UB Ciptakan Lulusan Berwawasan Entreprenuer

UB Adakan Wisuda Periode VIII 2013/2014 Pada Sabtu (16/8)
UB Adakan Wisuda Periode VIII 2013/2014 Pada Sabtu (16/8)

Sebagai perguruan tinggi terbesar dan berkualitas di Indonesia,Universitas Brawijaya (UB) membimbing para lulusannya agar siap bersaing di dunia kerja. Bimbingan tidak hanya dilakukan dalam bentuk akademik tapi juga non akademik seperti entrepreneur atau wirausaha.

Universitas Brawijaya sangat mendukung upaya mahasiswa dalam menciptakan lapangan kerja. “Lebih baik menciptakan lapangan kerja dibandingkan mencari pekerjaan”. Demikian kalimat yang sering disampaikan Rektor kepada para alumni pada saat upacara pelepasan.

Upaya dan kerja keras yang selama ini dilakukan UB, mulai dari mengadakan Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan mengikutsertakan mahasiswa pada ajang kompetisi nasional dan internasional ternyata membuahkan hasil.

Banyak dari mahasiswa mampu menciptakan inovasi-inovasi terbaru yang bersifat aplikatif dan bermanfaat bagi masyarakat. Bahkan tidak sedikit pula yang sudah mendaftarkan Paten atau Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk produknya.

Sebut saja, Alat Kontrol Bagi Supir Bus yang Nakal (LAKBAN) karya mahasiswa Fakultas Teknik UB yang lolos dalam kompetisi The 2nd International Innovation, Design and Articulation (i-IDeA2014) Malaysia, saat ini sedang dalam pengajuan proses Paten melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UB. Sementara itu, Emergency Reporter on Underwear (ERROR ) karya mahasiswa FTP dan FT yang sudah lolos Program Kreativitas Mahasiswa DIKTI bidang Karsa Cipta (PKM-KC) diharapkan mampu mengurangi tingkat kekerasan yang dialami oleh Tenaga Kerja Indonesia (TKI) .

Tidak hanya mahasiswa yang mampu berkarya, beberapa waktu yang lalu tim laboratorium Bio sains UB juga berhasil menciptakan alat pendeteksi dini Diabetes Melitus (DM) bernama Kit Diagnostik (produk rapid test autoimmune) GAD 65. Kit Diagnostik merupakan salah satu produk unggulan Laboratorium Biosains UB hasil kerjasama dengan PT Biofarma Bandung yang siap di launching  tahun ini.   Produk tersebut berfungsi untuk deteksi dini bagi pasien  DM Tipe 1 berbasis Reverse flow Immuno chromatoghraphy: RAPID TEST Autoimmunue  Marker autoantibodi GAD65 yang merupakan kit diagnostik dini untuk penyakit diabetes.

Salah satu tim peneliti, Prof. Dr. Aulanniam, drh. DES mengatakan bahwa Kit Diagnostik yang siap dipasarkan mempunyai harga yang bisa dijangkau oleh semua kalangan masyarakat.

Selain membekali mahasiswa dengan kemampuan wirausaha , UB juga membantu lulusan lewat Job Placement Center (JPC). JPC UB akan membantu menyalurkan para alumni dan mempersiapkan alumni dalam menghadapi dunia kerja. Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain dengan mengadakan Job Fair dan mengadakan pelatihan seperti training menulis lamaran kerja.

Memberikan bimbingan kewirausahaan dan membangun JPC merupakan upaya UB dalam mempersiapkan alumninya di masyarakat. Sesuai dengan kualifikasi perguruan tinggi atau program studi yang bagus itu lulusannya enam bulan sudah terpakai di masyarakat.

“Kita ini kan seperti pabrik, sehingga perguruan tinggi sekarang tidak hanya bertugas memproduksi aja. Setelah lulus kita tidak boleh membiarkan saja, maka kita harus menjual ke masyarakat. Kampus tidak hanya meluluskan tapi membantu mencari pekerjaan sehingga masa tunggu menjadi lebih cepat,”kata Rektor UB, Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS.

Selain itu, Rektor UB, Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS dalam pidatonya dihadapan para wisudawan mengatakan bahwa lulusan diharapkan mampu menjadi sosok yang mandiri, kreatif dan inovatif, sebagai pelopor dan penggerak pembangunan.

“Untuk itu, saudara harus mempersiapkan diri dengan baik, agar kehadiran Saudara ditengah-tengah masyarakat dapat diterima dengan baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang sedang membangun ini,” katanya.

Dengan bekal IPTEK serta berbagai bekal kecakapan hidup yang diterima selama kuliah, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam pembangunan, mengajak masyarakat untuk menatap hari esok yang lebih baik, yakni melalui ide-ide cemerlang untuk menggali potensi yang belum tertangani serta memecahkan berbagai permasalahan yang ada di negara kita.

“Inilah yang didambakan oleh UB yang menetapkan arah pengembangan dirinya menuju “Entrepreneurial University” yaitu suatu universitas yang mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya bisa mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Prof Bisri.

Pada Pelaksanaan Wisuda Program Vokasi, Sarjana , dan Pasca Sarjana Periode VIII Tahun Akademik 2013/2014, UB meluluskan sebanyak 1051 mahasiswa dengan nama-nama wisudawan Terbaik untuk setiap Program dan di Fakultas dengan kriteria IPK tertinggi dan lama studi tercepar, sebagai berikut: pertama, Program Sarjana: Ramadhanif Condro Wibowo, S.E. (FEB); Windy Permata Anggun, S.H. (FH); Achmad Khotim, S.AB. (FIA); Dwi Ratih A N, S.P (FP); Safitri, S.Pt (FPt); Paramita Dwi Putri Pranyata, S.T. (FT); dr. Christian Surya Eka Putra, S.Ked (FK); Erna Wijilestari, S.Pi (FPIK); Syarifa Elfira, S.Si (FMIPA); Nur Aulya F, S.TP (FTP); Yuventine Maya Diasmara, S.IP (FISIP); Izzatur Rahmaniyah, S.S (FIB); Samha Sholikhatin, S.Kom (PKH); Faldy Hildan Feizar, S.Kom (PTIIK). Pascasarjana Angky Wahyu Putranto, M.P dan Dr. Ir. Anis Rosyidah, MP. Program Pendidikan Vokasi Christian Dian, A.Md.

From : Prasetya Online

Advertisements

Inilah Alasan Google Tidak Merekrut Lulusan Perguruan Tinggi Terbaik

google-id

Lulusan perguruan tinggi top nampaknya saat ini bukan pilihan utama Google untuk menjadikannya karyawan, sehingga membuka banyak kesempatan bagi semua orang untuk bekerja di perusahaan paling populer tersebut saat ini.

Mengapa Google tidak menghiraukan lulusan universitas top? Tentu saja ada alasan yang kuat mengapa mereka berbuat demikian. Dan inilah alasan tersebut yang telah mereka analisis dalam perkembangan perusahaannya dari tahun ke tahun:

Kepada media New York Time, HRD dari Google, Laszlo Bock menyatakan mengenai alasan tidak merekrut orang-orang cerdas jebolan universitas terbaik:

Graduates of top schools can lack “intellectual humility” atau Lulusan dari sekolah top memiliki kekurangan dalam kerendahan hati terhadap intelektualitas.

Hal tersebut didukung data bahwa bagi mereka yang lulus dari universitas top, biasanya selalu berhasil dalam segala hal terutama dalam akademis dan sangat jarang mengalami kegagalan sehingga tak jarang dari mereka bukan termasuk tipe pemimpin dalam sebuah bisnis.

Google menyatakan bahwa mereka mencari tipe orang yang memiliki kemampuan untuk mengintrospeksi dan merangkul ide-ide orang lain meskipun ide dirinya lebih baik.

Bahkan Bock mengungkapkan “Tanpa kerendahan hati anda tidak dapat belajar”, orang pintar sukses jarang mengalami kegagalan, sehingga mereka tidak belajar dari kegagalan tersebut.

Sadar atau tidak kita sadari, kebanyakan orang sukses dalam berbisnis adalah justru kadang mereka yang tidak melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi. Bock pun menyatakan bahwa, banyak sekolah yang tidak bisa memberikan janji masa depan mereka, yang ada hanyalah tumpukan utang untuk biaya sekolah dan menjadi masalah remaja saat ini di Amerika.

Sudah tidak aneh bahwa banyak dari kita yang ber IQ tinggi tidak serta merta menjadi seorang yang jauh lebih sukses dari mereka yang memiliki IQ lebih rendah. Dan itupula yang dipaparkan Bock, “Kemampuan belajar lebih penting dibandingkan IQ”.

Berhasil dalam bidang akademis bukan jaminan memperoleh suatu pekerjaan atau menjadi orang sukses, namun jiwa pembelajar dari setiap masalah dan kegagalan jauh lebih berharga. Bock melanjutkan, bahwa dalam setiap pekerjaan kemampuan kognitif memang perlu dan nomor satu namun kognitif umum bukan IQ.

Kemampuan untuk belajar, memproses dengan cepat, bekerja sama dalam sebuah tim, serta mengumpulkan dan memproses informasi, kemampuan untuk maju dan memimpin yang dibutuhkan saat ini.

Courtesy : Jogja Review

6 Jurus Sukses Berbisnis ala Alumni ITS

Ilustrasi. (Foto: Okezone)

Ilustrasi. (Foto: Okezone)

Kesuksesan tidak datang dengan sendirinya. Butuh kerja keras dan kemauan untuk terus bangkit meski kegagalan terus menghantui. Banyak makan asam garam dalam berbisnis, alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Heri Wibowo pun berbagi pengalamannya kepada para mahasiswa.

Heri menjalani masa kuliah selama 7,5 tahun dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 2,03 ketika lulus. Keinginannya menjadi seorang pengusaha membuat Heri gigih mencoba berbagai usaha ketika menjadi mahasiswa. Saat kuliah, dia gagal berbisnis hingga 10 kali. Bahkan, Heri memiliki utang sebesar Rp750 juta saat usia 22 tahun.

Dalam Seminar Mapping Life Entrepreneurship bertajuk Tentukan Mimpimu Raih Tujuanmu tersebut, Heri menceritakan detail perjalanan bisnisnya. Dimulai sejak 1994, Heri bercerita kepada para peserta alasannya memilih jalan bisnis yang kala itu ”sepi” dan membuatnya berjuang sendirian.

Heri mengaku, ada enam penyebab kegagalan yang seringkali dialami oleh pebisnis. ”Penyebab kegagalan pertama, perusak nomor satu dalam berbisnis, dan paling banyak terjadi adalah technical success,” ujar Heri, seperti disitat dari ITS Online, Senin (3/3/2014).

Pemilik perusahaan properti nasional tersebut menjelaskan, maksud dari technical success adalah membangun bisnis berdasarkan dengan kemampuan teknis yang dimiliki.

”Misalkan, kalau kalian arsitek jangan bangun bisnis properti, nanti kalian akan tetap sibuk dengan permintaan klien untuk  menggambar bangunan. Kalau misal kalian dokter, jangan bangun rumah sakit, kalian sibuk operasi pasien. Lalu siapa yang ngurus bisnisnya?” selorohnya.

Penyebab selanjutnya adalah tidak memiliki mentor atau coach. Dalam menjalani bisnis, lanjutnya, seharusnya ada arahan dari orang yang lebih berpengalaman agar bisnis kita terjaga. Sehingga bisa berkonsultasi ketika ada masalah yang dialami selama berbisnis.

Yang ketiga adalah no business skill. Banyak orang yang mempunyai keahlian khusus, namun tidak memiliki kemampuan accounting, marketing, atau negosiasi. Mereka hanya akan tetap berjalan secara profesional akan sulit menjalankan bisnis.

Namun, kemampuan tersebut tetap bisa diasah dengan mengikuti pelatihan-pelatihan bisnis. ”Tapi biasanya mahal, kalau mahasiswa bisa mulai dengan membaca majalah-majalah atau buku-buku bisnis,” saran Heri.

Penyebab lainnya ialah kecepatan, ketiadaan kontrol, terobsesi dengan produk, dan yang terakhir tidak siap berubah. Ketiga faktor tersebut, lanjutnya, saling berhubungan.

Menurut Heri, perkembangan cepat bisnis yang kita miliki tanpa kendali yang bagus itu bisa menjerembabkan sang pebisnis hingga bangkrut. ”Karena kita kadung jatuh cinta dengan bisnis yang kita miliki. Akhirnya terlalu terobsesi dan tidak siap berubah,” tutur pria asal kota Tulungagung itu.

Peluang Usaha Modal Kecil Kerja di Rumah

business-plan-writer

Dunia bisnis atau istilah kerennya dunia enterpreneur merupakan dunia bagi mereka yang berani dan memiliki mimpi besar. Menerjuni dunia bisnis memang tidak mudah namun bukan berarti tidak mungkin dilakukan. Ketika seseorang memutuskan untuk memulai bisnis maka mereka telah siap keluar dari zona nyaman, siap menghadapi tantangan, dan siap untuk gagal maupun sukses.

Agar bisa memulai bisnis atau usaha tidak harus langsung menerjuni bisnis besar. Bagi yang sudah biasa berbisnis mungkin bisa saja akan tetapi bagi yang baru belajar sebaiknya mempertimbangkan peluang bisnis modal kecil. Maka dari itu nanti akan dibahas bisnis apa saja yang tidak membutuhkan modal besar serta bisa di jalankan di rumah. Selain itu bisnis besar membutuhkan modal besar, sementara sebagai pemula yang baru belajar bisnis hal tersebut merupakan kendala. Baiklah, langsung saja simak dibawah ini:

Peluang Usaha Real/Offline modal kecil

1. Jasa service komputer

Jika anda memiliki soft skill dibidang perbaikan komputer maka jadikan hal itu peluang bisnis. Usaha ini bisa menjadi usaha yang tidak membutuhkan modal besar. Selain itu pekerjaan ini juga bisa dilakukan di rumah, bahkan bisa di jadikan usaha sampingan. Syaratnya jelas, anda harus memiliki ketrampilan dan skill di bidang komputer.

2. Jasa kursus/les privat

Kursus/les privat merupakan peluang usaha yang sangat menguntungkan. Bahkan jika digeluti secara serius dan profesional bisa menjadi bisnis besar. Modal yang dibutuhkan untuk usaha ini tidak besar, dan tidak harus berkutat di dunia pendidikan saja seperti les bahasa inggris, matematika, komputer saja. Anda juga bisa memberi les privat semisal piano, gitar, tari, dan banyak lagi yang lainya.

3. Jasa Percetakan kecil kecilan

Bagi yang memiliki kemampuan menggunakan komputer seperti mengetik, desain grafis, editing, dan lainya. Seharusnya bisa memanfaatkan kemampuan tersebut untuk membuka bisnis percetakan semisal jasa pengetikan, jasa desain, jasa printing, dan jasa percetakaan sederhana lainya. Bisnis ini bisa dijalankan dirumah utuk awalnya, setelah mendapat keuntungan bisa di simpan dan dijadikan modal untuk membeli perlengkapan percetakan lain sehingga usaha bisa berkembang.

4. Jual Pulsa Elektrik

Sebagian besar orang mungkin sudah menjalankan bisnis ini. Jika dilihat sekilas usaha yang satu ini memang tampak kurang mengairahkan. Namun jangan salah, jika mampu dikembangkan dengan baik apalagi anda memiliki banyak teman maka bisa saja menjadi awal anda untuk memiliki gerai ponsel.

5. Membuka warung kopi

Jika lokasi anda merupakan lokasi strategis semisal area kampus, pabrik, dan tempat tongkrongan. Maka bisa mencoba menjalankan bisa yang satu ini yaitu warung kopi. Meski namanya warung kopi bukan berarti hanya jualan kopi saja, bisa diselingi dengan makanan kecil seperti indomie telor, gorengan, dan tentu saja kebutuhan lainya tergantung kebutuhan pasar setempat.

Peluang Usaha Online modal kecil

1. Jualan Online Dropship

Jika anda ingin memulai bisnis jualan online namun tidak memiliki modal untuk barang yang ingin di jual, maka menjadi dropshiper adalah salah satu kesempatan. Bagi yang belum tau apa itu dropship, ini penjelasanya: menurut situs wikipedia dropship adalah sebuah teknik pemasaran dimana penjual tidak menyimpan stok barang, dan dimana jika penjual mendapatkan order, penjual tersebut langsung meneruskan order dan detail pengiriman barangnya ke distributor, supplier, atau produsen.

Dengan demikian anda bisa jualan online berbagai jenis barang yang mana anda tidak menyediakan barang tersebut. Penyedia barang adalah supplier, dan ketika ada konsumen yang melakukan order maka mereka membayar ke anda dan anda meneruskanya ke supplier. Maka supplier akan mengirim barang pesanan tersebut atas nama anda sebagai pengirim. Saat ini sudah banyak sekali situs yang menerima jasa dropship, silahkan di pilah-pilah.

2. Peluang Bisnis Affiliasi

Sudah sejak dulu bisnis affiliasi online ini menjadi pilihan beberapa orang yang terjun di dunia bisnis online. Keuntungan dari menggeluti bisnis ini yanitu kita tidak harus memiliki modal besar karena barang yang kita tawarkan adalah barang orang lain dan kita akan mendapat komisi ketika ada penjualan, komisi tergantung kesepakatan. Bisnis affiliasi saat ini ada banyak sekali misalnya Amazon untuk skala internasional dan yang masih hangat di Indonesia yaitu afiliasi Lazada.co.id.

3. Jualan Online/ Membuka Toko Online

Jika anda memiliki produk sendiri yang bisa dipasarkan baik itu produk UKM maupun usaha rumahan. Kini saatnya anda menjalankan pemasaran dengan jualan online. Semakin tahun kepercayaan masyarakat terhadap transaksi belanja online semakin tinggi. Maka tidak ada salahnya melebarkan pangsa pasar anda dengan membuka toko online. Apalagi saat ini cukup mudah membuat toko online, bahkan anda bisa memanfaatkan lapak-lapak forum jualan seperti Kaskus dan lainya.

4. Penghasilan dari Blog/Website

Bagi yang berminat mendapatkan pemasukan tambahan dari bisnis online maka bisa memanfaatkan blog/website. Penghasilan bisa di dapat dengan memanfaatkan periklanan online yang bisa dipasang di blog/website kita. Saat ini banyak sekali situs besar yang memberi kesempatan bagi blogger/website owner untuk memasang iklan. Anda bisa memulai dengan mendaftar di Google Adsense, Tribalfushion, Infolinks untuk sekala global. Ada juga lokal seperti Adplus, Adstars, Kliksaya, idbloggednetwork, dan masih banyak lainya.

5. Menjadi Content Writer/ Penulis Freelance/ Penulis lepas

Jika anda mempunya kemampuan menulis baik itu berupa artikel review, berita, report, deskriptif, dan jenis-jenis penulisan lainya maka anda bisa mencari peluang sebagai penulis lepas online. Saat ini banyak sekali situs-situs besar yang membutuhkan content writter/ penulis untuk mengisi artikel di sutus mereka. Baik itu berupa tulisan berbahasa asing maupun bahasa indonesia, silahkan serach di google informasi seputar jasa penulis online.

Courtesy : Likethisya

Beginilah Cara Google Bikin Karyawan Betah

google-id

Perusahaan mana yang tidak ingin karyawannya setia, produktif, dan betah bekerja di kantor? Karena itulah, perusahaan yang baik dan sehat pasti berusaha menjaga iklim kerja dan semangat para karyawannya dengan memberikan tunjangan serta fasilitas terbaik bagi mereka.

Hal ini pun dilakukan oleh perusahaan-perusahaan teknologi yang berbasis di Silicon Valley, California, AS. Salah satunya adalah Google. Selain dikenal baik hati kepada para karyawannya, Google juga menjadi salah satu perusahaan teknologi yang paling diincar oleh para pencari kerja. Betapa tidak? Tunjangan-tunjangan serta fasilitas yang diberikan oleh perusahaan yang didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin ini mampu menjamin para karyawannya hidup senang, tenang, dan berkecukupan. Tampaknya tak ada hal lain yang perlu dikhawatirkan oleh para Googler (karyawan Google), kecuali pekerjaan mereka.

Apa saja fasilitas yang bisa dinikmati oleh para Googler?

Google menyediakan transportasi gratis bagi para Googler yang tinggal di sekitar Mountain View, dekat dengan lokasi Googleplex (kantor Google). Google juga menyediakan fasilitas pangkas rambut gratis di kantor bagi para karyawannya yang sibuk. Mereka tak perlu pergi ke salon sendiri dan antre untuk memangkas rambut atau poninya yang sudah mulai panjang.

Agar para Googler bisa benar-benar beristirahat di akhir pekan, Google menyediakan fasilitas laundry dan layanan dry cleaning di kantornya. Jadi, bukan hal aneh jika setiap akhir pekan para karyawan membawa pakaian kotornya ke Googleplex.

Di Googleplex, karyawan juga bisa bersantai sambil bermain ping pong, biliar, dan foosball alias table football. Meja-meja permainan ini terletak di beberapa tempat dalam gedung. Bagi para Googler yang hobi “berolahraga jempol”, Google juga menyediakan perlengkapan video game.

Kalau mau, karyawan Google boleh membawa hewan peliharaannya ke kantor. Akan tetapi, yang satu ini rasanya sulit jika ingin sering dilakukan karena bekerja sambil mengawasi hewan peliharaan bukan hal yang mudah dilakukan. Untuk menyambut akhir pekan, setiap Jumat, para Googler biasa berkumpul bersama sambil minum bir dan anggur gratis.

Seru, tetapi itu belum apa-apa. Masih banyak tunjangan dan fasilitas yang dapat dinikmati oleh para Googler. Daftarnya dilansir oleh Business Insider dan pasti membuat Anda bermimpi untuk bekerja di sana.

Makanan dan minuman gratis

Makan siang gratis di kantor karyawan mungkin hal yang sudah biasa di banyak kantor. Nah, di Googleplex, selain makan siang, sarapan dan makan malam pun selalu tersedia bagi karyawan. Ini karena lokasi kantor Google agak jauh dari restoran. Fasilitas yang satu ini membuat para Googler bisa menghemat waktu dan uang mereka.

Googleplex juga dilengkapi dapur-dapur kecil yang menyediakan kopi, snack, dan minuman bagi para karyawan. Dapur-dapur itu ditempatkan berdekatan dengan ruang kerja karyawan agar Googler tak perlu pergi jauh dari mejanya untuk mengambil makanan. Intinya, perut para penghuni Googleplex dijamin selalu kenyang.

Jaminan kesehatan

Agar karyawannya tetap bugar, Google menyediakan gym dan kolam renang di lingkungan kantornya. Tak tanggung-tanggung, kolam renang itu dijaga oleh petugas khusus untuk memastikan keselamatan para penggunanya. Karyawan Google yang tidak enak badan atau terluka saat bekerja juga bisa membuat janji dengan dokter di Googleplex.

Meskipun bekerja di Google terlihat sangat menyenangkan, para karyawan juga punya tanggung jawab yang besar dan dituntut untuk berkinerja baik. Karena itu, pekerjaan juga bisa membuat mereka pusing. Namun, ketika sukses menyelesaikan suatu proyek dengan baik, mereka bisa menikmati bonus pijat selama 1 jam dari therapist yang disewa Google.

Aturan 80/20

Aturan Google yang satu ini sangat terkenal. Google menuntut para karyawannya untuk menghabiskan 80 persen waktu kerja di kantor untuk mengerjakan pekerjaan mereka, dan meluangkan 20 persen sisanya untuk mengerjakan proyek khusus sesuai passion mereka. Artinya, dalam waktu kerja standar selama seminggu, ada satu hari penuh yang dapat mereka gunakan untuk mengerjakan proyek di luar pekerjaan utama mereka.

Google banyak mengembangkan teknologi masa depan di Google Labs. Menurut Google, kebanyakan teknologi canggih itu justru berawal dari proyek-proyek “sampingan” para karyawan dalam program 20 persen itu.

Bertemu banyak orang pintar

Karyawan Google adalah orang-orang yang pintar. Di Googleplex, mereka juga terbiasa bertemu dan bekerja dengan orang-orang pintar lainnya, termasuk Larry Page dan Sergey Brin. Googler juga sudah terbiasa bertemu dan bekerja dengan para pemimpin, pemikir, dan seleb di industri teknologi.

Meskipun para karyawannya sudah pintar, Google tetap mendorong mereka untuk selalu belajar. Salah satu buktinya, pintu kamar mandi dan bagian atas urinoir dalam toilet kantor mereka dihiasi berbagai puzzle dan tips seputar coding. Rupanya para Googler juga percaya bahwa toilet merupakan salah satu tempat terbaik untuk menemukan inspirasi.

TechStop

TechStop adalah unit tech-support yang dijaga oleh para spesialis TI terbaik di Googleplex. Di sana, para karyawan yang mendapat kesulitan berhubungan dengan hardware dan software bisa meminta pertolongan. TechStop buka 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu. Urusan TI sepele sekalipun akan dilayani di tempat ini, termasuk ketika karyawan lupa membawa charger laptop-nya ke kantor.

Cuti melahirkan dan punya anak

Pepatah “banyak anak banyak rezeki” tampaknya berlaku bagi para Googler. Sementara kantor-kantor lain hanya memberikan cuti melahirkan kepada para karyawan perempuan, Google juga bermurah hati memberikan cuti “menyambut anak” bagi para karyawan laki-lakinya.

Google memberikan hadiah “libur” selama 6 minggu, dan tetap digaji, kepada Googler laki-laki yang istrinya melahirkan. Sementara itu, kepada Googler perempuan yang baru melahirkan, Google memberikan libur selama 18 minggu setelah sang anak lahir.

Bukan itu saja. Setelah kelahiran sang anak, karyawan juga mendapatkan bonus untuk meringankan biaya-biaya membeli kebutuhan bayi. Setelah sang ibu kembali bekerja, dia bisa membawa bayinya ke kantor dan menitipkannya di fasilitas Day Care yang disediakan di Googleplex.

Tunjangan kematian

Google menjamin kesejahteraan karyawannya, bahkan sampai mereka meninggal dunia. Ketika ada Googler yang meninggal dunia, perusahaan akan mencairkan asuransi jiwa karyawan dan memberikannya kepada keluarga yang ditinggalkan. Google juga akan membayarkan setengah dari gaji karyawan tersebut kepada suami/istrinya yang ditinggalkan hingga 10 tahun ke depan. Selain itu, Google juga akan memberikan tunjangan sebesar 1.000 dollar AS yang diberikan setiap bulan kepada anak-anak almarhum.

Jadi, siapa yang ingin bekerja di Googleplex?

Courtesy : KOMPAS

Mark Zuckerberg "Drop Out" dan Sukses, Perlu Ditiru ?

Mark-Zuckerberg780x390

Drop out alias berhenti kuliah. Banyak tokoh entrepreneur besar melakukan ini. Pada tahun 1974, pendiri Microsoft Corp., Bill Gates, berhenti kuliah untuk merintis bisnisnya yang kala itu masih berupa startup (perusahaan rintisan digital).

Begitu pula dengan pendiri Virgin Group, Richard Branson. Pria yang terkenal dengan jiwa petualangnya itu berhenti sekolah pada tahun 1966, saat usianya masih 16 tahun, demi merintis bisnis majalah pertamanya, Student Venture.

“Tadinya saya ingin menjadi editor atau jurnalis. Saya tidak sungguh-sungguh tertarik untuk menjadi seorang entrepreneur, tetapi saya sadar saya harus menjadi entrepreneur agar majalah saya bisa bertahan,” kata Branson.

Selain Gates dan Branson, masih ada pendiri Oracle, Larry Ellison; pendiri Dell Computers Inc, Michael Dell; pendiri Apple Inc., Steve Jobs; dan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg. Mereka berhenti kuliah untuk fokus merintis usaha.

Cerita tentang mereka membuktikan bahwa pendidikan bukanlah faktor utama yang menentukan kesuksesan para entrepreneur. Masih ada faktor-faktor lainnya. Tetapi, ini bukan berarti pula bahwa pendidikan bukan hal penting.

Menurut daftar 400 orang terkaya di Amerika Serikat, Forbes 400, yang dirilis pada 2012, terdapat “hanya” 63 entrepreneur yang drop out dari kampusnya. Mereka termasuk Bill Gates serta 2 co-founder Facebook, Mark Zuckerberg dan Dustin Moskovitz. Jumlah itu hanyalah 15% dari jumlah miliarder yang ada dalam daftar. Sisanya lebih besar, yakni sebanyak 85%, menyelesaikan kuliah mereka.

Dalam daftar itu, terdapat 29 orang miliarder yang meraih gelar Master of Science. Di antara mereka adalah investor Warren Buffett; co-founder LinkedIn, Reid Hoffman; serta 2 co-founder Google, Sergey Brin dan Larry Page.

Pada dasarnya, yang membuat mereka menjadi orang besar adalah passion dan tekad mereka untuk melihat ide-idenya sukses dieksekusi. Mereka tidak takut gagal dan ingin melakukan hal-hal lebih, yang berbeda dari orang lain.

Seperti kata CEO dan co-founder Google, Larry Page, “Apa yang menarik dari bekerja jika hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah mengalahkan perusahaan lain yang melakukan hal yang sama dengan kita?”

Seseorang bisa saja sukses tanpa pendidikan formal. Tetapi, pelajaran di kampus atau sekolah bisnis tentunya akan memperkaya para mahasiswa dan calon entrepreneur dengan ilmu dan pengetahuan soal bisnis dan marketing.

Selain itu, ilmu dan gelar sarjana, apalagi yang didapat dari kampus ternama, bisa juga berperan menambah rasa percaya diri seseorang. Satu hal lagi yang tak kalah penting—belajar di perguruan tinggi juga dapat membuka network.

Sementara teori-teori dan simulasi bisnis yang diberikan ketika kuliah menjadi bekal yang berguna bagi entrepreneur atau calon entrepreneur, pada akhirnya pengalaman di dunia bisnis yang sesungguhnyalah yang akan menjadi guru yang paling hebat. Kesuksesan mereka ditentukan bagaimana mereka menghadapi tantangan dengan kreatif dan inovatif, bagaimana mereka bertahan dan berusaha bangkit ketika gagal.

Drop out demi merintis startup belum tentu keputusan yang bijak—kecuali jika bisnis yang dirintis tengah berkembang pesat, atau si pendiri punya jaringan yang luas, atau dia adalah orang jenius, atau sangat beruntung. Tetapi dalam bisnis, entrepreneur tidak mungkin mengandalkan keberuntungan saja, bukan?

Courtesy : KOMPAS

Bagaimana Rasanya Kerja di Facebook ?

facebook-kantor780x390

Ternyata, di Silicon Valley, bukan hanya Google yang memanjakan para karyawannya. Facebook pun demikian. Melalui situs tanya-jawab Quora, para karyawan Facebook bercerita tentang hal-hal yang membuat mereka betah bekerja di perusahaan jejaring sosial tersebut.

Meskipun usianya masih belia, Facebook sudah menjadi perusahaan yang makmur. Tidak heran jika perusahaan yang didirikan oleh Mark Zuckerberg pada tahun 2004 itu mampu memberikan kemewahan bagi para karyawannya. Gaji yang tinggi hanya salah satu di antaranya. Berikut ini gambarannya.

Pada Oktober 2012, komunitas karier Glassdoor pernah merilis (software engineer) di 15 perusahaan teknologi ternama di Amerika.

Facebook tercatat sebagai perusahaan kedua yang memberikan gaji pokok paling tinggi kepada software engineer di perusahaannya, yakni rata-rata sebesar 123.626 dollar AS setahun.

Di atas Facebook, ada Google, yang memberikan gaji pokok tahunan rata-rata sebesar 128.336 dollar AS kepada para software engineer-nya. Sementara Apple, eBay, dan Zynga berturut-turut menempati posisi di bawah Google dan Facebook.

Sekarang, kita kembali ke pertanyaan yang di-posting dalam Quora. Apa saja fakta yang menarik tentang bekerja di Facebook?

Sama seperti Google, Facebook juga menyediakan banyak makanan nikmat bagi para karyawannya—untuk sarapan, makan siang, dan makan malam mereka.

Facebook pun memiliki dokter, chiropractor (ahli pengobatan alternatif), dan terapis yang siaga di kantornya yang terletak di daerah Menlo Park, California.

Setiap hari Jumat, Mark Zuckerberg akan menggelar sesi tanya-jawab. Dalam sesi tersebut, dia akan memberikan update informasi dan para karyawan bisa bertanya soal topik apa pun kepada bos Facebook itu.

Setiap tahun, Facebook merayakan pesta ulang tahun perusahaan dan memberikan hadiah kepada para karyawan. Contoh hadiah-hadiah yang sudah pernah diberikan adalah piyama, jam tangan, dan kaos kaki.

Untuk menjaga semangat kerja dan kreativitas para karyawannya, Facebook juga menggelar acara tahunan yang bernama “Game Day”. Untuk acara ini, perusahaan menyewa sebuah taman dan mengajak semua karyawannya untuk pergi dan bermain di taman itu.

Facebook ingin para karyawannya merasa nyaman ketika bekerja. Karena itu, mereka dibolehkan memilih komputer kerjanya masing-masing. Karyawan yang senang menggunakan Mac akan diberikan satu komputer Mac. Sementara karyawan yang merasa nyaman bekerja dengan Linux ataupun Windows, akan diberikan komputer berbasis Linux atau Windows.

Karyawan juga dibolehkan untuk memilih smartphone sebagai alat pendukung kerjanya. Ada dua pilihan yang ditawarkan, yakni iPhone atau smartphone berbasis Android. Menurut keyakinan Facebook, para karyawan bisa bekerja lebih produktif jika mereka merasa senang dan nyaman menggunakan perangkat kerjanya.

Dengan perangkat-perangkat kerja itu, setiap karyawan Facebook didorong untuk aktif bermain aplikasi Facebook dan Instagram. Dengan begitu, mereka bisa menemukan kelemahan-kelemahan pada aplikasi yang mereka kembangkan.

Karyawan Facebook yang punya masalah dengan perlengkapan kerjanya tidak perlu khawatir. Di kantor mereka tersedia sebuah vending machine (mesin penjual otomatis) yang berisi beragam perlengkapan, termasuk keyboard dan charger untuk laptop. Karyawan bisa segera mendapatkan perangkat penggantinya di mesin tersebut.

Satu lagi fakta tentang Facebook. Untuk memudahkan komunikasi di kalangan internal perusahaan, para Facebooker memanfaatkan layanannya sendiri. Fitur yang paling sering mereka gunakan untuk berkomunikasi adalah fitur Facebook Groups.

Cara Mudah Menjadi Orang Sukses dalam Bidang Apapun

kunci-sukses

Anda ingin sukses? Nah bila anda ingin sukses ada baiknya anda membaca postingan Tourworldinfo Community kali ini. Setiap orang pastinya ingin sukses begitu juga dengan saya sendiri sebagai admin Tourworldinfo Community. Nah sekarang pertanyaannya bagimana cara supaya sukses itu? apa tips rahasia orang sukses itu? Well, semua pertanyaan itu bisa anda dapatkan di tulisan ini.

Cara mudah menjadi orang sukses memang tidak seperti membalikan telapak tangan akan tetapi biargimanapun semua itu bisa kita peroleh dengan gampang, mudah dan cepat asal kita “YAKIN”. Dari berbagai penelusuran di situs internet, ternyata sudah banyak sekali tulisan-tulisan yang mengacu terhadap informasi yang ingin anda dapatkan, yaitu tentang cara menjadi orang sukses.

Agar teman-teman sekalian juga bisa tau cara apa saja yang sebenarnya bisa dilakukan agar kita menjadi orang sukses, maka berikut ini adalah cara menjadi orang sukses selengkapnya:

1. Mau Belajar

Orang sukses adalah pelajar seumur hidup. Mereka menyadari, pendidikan tak pernah berakhir tapi dimulai di setiap tingkatan kehidupan dan terus berlanjut hingga akhir kehidupan. Pendidikan tidak terbatas di ruang kelas, artinya mencoba ide baru, membaca buku, surat kabar, majalah dan menggunkan internet merupakan bentuk pendidikan pula.

2. Percaya Diri

Orang sukses percaya diri dan merasakan bahwa mereka berbuat sesuatu untuk dunia. Mereka memandang sebuah dunia yang besar dan ingin memainkan peranan penting di dalamnya. Mereka tetap bekerja sesuai ketrampilan mereka, sambil tetap menyadari bahwa ketrampilan ini memberi nilai kepada ketrampilan lainnya. Mereka juga sadar, karya terbaik akan menghasilkan kompensasi bagi mereka.

3. Berpandangan Positif

Orang sukses berpandangan positif terhadap apa yang dapat mereka kerjakan, dan ini meluas pada hal-hal lain. Mereka percaya gelas itu setengah penuh dan bukan setengah kosong. Mereka menanamkan semangat pada diri sendiri dan dapat membayangkan diri bagaimana mereka berhasil menyelesaikan suatu tugas sulit atau mencapai penghargaan tertinggi.

4. Berani Mengambil Resiko

Orang sukses berani mengambil resiko. Mereka berupaya untuk mencapai target, melakukan penghematan, membangun relasi dengan banyak orang dan gesit mencoba sesuatu yang baru guna mengikuti perkembangan zaman, dan mau terus mengambil resiko untuk meraih sukses.

5. Mampu Menikmati Pekerjaan

Orang sukses menikmati apa yang sedang mereka lakukan. Mereka mampu melihat pekerjaan sebagai kesenangan, mereka memilih bekerja di mana mereka dapat unggul. Orang sukses menyukai tantangan, mereka menikmati pencapaian puncak permainan mereka, apakah di pekerjaan, lapangan tennis atau lapangan golf.

6. Mampu Memotivasi Diri

Orang sukses punya banyak cara untuk memotivasi diri sendiri sehingga dapat terus berkarya lebih baik dari yang lain. Ada yang dengan cara melakukan beberapa pekerjaan setiap hari pada bidang berbeda.

7. Menyelesaikan Tugas Sepenuh Hati

Orang sukses menyelesaikan tugas tidak dengan setengah-tengah, dan mereka menggunakan cara kreatif dalam meraih sukses. Meski mungkin membutuhkan waktu lebih lama, mereka akhirnya melampaui garis finish. Mereka memanfaatkan waktu dengan baik dalam mensinergikan kemampuan fisik dan mental untuk mencapai sukses.

Nah, Itulah beberapa poin penting yang saya dapatkan ketika anda bertanya tentang bagimana cara menjadi orang sukses. Semoga poin-poin diatas dapat diterapkan dalam hidup kita masing-masing, agar kesuksesan akan segera menghampiri kehidupan yang sedang kita jalani. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi anda yang membacanya.

Courtesy : Hasbi Htc

Galaxy S4 Dibongkar, Profit Samsung Terungkap

SONY s4

KOMPAS.com — Untuk bersaing di pasaran smartphone global, Samsung membanderol produk smartphone Android terbarunya, Galaxy S4, dengan harga yang cukup premium. Perangkat Galaxy S4 dengan media penyimpanan internal berkapasitas 16GB dijual seharga Rp 7.499.000 di Indonesia.

Dengan harga setinggi itu, sebenarnya berapakah ongkos produksi yang diperlukan untuk membuat sebuah Samsung Galaxy S4? Pertanyaan inilah yang coba dijawab oleh lembaga analis pasar IHS iSuppli. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, IHS iSuppli membongkar gadget tersebut untuk mencari tahu berapa biaya pembuatannya.

Setelah usai membongkar komponen per komponen Samsung Galaxy S4 versi 32GB, IHS iSuppli berkesimpulan bahwa biaya produksi smartphone tersebut berkisar 237 dollar AS atau sekitar Rp 2,3 juta per unitnya.

Ini berarti Samsung mengambil margin kotor sebesar 402 dollar AS (sekitar Rp 3,9 juta) atau sekitar 62 persen, dengan asumsi harga Galaxy S4 32GB di AS, yaitu 639 dollar AS.

Dikutip dari AllThingsD, Jumat (10/5/2013), kebanyakan produsen bergantung terhadap perusahaan lain untuk mendapatkan komponen perangkat smartphone. Namun, Samsung dikenal mampu untuk memproduksi sendiri komponen smartphone.

Nah, dengan kelebihan itulah, Samsung akhirnya memutuskan untuk mengisi semua komponen kunci di Galaxy S4 dengan komponen buatan mereka sendiri. Keuntungan memakai komponen sendiri tentu saja akan membuat ongkos produksi Galaxy S4 lebih murah, yang berarti margin penjualannya semakin tinggi.

“Kekuatan Samsung adalah kemampuan untuk membuat komponen sendiri. Mereka terus menambah daftar komponen yang bisa mereka suplai ke diri mereka sendiri,” kata analis IHS, Vincent Leung.

Salah satu komponen yang tidak diproduksi sendiri adalah prosesor Galaxy S4 untuk pasaran Amerika Serikat. Untuk pasaran negara tersebut, Samsung mempersenjatai Galaxy S4 dengan prosesor buatan Qualcomm. Menurut IHS iSuppli, harga dari prosesor ini adalah sekitar 20 dollar AS.

Adapun untuk versi global, termasuk Indonesia, Samsung menggunakan prosesor buatan sendiri, yaitu Exynos 5 Octo. Dikatakan, Samsung membutuhkan biaya sebesar 28 dollar untuk memproduksinya.

Salah satu komponen dengan harga yang cukup mahal adalah bagian layar. Samsung membutuhkan biaya sebesar 75 dollar untuk memproduksi bagian ini. Bagian layar tersebut sudah termasuk dengan kaca super-kuat Gorilla Glass yang dibuat oleh perusahaan Corning.

Samsung juga memproduksi sendiri bagian media penyimpanannya. IHS memperkirakan dibutuhkan biaya sebesar 28 dollar AS untuk sebuah komponen satu ini dengan kapasitas sebesar 16GB.

Terdapat juga beberapa komponen yang tidak disuplai oleh Samsung sendiri, seperti chip Bluetooth dan WiFi yang diproduksi oleh Broadcom, chip manajemen daya oleh Maxim, dan chip nirkabel oleh Triquint Semiconductor.

Inilah Gaji CEO Baru BlackBerry

CEO-BlackBerry-John-Chen

Bagi seorang bernama John Chen, menjadi CEO sementara BlackBerry saat ini merupakan pekerjaan paling menantang karena ia harus mengembalikan kejayaan BlackBerry. Di tengah tantangan tersebut, ia juga mendapatkan upah yang terbilang besar.

Menurut dokumen yang diajukan BlackBerry kepada Securities and Exchange Commision Amerika Serikat (AS), tercatat bahwa Chen menerima gaji tahunan sebesar 1 juta dollar AS atau sekitar Rp 11,5 miliar, bersama dengan bonus kinerja sebesar 2 juta dollar AS atau Rp 22,9 miliar. Bukan hanya itu, BlackBerry juga memberi 13 juta lembar saham kepada Chen senilai 85 juta dollar AS atau Rp 974 miliar untuk 5 tahun ke depan.

Dalam dokumen juga terdapat perjanjian, jika Chen diberhentikan tanpa sebab, ia akan menerima pesangon pemutusan kerja sebesar 6 juta dollar AS atau Rp 68,7 miliar. Nilai tersebut merupakan paket kompensasi besar-besaran, terutama bagi BlackBerry, yang baru saja melakukan restrukturisasi dengan memangkas 4.500 karyawan atau 40 persen dari total karyawan secara global.

Chen ditunjuk sebagai CEO sementara BlackBerry setelah perusahaan membatalkan rencana menjual diri. BlackBerry tidak mengungkap berapa lama Chen akan bekerja sebagai CEO. Namun, pria asal Hongkong yang bermigrasi ke Amerika Serikat pada 1973 ini punya kisah sukses membangun kembali perusahaan perangkat lunak database komputer bernama Sybase. Sebelumnya, Sybase berada dalam krisis. Mereka membukukan kerugian usaha sebesar 98 juta dollar AS.

Setelah Chen masuk sebagai CEO Sybase pada November 1998, ia berusaha meningkatkan neraca dan laba. Di bawah kepemimpinan Chen, Sybase membuat produk baru berupa perangkat lunak analisis dan mobilitas yang menargetkan pasar negara berkembang. Sybase mencapai kinerja keuangan yang kuat sampai akhirnya pada 2010 dijual ke perusahaan perangkat lunak SAP asal Jerman sebesar 5,8 miliar dollar AS. Di BlackBerry, pria berusia 58 tahun ini berjanji untuk membangun kembali bisnis BlackBerry. Ia menolak memberi detail strategi yang akan dilakukan.

“Setelah kami melihat John Chen, kami harus bekerja memastikan agar bisa menarik dia ke perusahaan,” kata Prem Watsa, CEO Fairfax Financial Holdings, yang merupakan pemegang saham terbesar di BlackBerry.

Courtesy : KOMPAS

Tips Sukses Bisnis Startup dari Miliuner Silicon Valley

Tips Sukses Bisnis Startup dari Miliuner Silicon Valley

CEO dan Presiden Bubble Motion, Tom Clayton (kiri).

Banyak pebisnis internet sukses berasal dari Silicon Valley. Salah satunya adalah Tom Clayton yang merupakan CEO dan Presiden dari perusahaan Bubble Motion.

Tom Clayton menyempatkan diri datang ke Jakarta dan berbagi rahasia kesuksesannya dalam acara Startup Asia Jakarta 2012.
Startup Asia Jakarta 2012 merupakan ajang konferensi untuk startup digelar oleh TechinAsia di Jakarta, pada 7 dan 8 Juni 2012 bertempat di Annex Building komplek Wisma Nusantara, seputar Bundaran Hotel Indonesia .

Hal pertama yang penting dalam membangun bisnis adalah bagaimana cara mengumpulkan dana dari investor. Mengenai itu, Tom punya beberapa tips yang diperoleh dari pengalamannya jatuh-bangun mengembangkan bisnis startup.

Pertama, carilah uang saat Anda sedang tidak memerlukannya. “Seperti pacar saja, carilah ketika Anda sedang tidak butuh. Ketika Anda butuh nantinya, Anda tak akan perlu mencari lagi. Ini lebih mudah ketimbang berusaha mencari saat Anda sedang terdesak kebutuhan,” katanya menjelaskan alasan.

Tips kedua, tarik satu investor dan yang lainnya akan mengikuti. Menurut Clayton, para investor besar memiliki “herd mentality” dan sangat kompetitif antara satu dan yang lainnya. “Artinya, begitu Anda berhasil menarik satu investor, yang lainnya akan segera datang mendekati Anda,” tandas Tom.

Ketiga, carilah brand yang lebih besar terlebih dahulu. “Bisa dapat dana lebih besar, tapi Anda harus meyakinkan,” katanya.

Tips keempat dari Clayton adalah jangan terlalu banyak keluarkan dana, begitu berhasil didapat. Tom mengatakan bahwa menghemat dana tidak kalah penting dengan usaha mendapatkannya. “Supaya cadangan modal tetap terjaga.”

Tentang model bisnisnya sendiri, Tom menyarankan para startup untuk fokus pada satu jenis produk layanan saja. “Lebih baik bagus pada satu hal daripada bisa melakukan banyak tapi biasa-biasa saja. Pokoknya keep it simple,” jelas Tom.

Satu hal lain yang bisa membantu adalah keunikan jenis produk atau layanan. “Banyak dari mereka yang sukses adalah para startup yang mengembangkan ide-ide original, bukan sekadar copycat,” ungkapnya. Keunikan ini bisa membuat suatu perusahaan menjadi menonjol dan berbeda dibanding lainnya.

Terakhir, Clayton mengatakan, “Jangan takut gagal meski mengalami keadaan sulit, percayalah bahwa hari esok akan lebih baik dari hari ini.”

Tom Clayton memulai dan memiliki beberapa bisnis startup. Sekarang dia menjalankan situs layanan social messaging service berbasis SMS Bubbly lewat Bubble Motion yang didukung sejumlah investor termasuk Sequioa Capital, Singtel, dan Innov8. Saat ini Bubbly memiliki 17 juta registered user dengan 4 juta pengguna aktif di Indonesia.

Courtesy : KOMPAS

Google Bantu Pengembangan UKM di Indonesia

Google Bantu Pengembangan UKM di Indonesia

Google Asia Tenggara meluncurkan program “Bisnis Lokal Go Online”. Program  tersebut dimaksudkan menjadi wadah bagi usaha kecil dan menengah (UKM) menggunakan media dalam jaringan (online) untuk bisnis mereka.

Siaran pers yang dikirim Maytha Andryanna dari GollinHarris Indonesia, konsultan hubungan masyarakat Google, yang diterima Kompas, Jumat (13/1/2012), menyebutkan, program “Bisnis Lokal Go Online” dijalankan sebagai respons terhadap fakta bahwa masih belum banyak pengusaha di Indonesia memanfaatkan media dalam jaringan (daring).

Mengutip data Badan Pusat Statistik, saat ini ada sekitar 17 juta UKM di Indonesia dan hanya 75.000 yang telah memiliki situs web sendiri. Sebagian besar UKM tersebut belum menggunakan daring karena menilai masih terlalu mahal, rumit, atau alasan tidak ada waktu untuk menggunakannya.

Padahal lebih dari 40 juta penduduk menggunakan internet secara rutin dan lebih dari 130 juta orang mengakses secara daring melalui perangkat selular untuk mencari toko dan layanan lokal.

Courtesy : KOMPAS