar dan 25 soal dengan salah, dan 25 soal tidak dijawabnya.

Cara menghitungnya:

 (25×4) – (25×1) x 100  = 25

75 x 4

Courtesy : Tentang SNMPTN

Program Studi dengan Persaingan Paling Ketat di SNMPTN 2013

logo-snmptn

Sebanyak 133.604 siswa dinyatakan lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 di 61 PTN di seluruh nusantara. Panitia SNMPTN mencatat program studi yang menunjukkan persaingan paling ketat di setiap perguruan tinggi negeri.

Catatan persaingan paling ketat tercatat dalam contoh tabel rasio keketatan yang disampaikan Panitia SNMPTN 2013, Senin (27/5/2013). Dalam keterangan pers tersebut, Ketua Panitia SNMPTN 2013 Akhmaloka mengatakan, catatan ini menunjukkan fakultas-fakultas yang memiliki banyak peminat.

Berikut catatan keketatan persaingan di program studi di sejumlah PTN dengan format “nama universitas: program studi sainstek (tingkat keketatan dalam persen)/program studi soshum (tingkat keketatan dalam persen)”.

Universitas Sumatera Utara: IPA – Ilmu Komputer (1,30)/ IPS – Manajemen (1,69)

Universitas Andalas: IPA – Sistem Komputer (1,32)/ IPS – Manajemen (1,21)

Universitas Sriwijaya: IPA – Farmasi (1,15)/ IPS – Pendidikan Guru SD (1,45)

Universitas Indonesia: IPA – Teknik Komputer (1,31)/ IPS – Ilmu Hubungan Internasional (0,72)

Institut Pertanian Bogor: IPA – Ilmu Gizi (1,24)

Institut Teknologi Bandung: IPA – Teknik Pertambangan dan Perminyakan (3,15)/ IPS – Sekolah Bisnis dan Manajemen (2,58)

Universitas Padjadjaran: IPA – Teknik Informatika (0,61)/ IPS – Manajemen (0,80)

Universitas Diponegoro: IPA – Teknik Informatika (1,33)/ IPS – Manajemen (1,82)

Universitas Gadjah Mada: IPA – Teknologi Informasi (0,85)/ IPS – Manajemen (0,79)

Institut Teknologi Sepuluh November: IPA – Teknik Multimedia dan Jaringan (1,29)

Universitas Airlangga: IPA – Pendidikan Kebidanan (1,06)/ IPS – Ilmu Komunikasi (1,78)

Universitas Brawijaya: IPA – Ilmu Keperawatan (1,01)/ IPS – Manajemen (1,82)

Universitas Udayana: IPA – Farmasi (1,47)/ IPS – Hubungan Internasional (2,71)

Universitas Mataram: IPA – Pendidikan Dokter (1,63)/ IPS – Pendidikan Guru SD (2,33)

Universitas Mulawarman: IPA – Pendidikan Dokter (2,25)/ IPS – Sastra Inggris (7,59)

Universitas Hasanuddin: IPA – Teknik Pertambangan (1,03)/ IPS – Manajemen (1,00)

Universitas Sam Ratulangi: IPA – Ilmu Keperawatan (2,87)/ IPS – Ilmu Sejarah (9,09)

Universitas Haluoleo: IPA – Farmasi (4,76)/ IPS – Pendidikan Guru SD S-1 (9,28)

Universitas Pattimura: IPA – Pendidikan Dokter (3,98)/ IPS – Akuntansi (13,48)

Universitas Cenderawasih: IPA – Farmasi (4,33)/ IPS – Pendidikan Bahasa Inggris (10,81)

Courtesy : TP Unesa

Cara Memilih Jurusan di Perguruan Tinggi yang Baik

1. Menyesuaikan Cita-Cita, Minat dan Bakat

Bagi yang telah memiliki cita-cita tertentu, maka lihatlah jrurusan apa yang dapat membawa menuju profesi atau pekerjaan yang diinginkan tersebut. Janganlah memilih jurusan teknik geodesi jika anda ingin menjadi seorang dokter ahli kandungan dan jangan pula memilih jurusan sastra jawa jika bercita-cita menjadi polisi.

Sesuaikan jurusan yang ingin diambil dengan minat dan bakat. Jika tidak menyukai hitung-hitungan janganlah mengambil jurusan matematika dan jika tidak menyukai menggambar jangan mengambil jurusan teknik sipil. Kemudian lihat bakat anda saat ini. Mengembangkan bakat yang sudah ada disertai dengan rasa suka dan cita-cita pada suatu jurusan studi akan menjadi pilihan yang tepat.

2. Informasi yang Sempurna

Carilah informasi yang banyak sebagai bahan pertimbangan anda untuk memilih jurusan. Cari dan gali informasi dari banyak sumber seperti orang tua, saudara, guru, teman, bimbel, tetangga, konsultan pendidikan, kakak kelas, teman mahasiswa, profesional, dan lain sebagainya. Jangan mudah terpengaruh dengan orang lain yang kurang menguasai informasi atau ikut-ikutan teman / trend.

Internet juga merupakan media yang tepat dan bebas untuk bertanya kepada orang-orang di dalamnya tentang apa yang ingin kita ketahui. Cari situs forum atau chating melalui messenger dengan orang yang dapat dipercaya. Semua informasi yang didapat dirangkum dan dijadikan bahan untuk membantu memilih jurusan.

3. Lokasi dan Biaya

Bagi orang yang hidup dalam ekonomi atas, memilih jurusan tidak akan menjadi masalah. Biaya yang nantinya harus ditanggung dapat diselesaikan dengan mudah baik dari pengeluaran studi, biaya hidup, lokasi tempat tinggal, dan lain sebagainya. Bagi masyarakat golongan menengah ke bawah, lokasi dan biaya merupakan masalah yang sangat diperhitungkan.

Jika dana yang ada terbatas maka pilihlah lokasi kuliah yang dekat dengan tempat tinggal atau lokasi luar kota yang memiliki biaya hidup yang rendah. Pilih juga tempat kuliah yang biaya pendidikan tidak terlalu tinggi. Jika dana yang ada nanti belum mencukupi, maka carilah beasiswa, keringanan, pekerjaan paruh waktu / freelance atau sponsor untuk mencukupi kebutuhan dana anda. Jangan jadikan pula uang sebagai faktor yang sangat menghambat masa depan anda.

4. Daya Tampung Jurusan / Peluang Diterima

Perhatikan daya tampung suatu jurusan di PTN dan PTS favorit. Pada umumnya memiliki kuantitas yang terbatas dan diperebutkan oleh banyak orang. Jangan membebani diri anda dengan target untuk berkuliah di tempat tertentu dengan jurusan tertentu yang favorit. Anda bisa stres jika kehendak anda tidak terpenuhi. Buat banyak pilihan tempat kuliah beserta jurusannya.

Ukur kemampuan untuk melihat sejauh mana peluang menempati suatu jurusan di tempat favorit. Adanya seleksi masal yang murni seperti UMPTN, SPMB, Sipenmaru dan lain sebagainya dapat menjegal masa depan studi anda jika tidak persiapkan dan diperhitungkan matang-matang. Pelajari soal-soal seleksi dan ikuti ujian try out sebagai percobaan anda dalam mengukur kemampuan yang anda miliki.

Namun jangan terlalu minder dengan hasil yang didapat. Jika pada SPMB ada 2 jurusan yang dapat dipilih, pilih satu jurusan & tempat yang anda cita-citakan dan satu jurusan lain atau lokasi lain yang sesuai atau sedikit di bawah kemampuan anda.

5. Masa Depan Karir dan Pekerjaan

Lihatlah ke depan setelah anda lulus nanti. Apakah jurusan yang anda ambil nanti dapat mengantar anda untuk mendapatkan pekerjaan dan karir yang baik? Banyak jurusan-jurusan yang saat ini lulusannya menganggur tidak bekerja. Tidak hanya orang dari jurusan tertentu saja yang dapat bekerja pada suatu profesi, karena saat ini rekrutmen perusahaan dalam mencari tenaga kerja tidak melihat seseorang dari latar belakang pendidikan saja, namun juga pengalaman. Tetapi jika kompetensi, keberanian dan kemampuan anda jauh dari orang-orang normal, maka jurusan apapun yang anda ambil sah-sah saja.

Biarkanlah hati dan akal sehat anda bicara tanpa adanya campur tangan dari orang lain. Konsultasikan dengan orang tua dan orang lain yang anda percayai. Pemilihan jurusan kuliah sangat menentukan masa depan anda. Selamat berjuang !!!